Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lepas Tahun 2018, Stakeholder Pariwisata Lakukan Aksi Terima Kasih Bali

Gubernur Bali bersama panitia "Suksma Bali"

BALI TRIBUNE - Stakeholder pariwisata Bali pada penghujung tahun 2018 akan melakukan perhelatan “Suksma Bali”. Acara ini diinisiasi oleh Paiketan Krama Bali yang merupakan sebuah kejiwaan dan aksi merefleksikan terima kasih dan penghargaan kepada Bali. Gubernur Bali, I Wayan Koster pun mengapresiasi dan mendukung Suksma Bali, sebagai bentuk pengimplementasian “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang pempunyai arti menjaga kesucian, keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan masyarakat juga gumi Bali yang sejahtera dan bahagia.   Sebab budaya Bali ini merupakan core dari Bali, sehingga menjaga adat dan budaya sebagai roh kehidupan masyarakat yang harus dilakukan secara serius dengan konsep keberlanjutan. I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung yang juga Penasehat Panitia Suksma Bali mengatakan, bahwa kata Suksma Bali, memberikan arti penting dalam berterima kasih. "Kita bisa lebih menghargai Bali itu sendiri, dan karena Bali itu berharga, maka kita harus menjaga Bali bersama-sama," katanya beberapa waktu lalu di Denpasar.   Dia menambahkan, Bali sebagai barometer pariwisata nasional bahkan sejak tahun 2017 telah dicanangkan sebagai core business nasional. Dalam hal ini peran Bali untuk nasional sangat signifikan, sebagai daerah penyumbang devisa terbesar dari sektor Pariwisata. Industri ini pun dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar, mampu meningkatkan pendapatan dan perekonomian serta memberikan kontribusi yang besar pada suatu negara. "Dengan hal tersebut, saya rasa sudah sepantasnya kita bersama-sama berterima kasih untuk Bali," ucap Rai.  Sementara itu, wakil Ketua DPP Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), Ramia Adnyana, menerangkan bahwa IHGMA Bali akan melakukan deklarasi "Say No To Plastic" tepat pada acara Symposium Suksma Bali, terutama pada berbahan plastik yang digunakan sekali pakai. Hal itu sebagai wujud nyata dalam menjaga Bali dari sampah plastik, serta mendukung program Pemerintah Provinsi Bali dalam memerangi sampah plastik.  'Ini merupakan bentuk sikap nyata kami selaku GM di Bali dalam merefleksikan rasa terima kasih untuk Bali tercinta dan sekaligus menjaga eksistensi Bali yang berbudaya, berkualitas dan berkelanjutan. Bali adalah pulau kecil namun tidak bermakna kecil bagi masyarakat Bali dan Indonesia," kata Ramia.   Eksistensi Bali ini mampu memberikan kehidupan kepada masyarakat dan bahkan negaranya. Belum lagi berbicara secara hakekat keberadaan Bali secara spiritual di kosmik ini yang dipercaya merupakan tempat kunci bagi bumi pertiwi.  Ketua Panitia Suksma Bali, Yoga Iswara, mengungkapkan rangkaian acara Suksma Bali diantaranya World Clean Up Day (WCUD) pada 15 September 2018, dengan melibatkan 27.000 peserta diseluruh Bali. Kedua, symposium yang akan diadakan pada 7 Desember 2018, yaitu serangkaian kegiatan sebagai media bertemunya (Meet & Greet) antara host dan supporter pariwisata Bali dalam mewujudkan komitmen yang lebih baik dan berkesinambungan untuk Bali.    "Selanjutnya acara puncak pada 15 Desember 2018, yaitu Suksma Bali Night yang akan dihadiri oleh 1000 peserta dari berbagai stakeholder serta akan diadakan penyerahan award kepada yang memberi kontribusi nyata dalam memajukan pariwisata serta menjaga alam dan budaya Bali," sebutnya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.