Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KSOP Padangbai Sidak Kapal Ferry

SIDAK
SIDAK – Petugas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai saat melakukan sidak ke kapal ferry yang melayani rute Padangbai-Lembar, kemarin.

BALI TRIBUNE - Menjelang musim mudik lebaran, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai, Kamis (15/6), melaksanakan sidak ke atas kapal ferry yang melayani arus mudik dari Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar. Sidak ini digelar untuk mengecek seluruh perlengkapan atau alat keselamatan penumpang dan pelayaran disesuaikan dengan daftar yang ada pada dokumen kapal.

Dari pantauan koran ini kemarin, sidak digelar tanpa terjadwal dan tanpa diketahui sebelumnya baik oleh operator maupun nahkoda kapal. Begitu ada kapal sandar, baik di Dermaga I maupun II, sejumlah petugas dari KSOP langsung naik ke atas kapal salah satunya di Kapal Ferry KMP Portkling II. Dimulai dari dek penumpang, petugas mengecek alat keselamatan seperti Hydran Kebakaran dan memastikannya apakah berfungsi dengan baik atau tidak.

Selanjutnya petugas memeriksa jumlah life craft disesuaikan yang terdata di dokumen kapal. Setelah memastikan jumlahnya sesuai, petugas kemudian mengecek tanggal kedaluwarsanya.

Djumari, Kasubsi Keselamatan Pelayaran, Patroli dan Penyidikan, KSOP Padangbai, kepada wartawan mengatakan jika life craft seperti alat keselamatan lainnya di atas kapal penumpang, keberadaannya sangat penting. Kenapa harus diperiksa masa kedaluwarsanya, karena dalam life craft atau kapsul penolong itu terdapat makanan dan minuman berikut alat survival bagi penumpang.

“Dalam keadaan darurat atau musibah, life craft itu akan dilempar ke laut dan akan berubah menjadi sekoci dengan daya muat 60 orang. Di dalamnya terdapat makanan dan minuman, termasuk alat pancing untuk bertahan hidup penumpang,” sebut Djumari.

Petugas dalam sidak kemarin juga memeriksa jumlah life jacket atau pelampung apakah masih layak pakai dan jumlahnya sesuai atau tidak. Dan pemeriksaan terakhir dilakukan di anjungan, yakni memeriksa dokumen kapal termasuk jadwal docking atau pemeliharaan kapal itu sendiri.

“Dari pemeriksaan yang kami lakukan di Kapal KMP Portkling II, sekoci di kapal itu terakhir diturunkan pada 20 Mei 2017, artinya sekoci di kapal ini masih berfungsi dengan baik,” ujar Djumari.

Sementara dari pemeriksaan yang dilakukan, dari 33 kapal yang beroperasi dan melayani penyeberangan Padangbai-Lembar seluruhnya laik operasi. Sedangkan tiga kapal yang sedang docking di Surabaya dipastikan akan selesai dan bisa melayani arus mudik lebaran. “Untuk sidak, sampai saat ini belum kami temukan adanya peralatan keselamatan yang tidak layak atau rusak,” pungkasnya.

 “Kami sendiri sudah siap melayani penyebrangan untuk arus mudik nanti. Perlengkapan keselamatan kami pastikan lengkap dan berfungsi baik,” kata Arliansyah, nahkoda Kapal Portkling II, kepada wartawan.

wartawan
redaksi
Category

Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Sampaikan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin, (6/7/2025).

Baca Selengkapnya icon click

Usut Misteri Kematian Mang Colik, Polres Klungkung Telusuri CCTV dan Periksa 13 Saksi

balitribune.co.id I Semarapura - Aparat Sat Reskrim Polres Klungkung terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri kematian I Nyoman Cita (50) alias Komang  Colik, warga Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, yang ditemukan meninggal dengan kondisi luka tusukan di perut di aliran Sungai Bubuh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

SSB Manistutu United Raih Runner-Up Piala Dunia Anak Indonesia 2026

balitribune.co.id I Negara - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Manistutu United KU-12 asal Desa Manistutu, Melaya kembali berhasil berprestasi di tingkat nasional. Tim asuhan Coach I Gede “Rahdur" Pujayadi tersebut berhasil keluar sebagai Juara 2 (Runner-Up) Nasional dalam ajang bergengsi  Piala Dunia Anak Indonesia 2026. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.