Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lacak Akun FB Palsu Gubernur - Polda Gandeng Mabes Polri dan Interpol

Irjen Pol Sugeng Priyanto

Denpasar, Bali Tribune

Polda Bali menggandeng tim Cyber Crime Mabes Polri dan Interpol untuk mengungkap pelaku pembuat akun palsu Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Facebook berisikan status pelecehan terhadap hari raya Nyepi. Kepastian ini disampaikan Kapolda Bali, Irjen Pol Sugeng Priyanto ditemui wartawan seusai Dharma Santhi Perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1938/2016 M di Denpasar, Kamis (7/4).

“Kita kerja sama dengan Cyber Crime Polri. Masih dalam proses penyelidikan. Kita juga bekerja sama dengan Interpol untuk berkoordinasi dengan pihak pemegang server Facebook,” ungkapnya.

Dikatakan jendral binta dua ini, untuk mengungkap pelakunya memerlukan waktu. Kapolda juga mengatakan pelakunya bisa dapat terungkap. “Perlu penyelidikan khusus. Untuk pelakunya, kemungkinan bisa ditemukan tapi perlu waktu,” kata mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri ini.

Seperti yang diketahui, pelecehan terhadap hari raya Nyepi muncul di akun Facebook mengatasnamakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Tidak terima, gubernur melalui Karo Humas Provinsi Bali  Dewa Gede Mahendra Putra bersama putra kadung gubernur Nyoman Wicaksana Wirajati melapor ke Dit Reskrimsus Polda Bali, Jumat (11/3) lalu.

Dalam laporannya,  pelapor menunjukkan screen shot akun FB palsu bertuliskan, “Nyepi buang waktu saja, ngga bisa kemana mana. Kalau saya bilang Fuck Hindu apakah kantor gubernur akan dihancurkan juga? ahhhh Fuck Hindu Bali. Kemudian postingan berikutnya, “Reklamasi akan tetap berjalan karena sudah saya setujui dan uang gratifikasi sudah saya terima Rp 500 milyar lumayan untuk pensiun”.

Selain bertuliskan kata-kata unsur SARA, dalam postingan itu juga berisi tulisan sopan, yakni “Om Swastyastu, apakah sudah melaksanakan catur brata penyepian masyarakat Bali khususnya umat Hindu? Sebelum nyepi saya tangkil di Pura Besakih, melaksanakan persembayangan Tawur Agung.

wartawan
habit

Tiga Kendaraan Kecelakaan di Abiantuwung, Satu Korban Meninggal Dunia

balitribune.co.id | Tabanan - Tiga kendaraan terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dakdakan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri pada Selasa (15/9/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wita itu mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Insiden maut di jalur lintas nasional itu melibatkan dua unit motor serta satu truk berukuran sedang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Divine Gems Diduga Rugikan Nasabah Miliaran, OJK Bali Tekankan Prinsip Legal dan Logis

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penipuan yang menyeret toko perhiasan Divine Gems and Jewellery di Pertokoan Duta Wijaya, Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, menjadi pengingat bagi masyarakat Bali untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi dengan iming-iming keuntungan yang tidak masuk akal.

Baca Selengkapnya icon click

Ubah Sawah Dilindungi Jadi Villa, Pajak Bisa Berlipat Ganda

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung mulai menyiapkan langkah keras terhadap pemanfaatan lahan sawah yang menyimpang dari tata ruang. Pemilik lahan yang mengubah sawah, termasuk Lahan Sawah Dilindungi (LSD), menjadi vila atau bangunan komersial terancam dikenakan pajak berlipat hingga pembongkaran bangunan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.