Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kota Gianyar Darurat Sampah

Bali Tribune / SAMPAH - Berbagai jenis  sampah di wilayah Kota Gianyar dan sekitar tak terangkut. Dampaknya, tentu saja lingkungan jadi berbau busuk hingga tampak jorok.

balitribune.co.id | GianyarKebijakan Pemkab Gianyar soal pemberlakuan pemilahan sampah dari rumah tangga atau sumber per 1 Mei 2024, ternyata menimbulkan beragam masalah. Salah satunya, berbagai jenis sampah di wilayah Kota Gianyar dan sekitar tak terangkut. Dampaknya, tentu saja lingkungan jadi berbau busuk hingga tampak jorok. Kota Gianyar terkesan darurat sampah saat ini. 

Kondisi tersebut menjadi sorotan Wakil Ketua DPRD Gianyar, Ida Bagus Gaga Adi Saputra, Kamis (9/5). Wakil rakyat yang akrab disapa Gus Gaga ini mengklaim mendapat pengaduan dari masyarakat melalui whatsapp, messenger, dan telepon langsung. Masyarakat minta difasilitasi penyelesaian masalah persampahan tersebut. Sebab sejak pemberlakuan pemilahan sampah dari sumber tersebut per 1 Mei, banyak sampah tak diambil petugas. Padahal  sampah-sampah itu sudah dalam keadaan terbungkus bahkan sudah dipilah. 

‘’Karena lama tak diambil oleh petugas, makanya sampah itu jadi bau dan berserakan karena bungkusannya dibongkar anjing, terutama sisa-sisa makanan,’’ jelasnya, sebagaimana dilaporkan masyarakat via telepon. 

Atas informasi dan laporan masyarakat tersebut, Gua Gaga mencoba  mencari tahu penyebab sebenarnya ke lapangan. Ternyata beberapa penyebab atas persoalan sampah tersebut, antara lain, tak sedikit titik titik kumpul sampah yang sampahnya tak diambil petugas. Terutama di rumah kos atau sewaan di Kota Gianyar dan sekitar. Karena sampah tak diambil petugas, maka banyak warga membawa sampahnya ke ujung jalan dan gang, dengan harapan jauh dari depan rumah dan mudah diambil petuas. Ternyata belum juga diambil hingga jadi menumpuk. Kondisi itu tak hanya tampak di perkotaan Gianyar, juga di luar kota. Di wilayah di Semabaung, selatan Patung Dewi Kadru, misalnya sampah numpuk hingga berbau menyengat. “Dampaknya, keadaan jadi kian parah karena sampah seperti terbiarkan. Ini sepertinya jadi persoalan yang membutuhkan solusi cepat dan darurat dari Pemkab,” ujar mantan Sekda Gianyar ini. 

Gus Gaga menambahkan persoalan pengelolaan sampah ini mesti dilakukan evaluasi secara komprehensif, baik dari sisi tenaga dan armada pengangkut sampah, jadual pengangkutan hingga pengelolaan di TPA Temesi. Kita smua mesti terbuka, apakah tenaga yg kurang, atau jg armada pengangkut yg perlu di remajakan bahkan ditambah, kesemuanya membawa konsekuensi beban anggaran yg seyogyanya sudah saatnya menjadi skala prioritas.  

Atas persoalan sampah tersebut, Gus Gaga minta kepada PJ Bupati Gianyar dan jajaran DLH untuk segera mencarikan solusi. Karena Gianyar salah satu kota budaya di Bali yang terkenal dengan pariwisata budaya dengab tanpa menafikan kebersihan lingkungan. Ia juga menyarankan agar Pemkab Gianyar lebih meningkatkan koordinasi kepada pihak terkait di lapangan, termasuk kepala dusun dan kepala desa, kepala lingkungan dan lurah, untuk peningkatan kualitas penanganan sampah ini. Selain itu, Gus Gaga menyarankan agar DLH meninjau ulang jadwal pengangkutan sampah yang selama ini dirasa kurang  pas. 

‘’Saya tidak bermaksud menyalahkan siapa-siapa. Hanya saja manjemen dan tata kelola persampahan ini mesti dibenahi secara terus menerus sesuai kebutuhan dan perkembangan di lapangan. Apalagi pilah sampah merupakan hal baru diterapkan Pemkab Gianyar. 

Akhir Kata Gus Gaga menguaraikan, pemilahan sampah sebenarnya program yang baik sangat bagus, patut diapresiasi. Tapi yang jadi masalah adalah jadwal angkut sampah. Seyogyanya tiap hari diangkut. Tak hanya perencanaan dan program yang matang, namun juga strategi yang harus ditopang dengan peralatan, tenaga, dan anggaran yang sangat memadai. Intinya, lanjut dia, kebijakan pemilahan sampah sangat bagus dan patut diapresiasi. Masyarakat perlu diedukasi agar ini menjadi kebiasaan.

Masalahnya kata dia, pada saat yg sama, per 1 Mei, pengambilan sampah terjadwal sesuai jenis sampah. Padahal Pemilahan dan jadwal pengambilan sampah adalah dua hal berbeda. Harusnya sampah tetap diangkut tiap hari, apapun jenisnya mengingat pruduksi sampah berjalan terus seiring aktivitas masyarakat. Jika dalihnya sampah yang tidak dipilah tidak akan diangkut, faktanya yang sudah dipilah juga tidak diangkut.

“Jikapun belum dipilah tidak diangkut, lalu solusinya apa? Tetap saja Pemkab punya tanggungjawab, sembari tetap lakukan edukasi dan sosialisasi secara masif," tutupnya.

wartawan
ATA
Category

Polres Buleleng Tagih Dokumen Asli, BPN Mengaku Lampiran Risalah Bukit Ser Hilang

balitribune.co.id | Singaraja – Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Buleleng I Wayan Budayasa, A.Ptnh., M.H, mengatakan, membenarkan pihak penyidik Polres Buleleng telah bersurat untuk meminta 6 warkah bidang tanah di Bukit Ser, Desa Pemuteran, Gerokgak, Buleleng, Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Buleleng Waspada, 40 Bencana Terjang dalam 4 Hari, Satu Korban Jiwa Melayang

balitribune.co.id | Singaraja – Kabupaten Buleleng dilanda rangkaian bencana alam selama periode 11 hingga 14 Januari 2026. Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng hingga Rabu (14/1) pukul 08.00 Wita, tercatat 40 kejadian bencana yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Matangkan Persiapan Peserta Menuju Festival Vokasi Satu Hati 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Menjelang gelaran Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026 tingkat nasional yang akan diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) pada Februari 2026, Astra Motor Bali mulai mempersiapkan peserta terbaiknya melalui rangkaian latihan dan pembekalan rutin.

Baca Selengkapnya icon click

Bos Mafia Solar Subsidi Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali lantaran sakit, bos gudang Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Jalan Pemelisan, Banjar Suwung Batan Kendal, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan (Densel) berinisial NN (54) akhirnya ditahan polisi. Itu setelah ia menghadiri panggilan penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali, Selasa, 13 Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PKK Sukawati Diberi Edukasi Postur Tubuh, Pencegahan Osteoporosis, dan Pelatihan Minuman Kesehatan Beras Kencur

balitribune.co.id | Gianyar – Upaya dalam peningkatan kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut bertempat di Kantor Desa Sukawati, Gianyar, tim dosen dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan dan pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu PKK Desa Sukawati.

Baca Selengkapnya icon click

Cegah Anemia Sejak Dini, Tim FKIK Universitas Warmadewa Edukasi Remaja di Desa Celuk

balitribune.co.id | Gianyar — Upaya pencegahan anemia pada remaja terus dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh tim dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pura Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, dan dibuka secara resmi oleh Bapak Kepala Desa Celuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.