Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lima Asing Adu Skill

ISC 2016 – Manajer sekaligus pelatih Bali United Indra Sjafri dan CEO Bali United Yabes Tanuri saat menjelaskan kepada pers terkait skuat Serdadu Tridatu dalam mengarungi kompetisi Indonesia Soccer Championship 2016.

Gianyar, Bali Tribune

Menghadapi kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 yang mulai digulir 29 April nanti, Bali United kedatangan lima pemain asing untuk mengadu skill. Mereka berasal dari Eropa, Afrika dan Asia, yakni George (Belanda), Nemanja Vidakovic (Serbia), Daniel Heffernan (Australia), Gilbert Fiamenyo (Ghana), dan Shin Hyunjoon dari Korsel.

“Mereka sudah beberapa hari lalu berlatih bersama pemain Bali United lainnya, di Kuta. Keputusan direkrut tidaknya, nanti pada hari Sabtu (30/4) mendatang,” ujar Indra Sjafri didampingi CEO Bali United Yabes Tanuri, di sela-sela peluncuran jersey dan pengumuman 25 skuat Bali United, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Kamis (21/4).

Saat ini, lanjut pelatih berdarah Minang ini, Serdadu Tridatu baru dihuni dua pemain asing, yakni Kiko Insa (Spanyol) dan Lukas Patinho dari Brazil. Sedangkan Escobar, yang beberapa kali laga sempat memperkuat Bali United, akhirnya didepak.

Indra Sjafri kembali menegaskan bahwa semula memang Bali United memberdayakan pemain lokal Bali dan Indonesia, sehingga pemain asing tidak menjadi prioritas. Namun karena kini kompetisi bakal diputar, lanjut dia, maka keberadaan pemain asing sangat diperlukan. Dan, sesuai regulasi, Bali United bakal menggunakan kuota maksimal, yakni lima asing.

“Ini tahun kedua keberadaan Bali United, awalnya memang tahun ketiga (2017,red) kami baru menggunakan pemain asing, tetapi dengan akan digulirnya kompetisi (ISC), yang berlangsung mulai akhir April hingga November mendatang, maka tim yang akan melakoni 34 laga ini, harus ada perubahan dengan merekrut pemain asing,” terang Indra Sjafri.

Selain alasan kompetisi di depan mata, ada hal lain yang mengharuskan pihaknya merekrut punggawa asing, yakni membaiknya rating TV yang diminati penonton dimana Bali United berada di peringkat delapan, dan target finis di posisi 10 besar kompetisi nanti.

“Kami tidak muluk-muluk memasang target di kompetisi (ISC) nanti, berada di peringkat 10 besar itu sudah bagus, dan ingat, tim ini di ISL 2014 (saat bernama Putra Samarinda,red) berada di peringkat 14. Makanya saya realistis memasang target,” ujarnya.

Sementara CEO Bali United, Yabes Tanuri mengatakan, target 10 besar seperti yang dicanangkan coach Indra Sjafri, merupakan target cukup realistis. “Target 10 besar itu cukup realistis karena tim ini memang dipersiapkan untuk jangka panjang,” sambungnya.

Jersey Bali United yang diperkenalkan kemarin, dan bakal dikenakan dalam berbagai turnamen dan kompetisi, terdiri dari tiga macam. Jersey warna merah dengan kombinasi kerah warna putih dan hitam, bakal dikenakan Serdadu Tridatu saat pertandingan home.  Sedangkan saat tandang mengenakan jersey warna putih kombinasi kerah warna merah dan hitam. Sementara jersey warna hitam merupakan jersey alternatif.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Dari Jaringan hingga Logistik, Langkah Nyata Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores

balitribune.co.id | Flores - Telkomsel terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan di tiga titik terdampak sebagai bagian dari dukungan terhadap proses tanggap darurat dan pemulihan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Eks PMI Alih Profesi Jual Rokok Ilegal, 2 Ribu Bungkus Disita

balitribune.co.id I Negara - Niat memutar modal hasil merantau di luar negeri justru membawa seorang perempuan pemilik warung sembako berinisial N (44) berurusan dengan hukum. Warga asal Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleg, itu diamankan Satreskrim Polres Jembrana setelah kedapatan mengedarkan ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai di kawasan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.