Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kuwarasan A Pramana Experience Hadir di Tegallalang Berkonsep "Retreat"

Bali Tribune/MERESMIKAN - Direktur & Pendiri Pramana Experience, I Nyoman Sudirga Yusa bersama Onwer Representative Kuwarasan A Pramana Experience, Anak Agung Gede Eka Putra saat meresmikan Kuwarasan A Pramana Experience sebagai properti ke 32 yang dikelola Pramana Experience

balitribune.co.id | Gianyar - Pramana Experience yang mengelola sejumlah properti diantaranya hotel, villa, resort dan homestay yang ada di Bali kembali menambah jaringan properti. Kali ini, Pramana Experience menghadirkan resort dengan konsep retreat atau ketenangan yang berlokasi di Tegallalang, Kabupaten Gianyar. 

Direktur & Pendiri Pramana Experience, I Nyoman Sudirga Yusa saat meresmikan Kuwarasan A Pramana Experience di Jalan Cinta, Banjar Penusuan, Tegallalang Gianyar, Senin (12/11) mengatakan, properti ini adalah yang ke 32 dari total yang dikelola Pramana Experience. "Kalau untuk hotel dan resort ini properti kita yang ke 16. Kalau secara total ada 32 unit properti yang kita kelola diantaranya ada hotel, resort, villa dan homestay," jelasnya. 

Pramana Experience yang merupakan hospitality management milik lokal Bali ini sebagian besar mengelola properti yang berada di kawasan Ubud, Gianyar. Dirga menjelaskan Kuwarasan adalah resort yang dikelola baru-baru ini berasal dari kata "waras" berarti sehat. 

Dari segi konsep makanan, Kuwarasan menyediakan menu campuran yakni Nusantara dan Western (makanan barat).  "Konsep service secara menyeluruh kita konsepkan properti ini lebih banyak ke retret karena kita punya yoga lounge yang sangat besar. Di area Tegallalang yang masih banyak ada sawah, maka kita arahkan market yang mencari suasana ketenangan. Jadi retreat dan grup-grup yoga target kita dan lainnya juga seperti couple atau pasangan bulan madu," jelas Dirga. 

Menurut dia, meski melirik market yang mencari ketenangan namun tidak membidik salah satu kebangsaan. "Kita buka untuk semua segmen market baik itu mancanegara dan domestik. Di masa yang akan datang memang akan kita batasi umurnya wisatawan yang kemungkinan 11 tahun ke atas," ungkapnya. 

Dirga menyebutkan, Kuwarasan A Pramana Experience memiliki 27 unit total kamar diantaranya 4 private pool villa, 1 president suite pemandangan mengarah ke sawah dan sisanya 22 kamar adalah tipe suite dengan pemandangan kolam dan opsi pemandangan sawah. 

Kuwarasan A Pramana Experience menghadirkan beberapa fasilitas seperti restoran, lobby lounge, tatami restoran, spa dengan jacuzzi, bar, yoga lounge, gym, kolam renang. "Akomodasi yang kita tawarkan dengan konsep retret ini karena kita tahu Ubud terkenal sebagai salah satu destinasi retreat karena banyak ada yoga-yoga class," katanya. 

Lebih lanjut Dirga menambahkan bahwa Pramana Experience yang berbasis di Ubud telah memantau perkembangan desa seni dan budaya ini sejak awal tahun 2000 hingga sekarang. "Perkembangan akomodasi maupun pariwisata di Ubud berkembang pesat. Kita memulai karir di Ubud sudah 15 sampai 20 tahun," imbuh Dirga. 

Ke depan pihaknya akan membawa brand Pramana Experience hingga keluar Pulau Bali yakni ke beberapa wilayah di Indonesia pada 2025. "Mulai 2 tahun lalu kita sempat buka di Sanur tahun lalu di Canggu. Awal tahun depan kita akan buka di Lovina dan Nusa Ceningan," ucapnya. 

Bahkan Lombok, Labuan Bajo dan beberapa daerah menjadi roadmap untuk membawa brand Pramana ke tingkat nasional dan internasional dengan didukung tim yang mumpuni. "2030 target kita membawa brand Pramana ke luar Indonesia karena ada peluang kita lirik Thailand, Vietnam dan sudah ada tawaran dari Malaysia. Kita masih menunggu momen yang tepat karena di Bali masih banyak yang harus dikerjakan. Kita bisa wujudkan visi perusahaan untuk membawa brand Pramana keluar," tambah Dirga. 

Onwer Representative Kuwarasan A Pramana Experience, Anak Agung Gede Eka Putra menambahkan, setelah bertemu dan menjalin komunikasi akhirnya sepakat properti ini dikelola Pramana Experience. 

"Kita ketemu dengan Pramana kemudian dibangunlah properti ini. Harapannya, kita buat usaha bukan semata-mata karena keuntungan juga membuka lapangan kerja buat masyarakat sekitar dan 100% tenaga kerja dari masyarakat lokal," ujarnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.