Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lagi Pasien Probable Meninggal Dunia, Pemakaman Gunakan Protokol Covid-19

Bali Tribune / Kendati tergolong dalam pasien probable, namun pemakaman jenasah pasien lansia Kamis kemarin tetap menggunakan protokol penanganan jenasah pasien covid-19.

balitribune.co.id | NegaraSeorang lansia meninggal dunia setelah sempat dirawat karena sesak napas. Pemakaman pasien probable menggunakan protokol penanganan jenasah pasien covid-19. Hasil swab positif keluar setelah pasien meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Kamis (24/9) mengatakan pasien yang meninggal tersebut seorang lansia usia 62 tahun dari Lingkungan Sawe Rangsasa, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana. Menurutnya pasien tersebut masuk RSU Negara tepat di hari raya Galungan Rabu (16/9) lalu, Dipastikannya pasien tercatat sebagai kasus baru. Ia menyebut statusnya selama dirawat di ruang isolasi sebagai pasien probable.

“Pasien tidak pernah ada riwayat berpergian kemana-mana, sesak napas sejak Rabu lalu dan kondisnya semakin menurun. Pasien meningga dunia Rabu (23/9) lalu sekitar pukul 13.30 Wita” ungkapnya. Kendati statusnya sebagai pasien probable, namun perawatan jenasah hingga penguburannya Kamis sore tetap dengan protokol penanganan jenasah pasien covid-19. Namun pihaknya memastikan meninggalnya pasien lansia tersebut bukan tercatat  sebagai kasus kematian terkonfirmasi positif covid-19.  

“Sesuai pedoman tetap tercatat meninggal probable dan kasus kematian terkonfimasi covid-19 tidak bertambah karena hasil swabnya belakangan. Tapi saat pemulasaran dan pemakamannya tetap menggunakan protokol covid-19” paparnya. Sehingga pihaknya memastikan hingga Kamis kemarin angka kematian pasien terkonfirmasi covid-19 masih enam kasus. Sedangkan Kamis kemarin dipastikannya tidak ada penambahan kasus baru covid-19. Sehingga secara kumulatif 238 kasus.

Sementara pasien yang dipulangkan Kamis kemarin sebanyak tiga orang setelaha dinyatakan sudah sembuh. Sehingga total pasien terkonfrimasi sembuh sebanya 199 orang. Untuk mencegah lonjakan kasus, pihaknya tetap menghimbau warga mentaati protokol kesehatan secara ketat, termasuk didalam lingkungan keluarga. Seperti memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman, berperilaku pola hidup bersih dengan rajin mencuci tangan serta menghindari kerumunan. 

 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.