Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kuatkan Kebersamaan, Forum Backstagers Bali Ingin Tunjukkan Kemampuan

Bali Tribune / BACKSTAGERS - Musyawarah Daerah pertama DPD Bali Forum Backstagers Indonesia di Denpasar, 25 Januari lalu.

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam bidang penyelenggaraan acara atau event, para pekerja industri kreatif di Bali tidak kalah dibandingkan daerah lain. Memang untuk menunjukkan kemampuan secara lebih luas, masih ada sejumlah kendala seperti akses ke sejumlah stakeholder yang masih kurang. Untuk itulah, para pekerja di balik panggung yang tergabung dalam Dewan Pengurus Daerah Bali, Forum Backstagers Indonesia, bertekad untuk memperkuat kebersamaan.

Hal tersebut disampaikan I Wayan Supertama, S.E., Ketua Forum Backstagers Bali, saat menggelar Musyawarah Daerah pertama DPD Bali Forum Backstagers Indonesia di Denpasar, 25 Januari lalu. “DPD Bali Forum Backstagers Indonesia ingin berkontribusi lebih luas dalam pertumbuhan industri kreatif di Bali khususnya. Kami ingin mendapat kesempatan lebih luas untuk menunjukkan ide-ide kreatif baru,” ujar pria yang akrab dipanggil Yan Seraya ini.

Dikatakan, kalau bicara soal kreativitas, dengan dukungan 25 perusahaan yang tergabung saat ini, Bali tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Dengan anggota yang terdiri dari penyedia jasa event atau EO, vendor perlengkapan acara dari sound system, lighting, dan lainnya, menurutnya Forum Backstagers Bali tidak kalah. 

“Apapun kami bisa, hanya masalah akses ke beberapa pihak yang memegang kebijakan, masih kurang,” demikian Yan Seraya.

Berkenaan dengan itu, Yan Seraya yang kembali dipercaya memimpin DPD Bali Forum Backstagers Indonesia untuk periode 2025-2030 berharap ke depan dapat bersinergi lebih baik dengan mitra terkait seperti Dinas Pariwisata atau Badan Ekonomi Kreatif. Hal ini diamini pihak Dinas Pariwisata Provinsi Bali yang diwakili Sekretaris Dinas, Ni Luh Seni Artini, SE.,Ak.,M.Si.

Terpilih Secara Aklamasi

Wayan Supertama terpilih menjadi Ketua DPD Bali Forum Backstagers Indonesia periode 2025-2030 secara aklamasi. Dalam Musda yang juga diikuti secara daring oleh sejumlah pengurus DPP Forum Backstagers dan perwakilan Forum Backstagers dari daerah lain itu, secara berseloroh Yan Seraya mengatakan inginnya ada lebih dari satu calon yang maju untuk memimpin wadah para pekerja industri kreatif ini, agar lebih demokratis.

“Kalau memang teman-teman pengurus dan anggota semua mempercayakan Kembali, saya terima. Tapi dengan syarat, mari Bersama-sama kita tingkatkan kerja sama dan kebersamaan. Kita di organisasi ini bukan untuk bersaing, tetapi bersama-sama menciptakan iklim dunia usaha yang makin kondusif dan saling menguatkan,” demikian Yan Seraya.

Forum Backstagers Indonesia merupakan salah satu komunitas event terbesar di Indonesia yang beranggotakan sejumlah event organizer (EO) berbadan hukum. Forum ini menjadi wadah untuk berdiskusi dan saling berbagi informasi dengan berbagai pihak seperti vendor, talent, manajemen artis, show management, hingga lokal partner di beberapa kota. Di tingkat nasional, wadah kebersamaan ini tercetus saat masa pandemi Covid-19 tahun 2020. Sedangkan untuk pengurus daerah Bali secara resmi dibentuk dan dilantik 3 Agustus 2023. Pembentukan DPD Bali Forum Backstagers Indonesia diharapkan dapat mensinergikan Langkah dalam memperkuat pondasi sebagai masyarakat Bali dan mengawal pelestarian budaya untuk aksi kreatif.

wartawan
ARW
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.