Lihat Kondisi LPD, Bupati Giri Prasta Ingin Ada Audit Eksternal | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 19 Oktober 2021
Diposting : 31 August 2021 02:10
ANA - Bali Tribune
Bali Tribune/ Bupati Giri Prasta
balitribune.co.id | Mangupura  - Sejumlah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Badung ikut goyang akibat dampak pandemi Covid-19. Atas hal itu, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta pun merancang memberikan bantuan stimulus untuk menjaga likuiditas LPD. Selain itu pihaknya juga ingin ada audit eksternal untuk bersama-bersama memperbaiki LPD yang bermasalah.
 
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengaku sangat berharap semua lembaga keuangan yang ada di desa bisa tumbuh dan berkembang. Di Badung sendiri kata Dia, sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sudah dibuatkan BUMDes. Total ada 46 desa dan 16 kelurahan. Kemudian ada 122 desa adat dan itu juga dibuatkan BUMDA.
 
Berkenaan dengan 122 desa adat, pihaknya menyampaikan melalui Bagian Perekonomian, kalau perlu seluruh LPD di Badung dilakukan audit dari pihak eksternal. Ketika dilakukan audit eksternal  tentu nantinya dapat memahami anatomi dari tubuh LPD tersebut. 
 
“Tujuan saya  misalnya,  kalau telinganya sakit kami akan bawa ke THT, kalau perutnya sakit kami akan obati dengan memberikan obat sakit perut,” ujarnya usai menghadiri rapat paripurna DPRD Badung, Senin (30/8/2021).
 
Pihaknya ingin memberikan sebuah kekuatan agar roda perekonomian berjalan dengan baik dengan tiga  catatan. Yakni manusia, manajemen dan spiritual. Pertama manusianya yaitu orangnya harus bagus, clear dari urusan dan hal-hal yang tidak baik. Kemudian manajemennya ini harus menggunakan program sehingga masyarakat yang mengikuti dan terlibat di dalamnya bisa mengecek dan melihat keberadaan yang sebenarnya. Sedangkan yang  ketiga baru berbicara terkait spiritual. 
 
“Sekarang ini sudah banyak LPD yang diaudit oleh eksternal kami sudah bantu. Tujuan kami nanti harus bisa memberikan bantuan atau stimulus agar LPD bisa hidup dan bangkit,” kata Giri Prasta.
 
Berkenaan dengan masalah LPD, ia sudah sering wanti-wanti agar dilakukan audit secara external. “Kita perbaharui, kita baguskan ke dalam karena saya tidak mau nantinya ada permasalah LPD yang tidak baik. Bahkan sampai kolaps tanpa kita lakukan sebuah gerakan," jelasnya. 
 
Sebagai bentuk perhatian terhadap LPD pihaknya bahkan ingin memberikan bantuan. 
 
"Nah sebelum itu terjadi maka yang saya pikirkan adalah saya harus mampu memberikan stimulus kepada LPD ke depannya ini dengan tiga catatan itu tadi,” pungkasnya.