KPU Badung Nyatakan Berkas Pendaftaran Giriasa Lengkap | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 02 Desember 2020
Diposting : 4 September 2020 20:59
I Made Darna - Bali Tribune
Bali Tribune / Giriasa saat mendaftar ke KPU Badung, Jumat (4/9/2020)
balitribune.co.id | MangupuraPasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (Giriasa) resmi mendaftar ke KPU Badung, Jumat (4/9/2020).
 
Pasangan petahana ini mendaftar dengan diantar oleh petinggi parpol koalisi yang tergabung dalam Koalisi Sahabat Giriasa, seperti PDIP, Golkar, Demokrat dan Hanura. Selaku ketua tim kampanye I Gusti Anom Gumanti.
 
Pendaftaran Paslon ini diantar oleh iring-iringan mobil klasik VW Safari dan jep. Mereka tiba di kantor KPU Badung, Jalan Raya Kebo Iwa No 39 Denpasar sekitar pukul 10.07 Wita dengan disambut atraksi baleganjur dan tarian hanoman.
Sebelum memasuki gedung KPU, paslon dan perwakilan rombongan diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan. Mulai dari pakai masker, cuci tangan dan mereka satu persatu dicek suhu badannya. Kotak berkas yang akan diserahkan juga disemprot disenfektan.
Rombongan diterima langsung oleh Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta bersama jajaran komisioner. Berkas yang diserahkan langsung dilakukan pemeriksaan dan telah dinyatakan lengkap. Sehingga Paslon Giriasa dinyatakan resmi terdaftar sebagai bakal paslon Bupati/Wabup Badung.
Usai acara pendaftaran Giri Prasta menyampaikan ucapan terima kasih kepada para parpol yang mengusung dan mendukung  pasangan Giriasa. “Kami sampaikan terima kasih kepada Ketua Umum Parpol yang memberikan rekomendasi kepada kami,” ujarnya.
 
Giri Prasta menegaskan bahwa meski hampir semua parpol mendukung dirinya bersama Suiasa dan sudah dipastikan akan ada calon tunggal di Pilkada Badung, namun ia memastikan proses demokrasi gumi keris tetap jalan. Pasalnya, walaupun calon tunggal, sesuai ketentuan KPU tetap akan ada lawan. Yakni Giriasa akan melawan kolom kosong di kertas suara. 
"Siapa bilang demokrasi tidak jalan di Badung. Masyarakat tetap diberikan dua pilihan kok. Yakni Giriasa dan kolom kosong," katanya.
 
Pihaknya sendiri bersama parpol pendukung dan tokoh-tokoh masyarakat harus tetap berjuang agar Giriasa menang. Dimana dalam hal ini pihaknya mematok target kemenangan 90 persen. "Kami yakin masyarakat Badung sudah cerdas. Jadi target kami menang 90 persen," tegas Giri Prasta.
 
Bupati Badung ini mengaku sangat yakin masyatakat Badung akan mendukung dirinya pasalnya berbagai program pro rakyat sudah  begitu dirasakan oleh masyarakat Badung. Mulai dari pendidikan gratis, kesehatan gratis, santunan lansia dan berbagai pembangunan yang sudah dapat dilihat langsung di masyarakat. "Kami memakai politik anggaran untuk kepentingan masyarakat. Dan itu sudah dirasakan manfaatnya. Sekarang tugas kami untuk melanjutkan dan penyempurnakan itu. Astungkara kedepan akan lebih baik," kata Giri Prasta. 
 
Sementara Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta menyatakan bahwa berkas pendaftaran yang disetor paslon Giriasa sudah lengkap. "Sudah lengkap dan dengan situs kita sudah langsung link-kan kepada aplikasi SILON, yaitu Sistem Aplikasi Pencalonan langsung diterima. Jadi semua dokumen lengkap," ungkapnya.
 
Saat mendaftar, Giri Prasta dan Suiasa juga diwajibkan melampirkan hasil test swab. "Sesuai PKPU 10/2020 berkaitan dengan mekanisme pendaftaran bakal pasangan calon membawa dan menyerahkan hasil swab dan tadi sudah diserahkan dan hasilnya negatif," ujarnya.
 
Kemudian kata dia, juga sudah langsung ditindaklanjuti oleh tim pemeriksaan kesehatan. GiriAsa akan mengikuti tes kesehatan yang jadwalnya tanggal 7 dan 8 September depan. "Itu dilaksanakan di Rumah Sakit Tipe A. Dan satu-satunya yang memenuhi kategori iti di sini adalah Rumah Sakit Sanglah," katanya.
 
Sementara itu, terkait masa pendaftaran masih terbuka hingga 6 September. Namun jika hanya satu bakal paslon yang mendaftar, KPU Badung bakal menunda penetapan bakal calon. Kemudian tanggal 7-9 dilaksanakan sosialisasi kembali. Setelah itu masa pendaftaran kembali dilanjutkan tanggal 10-12 September. 
 
Meski dari kalkulasi dukungan untuk Giriasa saat ini sudah mencapai 92,5 persen berdasarkan kursi di parlemen, 'perpanjangan' masa pendaftaran tetap dilakukan. Hal itu menurut Semara Cipta sesuai mekanisme yang ada. "Bilamana dalam masa perpanjangan ini ada perubahan konstelasi dimana pihak partai lainnya yang memiliki kursi di DPRD juga ingin ikut mendukung, maka di sinilah peluangnya di masa perpanjangan tanggal 10, 11, 12 September," pungkasnya.