Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kota Gianyar Beribu Bendera, Patung Dipta Nyaris Terlupakan

Bali Tribune / KAPTEN DIPTA - Suasana taman Patung Kapten Dipta, Kamis Pagi dan Kamis Siang (15/8).

balitribune.co.id | GianyarSemarak perayaan HUT RI ke-79, beribu bendera dan hiasan merah putih menyelimuti kawasan  Kota Gianyar.  Namun pemandangan sedikit janggal terlihat di Taman Patung Pahlawan Kapten Dipta di pintu masuk Kota Gianyar. Di kawasan ini justru nihil hiasan merah putih dan syukurnya setelah dikonfirmasi, Kamis (15/8) Siang, sejumlah petugas langsung berdatangan untuk memasang bendera dan hiasan merah putih lainnya.

Sangat ironi, sejak memasuki bulan Agustus, masing-masing OPD di Pemkab Gianyar berlomba menampilkan unggahan di media sosial saat pemasangan bendera di kawasan Kota Gianyar. Bahkan ada OPD melakukan pemasangan sambil  berparade di jalan. Namun sayang, pemasangan bendera yang merupakan sumbangan wajib ASN ini justru berjubel di kawasan kota. Dan justru titik-titik menumental kepahlawanan nyaris terlupakan.

Kondisi ini sempat menuai sorotan beberapa kalangan, namun syukurnya dengan cepat melakukan koordinasi. Bahkan anggota DPRD Gianyar, Ngakan Ketut Putra yang sempat melintas di depan Taman ini  dan dengan cepat berkoordinasi ke Pemkab Gianyar. "Secara umum semangat seluruh komponen  dalam perayaan Hut RI ini, dirinya sangat mengapresiasi. Namun mungkin lantaran banyaknya kegiatan, justru kawasan taman terlupakan. Sudah saya langsung konfirmasi ke salah satu OPD dan siang ini dipastikan sudah ada ditindaklanjuti," ungkap politisi senior asal Sampiang, Gianyar ini.

Secara terpisah, Sekda Gianyar Dewa Alit Mudiarta menyebutkan pihaknya sudah menerima informasi dan dipastikan, Kamis (15/8) siang Kawasan Taman Patung pahlawan itu sudah dihias. Diakuinya, sebelumnya  jajarannya melaksanakan kegiatan yang cukup padat sehingga kawasan itu belum sempat dihias. "Saya sudah instruksikan dan petugas sudah melaporkan sedang melakukan pemasangan. Kami sampaikan terima kasih kepada masyarakat yang secara bersama-sama memiliki kepedulian dan semangat nasionalis," ujarnya.

wartawan
ATA
Category

Barungan Agung Kolaborasi Empat Sekaa Hipnotis Penonton

balitribune.co.id I Gianyar - Open Stage Balai Budaya Gianyar, Senin (13/4/2026) malam terasa berbeda. Riuh tepuk tangan dan decak kagum ribuan penonton yang memadati Alun-alun Gianyar pecah sejak Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Cudamani memasuki panggung. Open Stage Balai Budaya Gianyar mendadak panas oleh energi muda saat pementasan Gong Kebyar Barungan Agung serangkaian  Pekan Budaya Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click

Satpol PP Denpasar Bersihkan Ratusan Atribut Ilegal

balitribune.co.id I Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melakukan penertiban besar-besaran terhadap media promosi ilegal yang melanggar estetika kota, Selasa (14/4/2026). Langkah ini diambil menyusul banyaknya pengaduan masyarakat terkait maraknya baliho, spanduk, hingga pamflet yang terpasang serampangan di fasilitas umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Bagi Wilayah Pengolahan Sampah, Kuta ke TPST Padang Sumbu dan Mengwi ke Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung membagi pengelolaan sampah berdasarkan wilayah untuk mengantisipasi penutupan permanen TPA Suwung mulai 1 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung I Made Agus Aryawan, mengatakan saat ini pengelolaan sampah di Badung dilakukan melalui dua skema utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi IV DPRD Badung Evaluasi LKPJ 2025, Soroti Fasilitas Kesehatan dan Kabupaten Layak Anak

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (Raker) bersama delapan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Masih Ada Kawasan Kumuh di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia ternyata masih memiliki kawasan kumuh. Pemerintah berlambang keris ini bahkan sampai merogoh kocek bermiliar-miliar rupiah untuk menangani masalah kekumuhan wilayah ini.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung menyebut keberadaan kawasan kumuh sebagian besar tersebar di wilayah persewaan yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.