Lagi Pasien Probable Meninggal Dunia, Pemakaman Gunakan Protokol Covid-19 | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 26 Oktober 2020
Diposting : 24 September 2020 20:46
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune / Kendati tergolong dalam pasien probable, namun pemakaman jenasah pasien lansia Kamis kemarin tetap menggunakan protokol penanganan jenasah pasien covid-19.

balitribune.co.id | NegaraSeorang lansia meninggal dunia setelah sempat dirawat karena sesak napas. Pemakaman pasien probable menggunakan protokol penanganan jenasah pasien covid-19. Hasil swab positif keluar setelah pasien meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, Kamis (24/9) mengatakan pasien yang meninggal tersebut seorang lansia usia 62 tahun dari Lingkungan Sawe Rangsasa, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana. Menurutnya pasien tersebut masuk RSU Negara tepat di hari raya Galungan Rabu (16/9) lalu, Dipastikannya pasien tercatat sebagai kasus baru. Ia menyebut statusnya selama dirawat di ruang isolasi sebagai pasien probable.

“Pasien tidak pernah ada riwayat berpergian kemana-mana, sesak napas sejak Rabu lalu dan kondisnya semakin menurun. Pasien meningga dunia Rabu (23/9) lalu sekitar pukul 13.30 Wita” ungkapnya. Kendati statusnya sebagai pasien probable, namun perawatan jenasah hingga penguburannya Kamis sore tetap dengan protokol penanganan jenasah pasien covid-19. Namun pihaknya memastikan meninggalnya pasien lansia tersebut bukan tercatat  sebagai kasus kematian terkonfirmasi positif covid-19.  

“Sesuai pedoman tetap tercatat meninggal probable dan kasus kematian terkonfimasi covid-19 tidak bertambah karena hasil swabnya belakangan. Tapi saat pemulasaran dan pemakamannya tetap menggunakan protokol covid-19” paparnya. Sehingga pihaknya memastikan hingga Kamis kemarin angka kematian pasien terkonfirmasi covid-19 masih enam kasus. Sedangkan Kamis kemarin dipastikannya tidak ada penambahan kasus baru covid-19. Sehingga secara kumulatif 238 kasus.

Sementara pasien yang dipulangkan Kamis kemarin sebanyak tiga orang setelaha dinyatakan sudah sembuh. Sehingga total pasien terkonfrimasi sembuh sebanya 199 orang. Untuk mencegah lonjakan kasus, pihaknya tetap menghimbau warga mentaati protokol kesehatan secara ketat, termasuk didalam lingkungan keluarga. Seperti memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman, berperilaku pola hidup bersih dengan rajin mencuci tangan serta menghindari kerumunan.