Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lima Provinsi Ikuti Denpasar Open

Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa

BALI TRIBUNE - Hingga saat ini sudah lima provinsi memastikan mengirim taekwondoinnya ke ajang kejuaraan taekwondo Denpasar Open, 19-21 Oktober 2018 di GOR Lila Bhuana Denpasar. Lima provinsi yang dipastikan ikut, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, NTB, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Selain itu kabupaten/kota seluruh Bali dipastikan mengirim atletnya ke kejuaraan yang sebelumnya bertajuk Walikota Cup tersebut. “Kalau peserta dari Bali sendiri pastinya dari pengkab dan pengkot seluruh Bali, kejuaraan nanti akan sangat bergengsi karena taekwondoin provinsi lain, yang boleh jadi adalah atlet andalan di Pra-PON akan turut serta,” ucap Ketua Umum Pengkot TI Kota Denpasar, Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Selasa (9/10). Terkait berubahnya title kejuaraan, menurut dokter yang murah senyum ini, karena ajang Walikota Cup ada waktu gelarannya tersendiri, yakni di bulan Februari setiap tahunnya. Pihaknya juga bakal menggelar Kejuaraan taekwondo Walikota Cup di bulan tersebut. Ia mengatakan Denpasar Open mempertandingkan untuk kategori taekwondoin senior dan lainnya, sedangkan Walikota Cup yang bakal dihelat tahun depan bersamaan dengan HUT Kota Denpasar, hanya diikuti taekwondoin pemula. “Denpasar Open ini merupakan ikon untuk pertandingan senior, seperti daerah lainnya yang menggunakan titel Bupati Cup. Jadi otomatis di tahun depan, bakal ada dua kejuaraan taekwondo secara rutin dan terprogram, yakni Denpasar Open dan Walikota Cup,” kata dokter yang akrab disapa Laksmi Duarsa ini. Perubahan nama tersebut diakuinya, telah diajukan izin ke Pengprov TI Bali, dan direspon jika hal itu tidak masalah. Bahkan TI Bali sebagai pihak yang berwenang telah mengeluarkan izin pelaksanaan kejuaraan di Bali. Menyoal peserta kejuaraan Denpasar Open sendiri wanita yang berprofesi sebagai dokter kulit dan kecantikan itu, bakal diikuti 1.200 taewondoin termasuk taekwondoin dari 5 provinsi tersebut termasuk Bali sebagai tuan rumah. Diharapkan untuk pengkab dan pengkot TI di Bali mengirimkan taekwondoin putra dan putri terbaiknya, karena kejuaraan itu juga sebagai ajang pemantauan bagi TI Bali, dalam merekrut taekwondoin berprestasi yang nantinya dimasukkan ke pelatda taekwondo TI Bali.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.