Longsor Tutup Akses Jalan dan Rusak Saluran Subak | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 02 Maret 2024
Diposting : 29 November 2022 14:42
SAM - Bali Tribune
Bali Tribune/ PERBAIKAN - Krama Subak Lumbuhan lakukan gotong royong perbaikan saluran air yang rusak akibat longsor.

balitribune.co.id | Bangli - Bencana longsor terjadi di ruas jalan Songlandak- Tiga tepatnya di Banjar Songlandak, Desa Pengiangan, Kexcamatan Susut pada Minggu (27/11/2022) pukul 16.00 Wita. Longsornya tebing setinggi hampir 15 meter mengakibatkan akses jalan tertutup material longsor. Selain itu tebing yang longsor merusak saluran air subak.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Perkim I Wayan Lega Suprapto mengatakan longsornya tebing mengakibatkan akses jalan sempat tidak bisa dilaklui kendaraan. Untuk proses evakuasi material longsor berupa tanah dengan ketinggian hampir 6 meter dan panjang sekitar 15 meter diturunkan alat berat jenis louder. ”Begitu dapat laporan petugas dengan bawa alat berat langsung turun kelokasi untuk proses evakuasi material longsor,” ujar Wayan Lega Suprapto, Senin (28/11/2022).

Lanjut Lega Suprapto, proses evakuasi material longsor dimulain sekitar pukul 16.30 wita samapai sekitar pukul 18.30 wita. Setelah material longsor berhasil dipindahkan selanjutnya dilakukan penyemprotan oleh petugas Damkar Bangli. ”Jalan kini sudah bisa dilalui kendaraan namun demikian kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, bila memungkinkan hindarai jalan yang  ada tebingnya, apalagi saat ini memasuki musim penghujan. longsornya tebing juga mengakibatkan rusaknya saluran air untuk Subak Lumbuhan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut,” ujarnya.

Fungsional Teknik Bidang Irigasi dan Sumber Daya Air Dinas PUPR Perkim Bangli, Ida Bagus Adnyana mengatakan longsor yang terjadi menyebakan saluran untuk air subak Lumbuan rusak. Langkah awal penanganan agar air dapat mengalir, pihaknya bersama karma subak lakukan kegiatan gotong royong perbaiki saluran tersebut. ”Panjang saluran air yang rusak sekitar 7 meter, agar air dapat mengalir telah dipasang pipa pada saluran air yang rusak,” ungkap IB Adnyana.