Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lahir, Langsung Terima Akta Kelahiran

RSUD
Direktur RSUD dr. Agus Bintang Suryadi, dan Kadisdukcapil Nyoman Soka disaksikan Wakil Bupati Ketut Suiasa, menandatangani MoU tentang pembuatan akta kelahiran di RSUD Badung, Selasa (20/9) kemarin.

Mangupura, Bali Tribune

Pemkab Badung tak henti-hentinya melakukan inovasi-inovasi dan terobosan terutama terkait dengan pelayanan publik. Yang terbaru, bayi yang baru lahir (minimal keesokan harinya-red), sudah mengantongi akte kelahiran.

Hal ini terungkap dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pembuatan akta kelahiran antara RSUD Mangusada Badung dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Badung, di RSUD Badung, Selasa (20/9) kemarin.

Penandatanganan MoU ini dihadiri Wakil Bupati Badung Drs. Ketut Suiasa, S.H., Direktur RSUD dr. Agus Bintang Suryadi, dan Kadisdukcapil Nyoman Soka. Acara ini juga dihadiri Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK, dan sejumlah undangan lainnya dari kedua instansi.

Saat memberikan pengarahan pada acara penandatanganan MoU tersebut, Wabup Suiasa berharap semua pihak mampu menyukseskan tiga program besar Pemkab Badung. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, program lainnya adalah meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan publik, dan mampu menghadapi era globalisasi sekarang ini.

Khusus untuk pelayanan publik, katanya, SKPD terkait harus selalu kreatif dan inovatif. Salah satunya sinergi RSUD Mangusada dan Disdukcapil ini. Dengan menguasai dan mampu memanfaatkan teknologi, katanya, dirancang program online system untuk pembuatan akte kelahiran bayi yang baru lahir.

“Kita siapkan mekanisme dan teknologinya sehingga masyarakat tidak perlu lagi membuang-buang waktu hanya untuk mengurus akte kelahiran anak,” katanya.

Begitu lahir, ujar Suiasa, anak sudah tercatat di Capil dan langsung memperoleh hak sipil masyarakat. “Dengan terobosan ini, begitu lahir, minimal besoknya, anak sudah mengantongi akte kelahiran, nomor induk kependudukan (NIK),  termasuk perubahan kartu keluarga (KK),” katanya.
Selain di RSUD, Wabup juga meminta program ini diteruskan ke puskesmas-puskesmas dan rumah-rumah bersalin seperti bidan praktik. “Kami ingin layanan online akte kelahiran ini juga diteruskan ke puskesmas dan rumah-rumah bersalin lainnya,” katanya.

Tujuan secara umum, tegasnya, tentu saja tertib administrasi kependudukan. Tertib administrasi kependudukan harus dimulai dari titik nol yakni saat anak lahir. Karena itu, dia minta program ini betul-betul dikawal sehingga tidak sekadar pencitraan atau
lift service. “Kami tak ingin ini terjadi. Untuk itu, perlu dikawal,” katanya.

Di bagian lain, Kepala Disdukcapil Badung Nyoman Soka menyatakan siap menyukseskan program inovasi Pemkab Badung ini. Sepanjang syaratnya terpenuhi, seperti bayi sudah memiliki nama dan akte perkawinan orangtua, akte kelahiran anak bisa diselesaikan segera. “Minimal besoknya, akte kelahiran jadi,” tegasnya.

Dia menyatakan, layanan akte kelahiran ini dipastikan berlaku hanya bagi
krama Badung karena asas yang berlaku sekarang adalah asas domisili, bukan asas kejadian seperti dulu. Untuk warga luar Badung yang melahirkan di Badung tentu saja akte kelahirannya diurus di kabupaten/kota masing-masing.

Hal sama dikemukakan Direktur RSUD Mangusada Badung dr. Agus Bintang Suryadi. Pihaknya siap menyukseskan program ini dengan menginput data bayi lahir selanjutnya secara online dilaporkan ke Disdukcapil. Begitu lahir, anak bisa lanagsung memperoleh akte kelahiran.

Saat ditanya kendala seperti anak belum memiliki nama dan orangtua belum dilengkapi akte perkawinan, Agus Bintang menyatakan, berupaya menginisiasi pasien yang akan melahirkan untuk menyispakan segala sesuatunya. “Inisiasi ini kami lakukan sehingga begitu anak lahir, akte kelahirannya bisa diproses,” katanya.

wartawan
I Made Darna/adv
Category

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

​Teguran Presiden Prabowo Jadi Momentum "Jengah" Benahi Carut-Marut Sampah di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto mengenai kondisi kebersihan di Bali dalam Rakornas Forkopimda seluruh Indonesia baru-baru ini memicu gelombang respons di Pulau Dewata. Teguran tersebut dipandang bukan sekadar kritik, melainkan bentuk kepedulian mendalam kepala negara agar Bali segera melakukan aksi nyata yang berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click

Tanggapi Sentilan Presiden Prabowo, DPRD Badung: Sampah di Bali Itu Kiriman Lintas Pulau, Pusat Harus Turun Tangan!

balitribune.co.id | ​Mangupura - Menanggapi sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto terkait masalah sampah di Bali dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul baru-baru ini, DPRD Kabupaten Badung angkat bicara.

Pihak legislatif menegaskan bahwa masalah sampah di Bali bukan sekadar isu domestik, melainkan fenomena kiriman lintas pulau yang memerlukan campur tangan Pemerintah Pusat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.