Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kota Denpasar Peringati HUT ke-234

Bali Tribune / APEL - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mengikuti apel terbatas Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-234 di Halaman Kantor Walikota Denpasar,Minggu (27/2)

balitribune.co.id | DenpasarKota Denpasar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-234 pada Minggu (27/2). Peringatan pun digelar secara sederhana lewat upacara bendera terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat yang dipimpin langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Halaman Kantor Walikota Denpasar. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede,  Sekda Kota Denpasar IB. Alit Wiradana, Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. Dady Triyo Hadi, Kepala Pengadilan Negeri Denpasar, Wahyu Iman Santoso, Perwakilan Kajari Denpasar.

Hadir pula Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Istri Wakil Walikota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Gatriwara DPRD Kota Denpasar, Ny. Purnawati Ngurah Gede, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana. 

Diawali pembacaan Sejarah Kota Denpasar, pelaksanaan apel berlangsung khidmat. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan di berbagai bidang. Mulai dari Penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI, Penghargaan Kerti Budaya, Penghargaan Sanggar Seni, Penghargaan Parama Budaya.

Selain itu turut diserahkan Penghargaan ASN Purnabhakti, Penghargaan Sang Sewakadarma, Penghargaan Juara I Lomba Desa/Kelurahan Kota Denpasar, Penghargaan CSR dan Penggelontoran Sembako Gotong Royong bagi Pasukan Biru, Tenaga Kebersihan, Tukang Kebun, Pecalang Kader PKK serta Pemangku.  

Sebelumnya, rangkaian HUT ke 234 Kota Denpasar  dilaksanakan beragam kegiatan yang difokuskan pada aksi sosial dan pemulihan ekonomi masyarakat. Seperti halnya penyerahan sembako, pemberian KUR, pemberian bantuan kursi roda, 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa usai apel mengatakan, HUT ke 234 Kota Denpasar ini merupakan hari jadi seluruh masyarakat Kota Denpsar. Tentunya momentum ini kita maknai bersama untuk meningkatkan soliditas, solidaritas dan semangat gotong royong.

Lebih lanjut dijelaskan, saat ini kita ketahui bersama bahwa pandemi Covid-19 masih belum usai. Hal ini menjadikan tantangan kedepan dalam bidang kesehatan dan pemulihan ekonomi masyarakat cukup berat. Melihat situasi tersebutlah HUT Kota Denpasar ke-234 ini mengambil tema Vasudhaiva Khutumbakam.

“Sekarang kita berada pada masa pandemi Covid-19 serta tantangan kedepan cukup besar dalam bidang pemulihan kesehatan dan ekonomi masyarakat, karena itulah kita mencanangkan di HUT Kota Denpasar ke 234 ini mengangkat tema Vasudhaiva Khutumbakam sebagai penguat ketahanan sosial dan ekonomi,” jelasnya  

Dikatakanya, Vasudhaiva Khutumbakam pada prinsipnya menitikberatkan pada segala sesuatu dapat dikerjakan dengan paras paros sarpanaya, segilik seguluk selunglung subayantaka dengan mengambil semangat menyama beraya.  

“Karena disana ada kebersamaan, keharmonisan toleransi dan saling menghargai dengan semangat ini kita akan melahirkan semangat gotong royong sehingga kita bisa berbagi di masa pandemi,” ujarnya

Jaya Negara mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Pejabat dan Pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang telah bergotong royong membantu sesama di masa pandemi. Selain itu, tak kalah pentingnya kerja keras, semangat dan loyalitas yang telah diberikan dalam mengawal program kerja prioritas membangun Denpasar. Sehingga Kota Denpasar dapat sukses mendulang prestasi dan berkemanfaatan bagi masyarakat. Tak lupa juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar, dunia usaha dan komponen masyarakat lainya yang sudah ikut membantu program program pembangunan Kota Denpasar. 

“Tentu kita harap ini menjadi suatu vibrasi positif bahwa kita harus tetap memiliki optimisme yang kuat dengan semangat gotong royong niscaya kita bisa menghadapi pandemi Covid-19 ini, Dirgahayu Kota Denpasar ke-234, Vasudhaiwa Khutumbakam, Penguat Ketahanan Sosial dan Ekonomi, Denpasar Jaya,” ujar Jaya Negara.

wartawan
YAN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.