Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lapor Diri ke Lurah Dauh Puri

PANGDAM
LAPOR DIRI --- Didampingi Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh I Gede Widiyana, SH., (kiri) dan Aster Kolonel Inf Heri Susanto, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc., (kanan) melapor diri ke Lurah Dauh Puri I Gusti Ayu Made Suryani, SE., MAP., (tengah), Selasa (18/4).

BALI TRIBUNE - Seminggu setelah menjabat Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc., menepati janjinya untuk melaporkan keberadaan dirinya beserta keluarga ke Kantor Lurah Dauh Puri di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar Barat, Selasa (18/4). Sikap tertib diri dalam hal administrasi kependudukan ini hendaknya bisa menjadi contoh bagi semua prajurit TNI di manapun bertugas.

“Saya sebagai warga baru, sesuai dengan surat perintah Kasad sebagai Pangdam IX/Udayana, di mana rumah jabatan saya posisinya persis di wilayah Denpasar Barat. Sehingga sebagai warga negara yang baik harus berkewajiban melapor diri kepada pihak kelurahan setempat,” ujar Pangdam, didampingi Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh I Gede Widiyana, SH, Kapendam Kolonel Inf J Hotman Hutahaean, S.Sos., serta Dandim 161/Badung Letkol Czi M Leo Pola Ardiansa S, SH.

Hal ini merupakan penjabaran Pangdam terhadap kata-kata bijak Panglima Besar Jenderal Sudirman, bahwa tentara itu kedududkannya sama dengan masyarakat lainnya. “Jadi prajurit militer tidak lebih tinggi kastanya daripada masyarakat lain. Oleh karenanya, saya harus melapor diri ke Luruh, agar pihak Lurah Dauh Puri dan Camat Denpasar Barat mengetahui ada warganya yang baru datang dari Jakarta yang kebetulan bertugas sebagai Pangdam IX/Udayana,” kata Jenderal Komaruddin, mantan Dandim 1611/Badung dan Kasrem 163/Wira Satya.

Selanjutnya, kepada Lurah Dauh Puri I Gusti Ayu Made Suryani, SE., MAP., dan Camat Denpasar Barat IB Joni Ariwibawa., didampingi Asops Kolonel Inf Wawan Pujiatmoko, Asisntel Kolonel Inf Bayu Permana, dan Aster Kolonel Inf Heri Susanto, Pangdam berjanji siap melakukan semua peraturan yang diberlakukan. “Sebagai contoh, jika Bu Lurah menentukan ronda dua kali seminggu, itu pun berlaku bagi saya. Dan saya akan lakukan itu dengan penuh rasa tanggung jawab. Jadi kapan jadwal saya ikut ronda?” tanya Pangdam, yang spontan dijawab, “siap” oleh Bu Lurah Suryani. 

Begitu pula jika ada kegiatan pertemuan atau melaksanakan kebersiahan, Pangdam memohon agar bisa dilibatkan. “Dengan saya dilibatkan, maka personel saya bisa saya ajak untuk membantu Ibu Lurah. Karena saya membawa pasukan militer, maka konsekuensinya wilayah Dauh Puri ini harus menjadi model dan contoh bagi kelurahan lainnya,” harap Pangdam. 

Dalam berbagai hal, Komaruddin selalu memegang teguh amanat Jenderal Soedirman yang mengedepankan prinsip kesederhanaan didalam memimpin, membina, dan memotifasi anak buahnya. “Tentara bukan merupakan suatu golongan diluar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri diatas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu,” kata jenderal TNI bintang dua itu yang suka dipanggil dengan sebutan Komang Udin.

Menanggapi kehadiran Pangdam tersebut, Bu Lurah Suryani mengaku kaget dan memberikan apresiasi yang luar biasa. “Selama tujuh tahun saya menjabat Lurah Dauh Puri, baru pertama kali ini ada seorang pejabat mau turun langsung dan melapor diri ke Kantor Lurah. Terima kasih, ini merupakan suatu kehormatan bagi kami. Walau beliau (Pangdam, red) seorang pejabat, tapi sangat memahami arti seorang masyarakat biasa,” puji Suryani yang kagum terhadap sosok Komaruddin Simanjuntak.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.