Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lomba Kreasi Membuat Instrumen Suling

Bali Tribune/ Peserta serius mengikuti lomba membuat instrumen suling di Kalangan Ayodya, Art Centre, Senin (17/6).
balitribune.co.id | Denpasar - Berkompetisi sekaligus Regenerasi itulah sekilas yang tersirat dari kegiatan yang ada di Kalangan Ayodya, Art Centre siang kemarin serangkaian kegiatan PKB ke-41. Nampak peserta sibuk mengulat dan membuat bagaimana uapaya menghasilkan atau menciptakan instrumen suling.
 
Tidak banyak memang yang tahu, bahwa guru I Made Rana mengajak muridnya untuk ikut berlomba membuat instrumen suling siang itu. “Ini bagi saya tidak hanya kompetisi, tapi juga untuk mempersiapkan generasi baru,” tutur Rana, yang juga salah satu peserta lomba.
 
I Made Rana duduk disamping I Putu Agus Sukarsana, dua-duanya merupakan perwakilan dari kota Denpasar untuk mengikuti lomba membuat instrumen suling. Dengan nomor undi 1 dan 2, guru dan murid itu saling berkompetisi. “Dia murid yang baru saja saya ajar, ya terbuka saja, berbagi ilmu,” tutur pembuat suling sejak tahun 1995 itu. 
 
Lomba membuat instrumen suling mengharuskan untuk membuat tiga jenis suling, yakni suling Gede, suling Penyalah dan suling Titir. Adapun nada suling disesuaikan dengan gamelan yang diberikan.
 
“Untuk persiapan peserta seperti saya, ini kan diberikan musik, kemudian kita menyesuaikan nada-nada yang diberikan, itu saja, bagaimana kita membuat agar nada dapat sesuai dan tidak menyimpang,” singkat Rana.
 
Lomba yang berlangsung 2 jam, peserta yang terdiri dari 8 kabupaten dan 1 kota mulai merangkai bambu yang sudah dibawa menjadi suling. Masyarakat pun turut hadir menonton dengan penuh seksama menyaksikan. Lomba berlangsung seru, ada yang sembari mencoba meniup-niup serulingnya, ada pula yang membongkar kembali untuk menyesuaikan nada-nada yang menyimpang.
 
Dikatakan I Gusti Ketut Sudhana, salah satu juri dalam perlombaan ini menyebut ada beberapa hal yang menjadi poin penting dalam kreteria penilaian juri adalah  seperti bahan, jenis bambu, bentuk bambu, kualitas bambu. Serta teknik pembuatan, seperti : lubang pemanis, siwer, lubang suling, kerapian, suara yang dihasilkan, kesesuaian  suara  antar suling dan saih gamelan yang kali ini menggunakan gamelan gong kebyar.
 
Adapun juara pada perlombaan ini diraih oleh; Nomor Undi 1 dari Kota Denpasar sebagai Juara 1, Nomor Undi 4 dari Kabupaten Tabanan sebagai juara 2, Nomor Undi 7 dari Kota Denpasar sebagai juara 3, dan nomor undi  dari Kabupaten sebagai juara harapan 1.
wartawan
Release
Category

Hari Pertama SPMB, 200 Calon Murid Incar SMPN 1 Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan - Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMPN 1 Tabanan langsung diwarnai lonjakan pendaftar, Senin (22/6). Dalam waktu dua jam sejak pendaftaran dibuka secara daring, tercatat ratusan calon siswa sudah mendaftarkan diri melalui berbagai jalur yang tersedia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkawinan Membawa Petaka, Istri Melahirkan, Suami Malah Laporkan ke Polisi

balitribune.co.id I Denpasar - Malang benar nasib seorang istri berinisial berinisial KC. Setelah hamil dan melahirkan anak, ia malah dilaporkan oleh suaminya berinisial RSL ke Polresta Denpasar dengan tuduhan tindak pidana penggelapan asal usul orang. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Klungkung Buka Kejurprov Catur Bali 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Atlet

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria, resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Bali Tahun 2026 di Gedung Balai Pesamuan Kerti Widya Mandala SMA Pariwisata Saraswati, Semarapura Tengah, Minggu (21/6/2026). Turnamen yang berlangsung selama tiga hari hingga 23 Juni mendatang ini diikuti oleh 281 atlet muda dari berbagai daerah di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Duta Gianyar Suguhkan Harmoni Tradisi dan Keanggunan Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Gianyar - Langkah para model mulai menapaki panggung Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Minggu (21/6/2026) malam. Tepuk tangan penonton pun mengiringi kemunculan Duta Kabupaten Gianyar yang mendapat kehormatan sebagai penampil pertama dalam Parade Busana Adat Bali pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Duta Kabupaten Gianyar tampil mempersembahkan identitas budaya Kabupaten Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click

Temuan Warga Meninggal di Pantai Segara Wilis, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

balitribune.co.id I Gianyar - Teka teki penyebab meninggalnya IPFG (43) di Pantai Segara Wilis, Desa Pering, Blahbatuh, akhirnya terungkap. Dari hasil pemeriksaan medis dan hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan kejanggalan lainnya atas meninggalnya Warga Banjar Palak, Keramas, Blahbatuh, Minggu (21/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.