Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Limbah Masker Ancaman Baru di Era New Normal

Bali Tribune/ LIMBAH MASKER - Limbah masker menjadi ancaman baru di era New Normal.
balitribune.co.id | Gianyar - Di saat  pemanfaatan plastik sekali pakai mulai berkurang, limbah masker kini menjadi ancaman baru di kehidupan New Normal. Karena, tidak hanya merusak lingkungan, limbah medis ini juga ancaman bagi kesehatan masyarakat.  Karena itu masker sebagai bagian dari limbah medis membahayakan, wajib dipilah sacara khusus. Namun, kenyataannya masker bekas kini justru menjadi limbah yang paling sering ditemukan di sekitar kita. 
 
Hal itu diungkapkan pentolan Trash Hero Bali I Wayan Aksara, Kamis (9/7). Disebutkan, Masker dan sarung tangan plastik di masa pandemi Covid 19 ini adalah kebutuhan wajib masyarakat. terlebiah menuju era baru, protokol kesehatan wajib dilaksankan ditengah ativitas masataat yang mulai bergerak. “Dengan anjuran wajib pemerintah di era New Normal ini, aktivitas masyarakat mulai dari sekadar berbelanja, bekerja  dna kegiatan lainnya  masker  wajib dikenakan. Bahkan ada pula yang mewajibkan diri menganakan sarung tangan palstik,” ungkap pencinta lingkungan asal Kutri, Buruan, Blahbatuh ini.
 
Disebutkan, bahaya dari penggunaan masker sekali pakai secara berulang yang bisa menimbulkan infeksi kerap diabaikan masyarakat. Apalagi terkait dengan kepedulian orang untuk melakukan cara yang benar saat membuang limbah masker sekali pakai. Karena itu, Pemerintah diharapkan mulai memikirkan bagaimana limbah masker dikelola agar tidak mencemari lingkungan. Selain masker buatan pabrik resmi, juga ada masker kain produksi rumah tangga berskala kecil. “Saat ini limbahnya mulai mengotori pantai, sungai , alun-alun dan teat umum lainnya. Pemerintah dam masyarakat harus mulai menyadari ancamannya,” ujarnya.
 
Diakuinya, dari beberapa kali aksi pungut sampah yang dilaksanakannya, sampah plastik sekali pakai mulai berkurang dalam beberap bulan ini. Namun sampah masker bekas hingga sandal justru  mulai memenuhi pantai, sungai, dan tempat umum lainnya. “Masker bekas itu sebaiknya dibungkus dan dibuang ke TPA, setelah di TPA petugas akan mengolah limbah tersebut,” jelas Aksara.
 
Dikatakannya, limbah masker tentunya masih mengandung bakteri atau virus sehingga membahayakan.  Bila tidak mendapat penanganan yang segera, dikhawatirkan limbah masker akan memenuhi pantai seperti sampah plastik sebelumnya. “Saat ini semua warga mengenakan masker, tentunya volume limbah masker juga banyak,” ujarnya.
 
Sejalan dengan pemikiran Wayan Aksara, Plt. Kepala DLH Gianyar  I Wayan Kujus Pawitra mengaku sedang memikirkan langkah untuk menanggulangi sampah masker. Diakuinya, setiap buangan sampah dari warga, berisi saja satu dua limbah masker.  Karena itupula,  pihaknya sudah melakukan langkah-langkah pemilihan dan pengolahan khusus. “Untuk limbah masker di rumah sakit, sudah ada penanganan khusus dan diolah di tempat yang khusus. Nah limbah masker yang ada di masyarakat  ini akan menjad perhatian kami,” ujarnya. 
 
Kujus Pawitra mengimbau agar warga yang membuah limbah masker agar dibungkus khusus atau disiram air sabun bekas cucian, sehingga dipastikan kuman di masker hilang. Dijelaskan, selama pandemi covid 19, volume sampah ke TPA berkurang. “Volume sampah dari upakara yadnya berkurang drastis, walau demikian, sampah rumah tangga masih mendominasi,” jelasnya. 
 
Kujus juga mengapresiasi masyarakat yang sudah mulai tertib membuang sampah, utamanya pengurangan sampah plastik. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Terlacak Autogate, DPO Pembunuhan AS Ditangkap di Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Teknologi autogate milik Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunjukkan efektivitasnya dalam menjaga pintu masuk Indonesia. Seorang warga negara Amerika Serikat berinisial AJP, yang masuk dalam daftar buronan aparat penegak hukum Amerika Serikat atas kasus pembunuhan, berhasil diamankan saat hendak memasuki Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Serius Pilah Sampah, Hotel Perbanyak Fasilitas Tempat Sampah Terpilah

balitribune.co.id I Denpasar - Sejak Pemerintah Provinsi Bali serius menangani persoalan sampah dari sumbernya yang mewajibkan warga Bali untuk mengelola sampah organik di kalangan rumahtangga, kebijakan ini juga disambut positif pihak pelaku usaha. Seperti yang dilakukan pengelola hotel di Bali serius untuk menangani sampah di tempat usahanya dengan cara memilah antara sampah organik dan anorganik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Beri Kelonggaran Laporan Tahunan Audited

balitribune.co.id I Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kelonggaran waktu bagi perusahaan asuransi, reasuransi, dan penjaminan dalam memenuhi kewajiban pelaporan keuangan serta pelaporan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Kebijakan tersebut diumumkan OJK melalui siaran pers pada Sabtu (25/4/2026) sebagai langkah menjaga kualitas pelaporan sekaligus memastikan kesiapan industri dalam memenuhi aturan yang berlaku.

Baca Selengkapnya icon click

Bali Siapkan Pajak 0% Kendaraan Listrik, Ini Bocorannya

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali tengah menyiapkan regulasi baru terkait pemberian insentif pajak bagi kendaraan listrik berbasis baterai. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat yang mendorong pembebasan pajak kendaraan ramah lingkungan di seluruh daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.