Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lanjutkan Pembangunan Shorcut, Gubernur Berharap Kenyamanan Pengguna Jalan

Bali Tribune / GROUNBREAKING - Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) meresmikan kelanjutan pembangunan shortcut titik 7D dan 7E yang ditandai peletakan batu pertama didampingi PJ. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana di Dusun Wira Bhuana Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, Selasa,(29/8).

balitribune.co.id | Singaraja - Pembangunan shortcut Singaraja-Mengwitani merupakan upaya untuk menyeimbangkan pembangunan Bali Utara dengan Bali Selatan. Proyek shortcut ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat Buleleng ke Denpasar atau sebaliknya yang tentunya akan mengurangi urbanisasi khususnya di kota besar seperti Denpasar. Selain itu ada dampak langsung dari shortcut ini secara ekonomi. Demikian disampaikan Gubernur Bali  Wayan Koster saat meresmikan kelanjutan pembangunan shortcut titik 7D dan 7E yang ditandai peletakan batu pertama didampingi PJ. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana di Dusun Wira Bhuana Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, Selasa,(29/8).

Dalam sambutannya Gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula Buleleng ini menyampaikan bahwasannya shorcut batas kota Singaraja-Mengwitani Provinsi Bali titik 3,4,5,6,7A,7B,7C dan 8 telah selesai dilaksanakan. 

”Hari ini pembangunan shortcut titik 7D,7E kita lanjutkan dengan target Juli 2024 selesai, saya mohon kontraktor betul-betul mematuhi ketentuan teknis sehingga mampu memberikan hasil yang tepat waktu, tepat mutu dan tentunya berkualitas, semoga pembangunan ini dapat berjalan lancar,” harapnya.

Ditambahkan, shortcut titik 9 dan 10 akan dikerjakan tahun 2024-2025, jika telah selesai maka akan disediakan fasilitas shuttle bus listrik untuk memudahkan mobilitas masyarakat ke Singaraja-Denpasar dan sebaliknya. Selain itu pembangunan shortcut ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, karena jalur ini telah digunakan sebagai jalur wisata karena pemandangan sangat indah disepanjang jalan shortcut ini.

”Pemerintah akan menyediakan rest area sehingga wisatawan ataupun masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan nyaman dan aman. Pembangunan ini merupakan kategori proyek revolusioner dan progresif. Selanjutnya perencanaan pembangunan shortcut titik 1,2,9,10 dan 11,12 sepanjang 7,7 km akan ditargetkan sampai 2026,” tambahnya.

Dirinya menceritakan keinginan pembangunan shortcut telah puluhan tahun diwacanakan, namun sejak dirinya memimpin ditahun 2018 akhirnya pembangunan shortcut terlaksana hingga sekarang dan akan berlanjut sampai 2026.

”Sejak dilantik 2018 saya langsung menyusun anggaran untuk pembebasan lahan 2018,2019,2020 sehingga titik 3,4,5,6,7,8,9,10 telah dibebaskan. Sedangkan titik 11,12 tahun 2025 rencananya akan dibebaskan,” sebutnya.

Sementara itu Wida Nurfaida, selaku Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jendral Bina Marga Kementerian PUPR mengatakan titik 7D dan 7E akan terbangun jembatan sepanjang 155 M dan jalan sepanjang 400 M menelan biaya Rp. 82 miliar jangka waktu 1 tahun kalender yaitu pada bulan Juli 2025. Pembangunan jalan ini akan mengurangi waktu tempuh yang awalnya 2,7 menit menjadi 1,3 menit.

”Secara teknis dan prinsip tidak ada masalah, karena Pemprov. Bali dan Buleleng sangat bagus komunikasinya dengan masyarakat, selain itu para kontraktor sudah makin baik kinerjanya. Mohon doanya agar proyeknya dapat berjalan dengan lancar,” harapnya.

Lebih lanjut Wida Nurfaida mengatakan nantinya setelah pembangunan shortcut dari titik 3 sampai titik 8 rampung maka panjang sebelumnya 6,99 km menjadi 6,25 km, mengurangi jumlah tikungan dari 58 titik menjadi 21 titik dan terpenting mengurangi tingkat kelandaian maksimal ruas jalan Mengwitani-Singaraja dari 27% menjadi 10 % yang tentunya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Disisi lain, Perbekel Gitgit Putu Arcana mengatakan pembangunan shortcut ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi warganya, selain sebagai tenaga lokal yang dipekerjakan juga dapat dibangunnya tempat usaha di lahan shortcut serta transportasinya sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Disinggung terkait dampak pembangunan shortcut, Putu Arcana mengatakan jika dilihat dari pengalaman tahun lalu akibat limbah kerukan tanah yang menyebabkan keruhnya air terjun yang ada di wilayahnya, tentunya pihak kontraktor telah memikirkannya, namun jika itu diluar kendali kita, wisatawan masih memaklumi dampak tersebut Sekarang. 

wartawan
CHA
Category

Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Bupati Badung Kumpulkan Camat, Lurah/Perbekel, dan Pengelola Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Menyikapi permasalahan akan ditutupnya TPA Suwung, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Pengelola Jasa Pengangkutan Sampah di Kabupaten Badung, bertempat di Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa, (10/2). Rakor ini merupakan langkah mitigasi terkait dengan penutupan TPA Suwung.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Terima Dividen Bank BPD Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai pemegang saham mayoritas, Pemkab. Badung menerima Dividen dari PT. Bank BPD Bali. Dividen diterima langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama PT. Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma didampingi Kepala Bank BPD Bali Cabang Mangupura Ida Bagus Made Surawan di Puspem Badung, Selasa (10/02).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Prosesi Mapeed di Pura Puseh Gianyar Diiringi Penampilan Barongsai

balitribune.co.id | Gianyar - Prosesi mapeed (iring-ringan geroban) serangkaian odalan di Pura Puseh Desa Adat Gianyar, Selasa (10/2/2026) sangat memikat dan unik. Suguhkan akulturasi tradisi warga Tionghoa setempat ikut mengiringi dengan menampilkan Barongsai Cahaya Dewata dari Pura Sri Sedana/Cong Po Kong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Wakil Ketua I DPRD Badung Hadiri Penyerahan Simbolis Manfaat Jamsostek pada Peringatan Bulan K3 Nasional

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Badung, A.A. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, menghadiri acara penyerahan secara simbolis Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) dalam rangka Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan

balitribune.co.id | Jakarta - Belum lama ini, beredar informasi bahwa terdapat sejumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan. 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa penonaktifan tersebut dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku per 1 Februari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Strategi Ekonomi Pemkab Tabanan Berbuah Manis, Hilirisasi Jalan, Pengangguran Berkurang

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Semesta Berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2027, Selasa (10/2), bertempat di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.