Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lapas Kondusif, Pasukan Ditarik

Suasana Lapas Kelas II A Denpasar yang mulai kondusif.

Mangupura, Bali Tribune

Situasi Lapas Kelas II A Denpasar dinyatakan kondusif pasca-kerusuhan penolakan terhadap 11 tersangka bentrokan antarormas. Pasukan pengamanan TNI dan Polri ditarik, arus lalu lintas menuju lapas telah dibuka, dan pengunjung sudah diperbolehkan membesuk para tahanan.

“Tadi siang (kemarin,red), kita sudah tarik anggota. Yang ada saat ini hanya satu regu berjumlah sepuluh anggota saja. Itu pun hanya ditempatkan di luar lapas untuk memantau situasi. Keadaan lapas sudah dinyatakan kondusif,” ungkap Kapolres Badung AKBP Tony Binsar Merpaung, SH., SIk., MSi, Jumat (22/4) sore.

Mengenai provokator yang menjadi penyebab keributan di dalam lapas sehingga terjadi perusakan terhadap sejumlah fasilitas di lapas, Marpaung mengaku belum melakukan penyelidikan. Sebab, situasi yang tidak memungkinkan pada malam kemarin membuat petugas hanya memecahkan kumpulan warga binaan agar tidak terjadi perusakan berlanjut. Bahkan, dirinya bersama kalapas terus berusaha melakukan negosiasi agar persoalan tidak meluas. “Saat itu, kan masih mencekam. Kita tidak bisa mengamankan yang dinilai provokator. Kita sebatas bernegosiasi terkait tuntutan mereka saja. Kalaupun kita mencari siapa dalangnya harus ada pelapor yang notabene dari pihak lapas. Barulah kita akan turun melakukan penyelidikan,” kata mantan Kapolres Manggarai, Polda Nusa Tenggara Timur (NNT) ini.

Dijelaskan Marpaung, akibat insiden Kamis (21/4) malam itu beberapa kaca ruangan penjaga dan ruangan lainnya pecah berserakan. Para warga binaan melakukan aksi perusakan yang terjadi di Blok H dan Blok D. Para warga binaan merangsek keluar dengan menjebol pintu. “Di setiap blok ada 200 orang warga binaan. Semuanya keluar dan melempar seluru kaca-kaca itu,” terangnya.

Sementara pemicu dari aksi tersebut, para warga binaan tidak menginginkan para tersangka yang terlibat peristiwa berdarah di Jalan Teuku Umar pada 17 Desember 2015 lalu yang menyebabkan dua orang tewas dan 4 lainnya luka-luka pada saat pelimpahan tahap II Kamis (21/4) sore itu ditahan di Lapas Kerobokan.

Warga binaan mengamuk dan hendak menyerang para tersangka yang baru tiba di dalam lapas saat itu. “Tuntutan mereka ini supaya tersangka yang bentrok di Jalan Teuku Umar itu jangan ditahan di Lapas Kerobokan. Mereka mengakui situasi di lapas selama ini sudah kondusif dan ada perjanjian dengan pihak lapas prihal itu,” paparnya.

Sementara Kepala Lapas Kelas II A Denpasar, Slamet Prihantara usai menenangkan warga binaan pada Jumat subuh, kepada wartawan mengatakan, pada dasarnya warga binaan dengan pihak lapas pernah duduk bersama dan membicarakan keamanan di dalam. Hasilnya, warga binaan menuntut agar para tersangka yang terlibat dalam bentrok di Jalan Teuku Umar Denpasar tidak ditahan di Lapas Kerobokan. Menindaklanjuti hal tersebut, pihak lapas sudah berkoordinasi melalui surat dengan pihak Kejaksaan Negeri Denpasar akan adanya hasil kesepakatan antara warga binaan dengan pihak Lapas Kerobokan. “Kita sudah berkoordinasi melalui surat terkait pemindahan itu. Tapi tidak ada respon. Bahkan, pada sore kemarin (Kamis - red), para tersangka ini sudah ada di loby Lapas. Kita disini hanya menjalankan tugas. Sehingga terjadilah gejolak dari para warga binaan yang menilai pihak Lapas sudah ingkar janji sehingga terjadilah keributan ini,” terangnya.

wartawan
habit
Category

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pantau Arus Balik, Kapolda Bali Tinjau Pos Pelayanan Masceti

balitribune.co.id I Gianyar - Memastikan kelancaran dan keamanan arus balik pascaperayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Pos Pelayanan Zebra Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pada Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.