Kosgoro 1957 Bali Upayakan Pelaku Usaha Mikro & Kecil dapat Bantuan Kredit Lunak | Bali Tribune
Bali Tribune, Kamis 29 Februari 2024
Diposting : 4 January 2021 19:56
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / Komang Takuaki Banuartha

balitribune.co.id | Denpasar – Ditengah pandemi Covid-19, selain meningkatkan kesehatan, membangkitkan perekonomian masyarakat yang mengalami keterpurukan sebagai dampak dari wabah global menjadi salah satu fokus utama baik pemerintah dan organisasi masyarakat. Upaya memulihkan kembali roda perekonomian khususnya di sektor usaha mikro dan kecil adalah hal yang diprogramkan Kosgoro (Kesatuan Organisasi Serbaguna Goyong Royong) 1957 Provinsi Bali. 

Organisasi masyarakat ini akan mencari celah untuk membantu masyarakat pelaku usaha mikro dan kecil di Bali untuk mendapatkan layanan kredit lunak dari perbankan. Demikian disampaikan Komang Takuaki Banuartha, Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Bali saat orientasi dan tatap muka Kosgoro 1957 di Denpasar, Senin (4/1).

Hal tersebut kata dia sebagai peran dalam membantu masyarakat mengatasi dampak Covid-19, dimana sebelumnya organisasi ini hanya memberikan bantuan alat pelindung diri untuk mencegah paparan Virus Corona. "Namun sekarang ini yang kita pikirkan adalah meningkatkan perekonomian masyarakat dengan cara membantu untuk mendapatkan kredit lunak," ucapnya yang juga Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali. 

Menurut dia, bantuan dalam bentuk kredit lunak saat ini memang sangat diperlukan masyarakat pelaku usaha mikro dan kecil. "Ditengah situasi Covid-19 kami ingin berperan dari segi ekonomi misalnya kerja sama dengan bank membantu usaha mikro dan kecil berupa kredit lunak untuk masyarakat yang betul-betul kesusahan," ucap Banuartha. 

Mengapa usaha mikro dan kecil yang perlu dibantu saat ini? Kata dia, usaha menengah dan besar telah memiliki cara yang berbeda dalam memperoleh pinjaman kredit lunak. "Menurut saya masyarakat kecil yang memiliki usaha kecil ini perlu dibantu dalam membangkitkan perekonomiannya," tegas Banuartha. 

Dalam hal ini pihaknya akan mendatangi beberapa bank yang ada di Bali. "Kita perlu lebih bersuara sebagai Ormas," cetusnya.  

Ia menegaskan bahwa organisasi ini siap menerima vaksinasi Covid-19. Ia berharap agar proses vaksinasi dapat lebih cepat dilaksanakan sehingga border untuk kunjungan asing ke Bali dapat segera dibuka. Mengingat dengan cara ini, salah satu jalan untuk membangkitkan perekonomian di Pulau Dewata. 

"Vaksin lebih cepat harus dilaksanakan. Kami siap menerima vaksin meskipun itu barang baru. Saya lebih berharap vaksin cepat dilaksanakan agar negara lain bisa lihat dan border cepat dibuka," harapnya.