Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Launching E-Ticketing dan Logo Branding Pariwisata Bangli

Bali Tribune / Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta
balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta me-launching E-Ticketing dan Logo Branding Pariwisata Kabupaten Bangli di Objek Wisata Penelokan Kintamani, kamis (17/2). Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Anggota Forkopimda Bangli, Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, Jro Gde Batur Duuran, Kadisparbud Kabupaten Bangli, Ketua Forkom Perbekel Kabupaten Bangli, Pimpinan BNI Wilayah Bali, NTB dan NTT, Pimpinan BNI Cabang Denpasar, Kepala BPD Bali Cabang Bangli dan Perbekel se- Kecamatan Kintamani.
 
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangli I Wayan Sugiartha, SIP.M.Si. dalam laporannya mengatakan launching E-Ticketing dan Logo Branding Pariwisata Kabupaten Bangli bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan serta menciptakan sistem pemungutan yang transparan dan akuntabel serta memulihkan citra pariwisata Kabupaten Bangli di masa yang akan datang dan dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap Destinasi Pariwisata Kabupaten Bangli. Logo Branding Pariwisata Kabupaten Bangli diharapkan dapat menciptakan citra baru dalam perkembangan Pariwisata Kabupaten Bangli dan menciptakan efek positif terhadap ekonomi Kabupaten Bangli.
 
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan pariwisata di Kabupaten Bangli sudah mengalami perkembangan yang sangat baik serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar dengan multiflier effect-nya. Kabupaten Bangli memiliki objek wisata yang menarik yang tidak dimiliki daerah lain di Bali bahkan di Indonesia. Untuk memunjang peningkatan kualitas destinasi pariwisata di Kabupaten Bangli sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan Kabupaten Bangli menuju Bangli Era Baru, Pemerintah Kabupaten Bangli telah menyiapkan sistem pemungutan retribusi yang mengadopsi kemajuan teknologi dengan menggunakan E-Ticketing. Sistem ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pelayanan pariwisata kepada wisatawan dan dapat menjadi solusi yang tepat terhadap masalah retribusi kita di Kabupaten Bangli. Pihaknya berharap dapat menjadi awal yang baik dalam meningkatkan citra positif pariwisata Kabupaten Bangli serta dapat membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bangli dalam upaya meningkatkan pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bangli. ditambahkannya, salah satu strategi dalam melakukan pemasaran pariwisata Kabupaten Bangli yakni dengan membuat logo dan branding pariwisata.
 
Branding suatu destinasi merupakan sesuatu yang digunakan untuk mengembangkan identitas unik dan kepribadian yang berbeda dari semua destinasi yang ada. Branding dalam suatu destinasi wisata sangat diperlukan untuk menghadapi persaingan di Era Modern ini. 
 
Ditambahkannya, terkait pelaksanakan launching E-Ticketing terkait dengan retribusi masuk kawasan pariwisata kintamani dan Logo branding Pariwisata Kabupaten Bangli, Mudah-mudahan dengan launching E-Ticketing ini akan memberikan kepercayaan kepada pemerintah Kabupaten Bangli khususnya dinas pariwisata untuk lebih banyak lagi kawan-kawan wisatawan datang ke Kabupaten Bangli dengan pelayanan yang lebih baik, lebih transparansi dan akuntabel. Harapannya, pariwisata kabupaten Bangli pada umumnya dan Kintamani pada khususnya lebih dipercaya oleh wisatawan itu sendiri.
 
Terkait dengan pos e-ticketingnya, untuk hari ini kita pakai satu pos dulu sebagai contoh, tetapi dalam beberapa hari kedepan semua pintu masuk yang terdiri dari 8 pintu masuk kawasan pariwisata kintamani sudah kita akan pakai e-ticketing. Untuk kawasan pariwisata kintamani kita memang buka secara total tetapi kembali lagi bahwa dimasing-masing obyek harus semuanya sudah memakai prokes yang ketat, seperti peduli lindungi, memakai masker, jaga jarak, hand sanitizer, dengan kapasitas maximal 50 tempat duduk yang boleh diisi. Dan tetap prokes menjadi acuan apalagi di Kabupaten Bangli kalau dilihat vaksinasi capaiannya sudah sangat tinggi bahkan diatas daripada standar WHO. Maka dari itu dalam kesempatan ini pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat bangli untuk jangan takut berlebihan, jangan panik, kecuali memang bergejala silahkan hubungi rumah sakit, imbuhnya.
wartawan
RED
Category

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggota DPR: Jangan Biarkan RI Jadi Surga Judi Online

balitribune.co.id I Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan Indonesia menjadi tempat aman bagi bandar dan sindikat judi online (judol). Dia menegaskan negara tidak boleh kalah melawan kejahatan judol yang kini berkembang menjadi sindikat lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.