Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Libur Akhir Tahun, Arus Masuk Bali Menurun

Nataru
BALIK - Wisatawan yang berlibur di Bali kini memilih balik ke Jawa lebih awal karena takut terjebak kemaceta saat berakhirnya liburan akhir tahun beberapa hari lagi.

BALI TRIBUNE - Kendati mengalami lonjakan sejak memasuki masa liburan sekolah beberapa waktu lalu, namun jumlah pengguna jasa yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk justru lebih rendah dibandingkan saat masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2016 lalu.

Dalam kurun waktu sama pada angkutan liburan Nataru tahun lalu, arus pengguna jasa penyeberangan di Selat Bali  yang telah masuk Bali melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk sejak H-7 Senin (18/12) hingga H+2 Natal Rabu (27/12) diketahui masih turun 7 persen. Justru pada trip sebaliknya, dibanding tahun lalu selama 10 hari tersebut pada tahun ini terjadi peningkatan 4 persen pada jumlah pengguna jasa penyeberangan yang meninggalkan Bali Bali dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Gilimanuk.

Berdasarkan data angkutan Nataru dari PT ASDP Indonesia Ferry Unit Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, jumlah pengguna jasa yang diseberangkan dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk pada H-7 hingga H+ 2 Natal tahun 2017 inimasing-masing tercatat sebanyak 277.277 orang penumpang dengan 18.990 unit kendaraan roda dua dan 43.681 unit kendaraan roda empat.  Sedangkan jumlah pengguna jasa yang memasuki Bali dalam kurun waktu yang sama yakni pada H-7 hingga H+2 Natal 2016 lalu ada masing-masing sebanyak 299.606 orang penumpang dengan 23.321 unit kendaraan roda dua dan 45.759 unit kendaraan empat.

Manager Usaha PT ASDP Inodoenseia Ferry Unit Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk Heru Wahyono dikonfirmasi, Kamis (28/12), tidak menampik kondisi menurunnya pengguna jasa menuju Bali tahun ini kendati memang mengalami lonjakan dibandingkan hari-hari biasanya. Jika dibandingkan antar arus masuk Bali selama H-7 hingga H+2 Natal tahun 2017 dengan kurun waktu yang sama pada Angkuatan Nataru tahun 2016, jumlah penumpang mengelami penurunan hingga 7 persen. Kondisi serupa juga terjadi pada pengguna jasa dengan kendaraan roda dua yang mengalami penurunan 19 persen dan kendaraan roda empat yang juga mengalami penurunan 5 persen. Sebaliknya pengguna jasa yang diseberangkan dari Pelabuhan  Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapangselama H-7 hingga H+2 Natal tahun ini, telah diseberangkan sebanyak 270.086 orang penumpang dengan 22.863 unit kendaraan roda dua dan 41.252 unit kendaraan roda empat. Sementara dalam kurung waktu sama pada liburan Nataru tahun lalu, hanya ada sebanyak 259.407 orang penumpang dengan 20.761 unit kendaraan roda dua dan 40.080 unit kendaraan roda empat yang diseberangkan keluar Bali atau ke Pelabuhan Ketapang.

Menurutnya, secara persante penumpang yang menyeberang ke Ketapang selama H-7 hingga H+2 Natal tahun ini mengalami peningkatan 4 persen dibanding tahun lalu. Begitupula pada sepeda motor yang juga meningkat 10 persen, dan kendaraan roda empat meningkat 3 persen. Namun dengan perbandingan itu, ia mengaku kunjungan kebali masih tetap ramai. “Memang masih turun dibanding tahun lalu. Tetapi untuk roda empat, penurunnya hanya 5 persen. Kami rasa, tetap ramai orang liburan ke Bali,” ungkapnya. 

Dari perbanding jumlah antara pengguna jasa yang masuk Bali dengan keluar Bali selama H+7 hingga H+2 Natal tahun ini masih lebih tinggi arus masuk Bali. Karena ia mengasumsikan penumpang masuk Bali itu didominasi wisatawan yang memang berlibur ke Bali. “Roda empat terutama jenis bus yang kebanyakan keluar Bali sejak beberapa hari terakhir ini, kebanyakan adalah rombongan wiatawan anak-anak sekolah ke Bali yang sudah mulai balik kembali ke Jawa,” ungkapnya.

Ia memastikan arus penyeberangan selama H-7 hingga H+2 Natal tahun ini, semua masih lancar diseberangkan kendati terjadi peningkatan arus penumpang keluar Bali dibanding tahun lalu. Begitupula juga tidak ada penumpukan maupun antrean kendaraan pad arus pengguna jasa yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Pihaknya menyatakan masih melakukan operasi normal yakni dengan mengoperasikan 32 kapal.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

BRI Region 17 Denpasar Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai bulan suci Ramadan 1447 H, BRI Region 17 Denpasar menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan kepada anak yatim dengan tema “Ramadan Bahagia Untuk Semua” yang diselenggarakan di Kantor BRI Region 17 Denpasar pada Jumat (6/3).

Baca Selengkapnya icon click

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.