Ledakan Keras Guncang Undiksha, Gedung Lab BK FIP Terbakar | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 23 September 2020
Diposting : 15 January 2020 19:51
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune/Ruang Lab Bimbingan Konseling, Falkutas Ilmu Pendidikan (FIP) Undiksha terbakar, Rabu (15/1)
balitribune.co.id | Singaraja - Warga civitas akademika Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, dikejutkan dengan suara ledakan cukup keras disertai asap hitam yang berasal dari salah satu gedung di Ruang Lab Bimbingan Konseling, Falkutas Ilmu Pendidikan (FIP), Rabu (15/1) sekitar pukul 07.30 wita.Saat itu warga Kampus tengah melaksanakan kegiatan jalan sehat Dies Natalis.Diduga ledakan itu yang memicu terjadinya kebakaran hingga meludeskan Ruangan Laboratorium Bimbingan Konseling (BK).
 
Made Astawa salah seorang staf di Undiksha yang pertama mengetahui adanya ledakan itu."Selesai sembahyang saat hendak keluar tiba-tiba terdengar bunyi ledakan keras disertai  api besar dari dalam ruangan, kemudian saya berteriak karena api yang besar," ungkap Made Astawa.
 
Salah satu penjaga gedung bernama I Nyoman Tri Esa Putra,langsung melakukan kontak dengan Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng  dan melaporkan api membakar salah satu gedung di Undiksha.
 
Mendapat laporan tersebut anggota dan Armada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng segera meluncur dan melakukan penanganan.
 
Ketut Cantiyana,Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng,mengatakan,usai menerima laporan, pihaknya meluncurkan tiga buah mobil Damkar menuju tempat kejadian kebakaran.
 
 
"Begitu mendapat laporan, dalam 5 menit kami sudah berada di lokasi dan langsung melakukan penanganan,"kata Cantiyana.
 
Upaya pemadaman hingga pendinginan dilakukan hampir dua jam dengan menghabiskan 4 tangki air.
 
"Penyebab Kebakaran masih dalam proses lidik.Begitu juga kerugian material belum dapat di ketahui.Korban luka dan jiwa nihil,"tutup Cantiyana.
 
Sementara,Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd, memastikan, penyebab ledakan akibat konsleting listrik yang memicu adanya kobaran api.Jampel mencurigai sumber api berasal dari kabel-kabel yang tidak tertata dengan baik.
 
"Barangkali ini konsleting saja, bisa saja disebabkan Lab BK itu banyak bahan-bahan yang mudah terbekar, seperti peredam, gabus-gabus itu banyak disana, tetapi lebih kepada kesiapan kabel yang menampung kebutuhan listrik di Lab itu, sudah saya intruksikan agar mengecek semua kondisi kabel," ujar Jampel.