Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kota Senja Kaimana Buka Peluang Investasi

Bali Tribune / MEMAPARKAN - Bupati Kaimana, Freddy Thie memaparkan keindahan alam Kaimana dan peluang invetasi di wilayah tersebut kepada para calon investor di Denpasar, Selasa (17/12)

balitribune.co.id | DenpasarPemerintah Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat memaparkan terperinci, rencana proyek, dan potensi lain yang ada di kawasan Kaimana saat Kaimana Investment Forum 2024 berlangsung di Denpasar, Selasa (17/12). Kaimana merupakan destinasi yang memiliki keindahan alam masih alami, lokasi strategis, dan potensi terus berkembang, menawarkan prospek dan peluang untuk pariwisata, resor ramah lingkungan, infrastrusktur dan pembangunan berkelanjutan.

Bupati Kaimana, Freddy Thie pada kesempatan tersebut di hadapan para calon investor mengatakan, memajukan perekonomian dan pariwisata nasional khususnya Kaimana sebagai daerah yang kaya keindahan alam dan budaya memesona. "Kaimana juga dikenal dengan istilah Kota Senja karena memang senjanya bagus dan luar biasa. Sehingga ada lagu tahun 60an dan 70an lagu Senja di Kaimana. Bukan hanya senja yang menawan, salah satu keajaiban alam yang dimiliki yakni Teluk Triton menciptakan panorama yang memukau, pantai pasir putih yang membentang luas menjadikan Teluk Triton destinasi bagi pecinta alam dan penyelam," katanya. 

Karakteristik landscape Kabupaten Kaimana dicirikan dengan wilayah kontur perbukitan, pegunungan, lembah sungai, dataran rendah, dan pesisir pantai. Pada wilayah pantai, sebagian daerah merupakan pesisir pada laut lepas Arafura, sebagian lainnya berada di wilayah teluk maupun tanjung. Dikenal dengan Kota Senja karena posisi pantai yang menghadap ke barat, berhadapan langsung dengan Laut Arafuru, memberikan kondisi panorama senja yang eksotis saat matahari terbenam.

Kaimana memiliki kekayaan budaya terdiri dari situs Kerajaan Namatota yang menyimpan peninggalan sejarah terkait keberadaan Kerajaan Namatota, Goa Tengkorak, Benteng Fort Du Bus, Lukisan Dinding Batu serta budaya Ritual Sasi Nggama. Potensi wisata alam yang menjadi daya tarik adalah keindahan bawah laut Teluk Triton, kawasan ini merupakan kawasan batuan karst yang meliputi wilayah datar dan berbukit-bukit serta bergunung. Pada kawasan Teluk Triton terdapat 959 jenis ikan karang dan 471 jenis karang, memiliki persentase penutupan karang hidup pada kedalaman 4 - 6 m berkisar antara 22 - 82% serta terdapat sekitar 27 jenis udang lobster. 

Perairan Teluk Triton juga menjadi lokasi kemunculan spesies ikan terbesar yaitu Hiu Paus, terdapat juga tebing-tebing karst dengan lukisan purbakala prasejarah yang berada di sekitar Kampung Maimai. Lukisan ini diperkirakan dibuat pada zaman mesolikum menggunakan pewarna alami yang masih tampak jelas hingga kini.

Kawasan Teluk Triton merupakan kawasan yang memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan, kawasan perairan ini dapat diperuntukkan untuk wisata bahari seperti wisata selam, senorkeling, berenang, memancing, jelajah pulau, pengamatan burung dan satwa liar serta wisata pantai lainnya.  Kondisi tersebut menggambarkan bahwa kehidupan masyarakat pesisir Teluk Triton memiliki peran vital dalam menopang keberhasilan pembangunan daerah dan nasional. 

Saat ini, akses udara sudah tersedia munuju Kabupaten Kaimana melalui Bandar Udara Domine Eduard Osok di Kota Sorong, Papua Barat dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Pemerintah setempat menawarkan peluang investasi berbasis pariwisata di Teluk Triton, Triton Bay Tourism Area (TRIBATA). Investasi yang diharapkan dengan memastikan pelestarian ekosistem laut dan budaya lokal di Teluk Triton. Hal ini tidak hanya membantu menjaga keindahan alamnya, tetapi juga memastikan keberlanjutan manfaat ekonomi bagi generasi mendatang. Infrastruktur seperti transportasi, akomodasi, dan fasilitas wisata dapat ditingkatkan sehingga mendukung aksesibilitas dan kenyamanan wisatawan. Selain itu, investasi dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan keterampilan masyarakat, serta memberikan pendapatan yang stabil bagi penduduk lokal. 

Kawasan TRIBATA akan dikembangkan di atas lahan seluas 227,2 Ha yang merupakan kawasan dengan bentang alam dilengkapi dengan pesisir pantai, laut, danau, laguna, tebing karst, perbukitan, serta hutan hujan tropis. Suasana di sekitar kawasan relatif masih alami dan belum memiliki aksesibilitas jalur transportasi darat. Lokasi ini dibagi menjadi tiga klaster yang akan saling melengkapi satu sama lainnya, sehingga diharapkan akan mampu menjadi kawasan pariwisata primadona yang baru dan berkelanjutan di Kabupaten Kaimana.

Pemerintah setempat melibatkan Pusat Unggulan Pariwisata Universitas Udayana dalam melakukan pengkajian pengembangan pariwisata Kaimana selama 4 tahun yakni 2021 sampai 2024. Pengembangan pariwisata di Kaimana diharapkan mendapat dukungan dari pihak swasta sebagai pengembang dan pemerintah memfailitasi hal-hal tersebut.

wartawan
YUE

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.