Longsor Kembali Terjadi di Jalur Menuju Desa Trunyan | Bali Tribune
Diposting : 29 October 2021 03:12
SAM - Bali Tribune
Bali Tribune/ EVAKUASI - Petugas turunkan alat berat evakuasi material longsor pada jalur menuju desa Trunyan, Kintamani.

balitribune.co.id | Bangli - Longsor kembali terjadi di areal titik satu, perbatasan antara Desa Buahan dengan Abangbatudingding, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Kamis (28/10/2021) sekira pukul 11.30 wita. Material longsor berupa batu dan tanah menutup badan jalan. Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) turun lakukan evakuasi material longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli I Ketut Gde Wiredana saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya longsor di arela titik satu yakni perbatasan anatara desa Buahan dengan Abangbatudingding. “Kondisi tanah masih labil sehingga potensi longsor cukup tinggi,” ungkapnya

Lanjut Gde Wiredana, untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan maka jalur darat dari Desa Buahan tembus Trunyan ditutup .Menurut Gde Wiredana hasil kajian dari badan geologi Bandung disebutkan kalau kawasan sepanjang Desa Buahan sampai Trunyan saat ini sangat rawan dan berpotensi longsor. Disamping itu diatas bukit abang di beberapa titik terjadi retakan tanah, sehingga berpontesi longsor ketika turun hujan. ”Kami menghimbau agara masyarakat tetap menjaga kewaspadaan dan kesiapsiagaan,dan selalau mematuhi himbauan dari pemerintah,” jelasnya.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Perkim I Wayan Lega Suprapto mengatakan longsor yang terjadi sempat menutup akses jalan. Untuk proses evakuasi diturunkan satu alat berat jenis whealloeder yang memang stand by di Desa Kedisan. “Volume longsor tidak sebesar pada kejadian pertama, petugas kami sudah turun melakukan pembersihan,”  kata Lega Suprapto.

Hukum & Kriminal

Terpopuler