Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

LPD Bugbug Ajak Nasabah Berkegiatan Sambil Promosikan Objek Wisata Bukit Asah

Bali Tribune/LPD Bugbug Ajak Nasabah Berkegiatan Sambil Promosikan Objek Wisata Bukit Asah
balitribune.co.id | Karangasem - Lembaga Perkreditan Desa (LPD) mempromosikan keberadaannya dan produk-produk yang ditawarkan kepada masyarakat dengan cara melakukan jalan sehat. Seperti yang dilakukan LPD Bugbug melakukan jalan sehat berhadiah bersama masyarakat di destinasi wisata Taman Harmoni Bukit Asah, Desa Bugbug, Karangasem beberapa waktu lalu. 
 
Pemucuk LPD Bugbug, I Nengah Sudiarta menyampaikan selain sebagai kegiatan rutin tahunan, jalan santai tersebut juga sebagai ajang promosi LPD kepada masyarakat/nasabah. Sebab selama ini,  nasabah telah mempercayakan dananya dikelola oleh LPD.
 
"Jalan sehat dimulai dari Taman Harmoni Bukit Asah yang mana merupakan objek wisata baru saat ini yang notabena merupakan pengembangan usaha milik desa adat," ucap Sudiarta. 
 
Dimana kata dia, pengembangan infrastruktur jalan di objek wisata tersebut juga dibantu sepenuhnya oleh LPD atau dengan pemberian kredit lunak. Sehingga lebih memperlancar pembangunan objek Wisata Bukit Asah yang menjadi sumber pendapatan di desa adat.
 
Mengapa mempromosikan LPD melalui jalan sehat? Dikatakan Sudiarta karena 
melalui jalan sehat ini diyakini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan. "Hingga akhir Mei ini aset LPD Bugbug tembus Rp 64 miliar. Ini karena kepercayaan nasabah," katanya. 
 
Sementara itu, Kelian Adat Desa Bugbug, I Wayan Mas Suyasa mengatakan kegiatan yang berlangsung di objek wisata ini tentunya juga turut mempromosikan Taman Harmoni Bukit Asah. Dia berharap keberadaan Bukit Asah yang dikenal sebagai destinasi camping tersebut semakin banyak diketahui masyarakat. 
 
Begitupun Ketua BKS LPD Kabupaten Karangasem, Made Mastiawan, mengatakan adanya jalan sehat ini disamping membiasakan masyarakat hidup sehat juga akan membuat kepercayaan masyarakat terhadap LPD semakin meningkat. /uni
wartawan
Ayu Eka
Category

Sanggar Titi Bah Memukau PKB 2026, Arja Klasik “Kembar Buncing” Angkat Pesan Kesucian Jiwa dan Regenerasi Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Duta Kabupaten Badung, Sanggar Titi Bah dari Banjar Teguan, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, sukses memukau penonton saat tampil dalam Utsawa (Parade) Arja Klasik pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, Art Center Denpasar, Selasa (23/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lebih Bertenaga dan Aerodinamis, Intip Ketangguhan New Honda Vario Evo 160

balitribune.co.id | Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New Honda Vario Evo 160 sebagai generasi terbaru skutik 160cc yang hadir dengan evolusi desain, warna dan diperkaya fitur baru. Pilihan terbaru ini dipadukan dengan performa tinggi untuk memberikan pengalaman sensasi berkendara yang kencang dan memberikan kebanggaan bagi penggunanya.

Baca Selengkapnya icon click

Drama Kelahiran di Denpasar: Mengaku Lajang di Rumah Sakit, Istri Dilaporkan Suami

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang suami berinisial RSL resmi melaporkan istrinya, berinisial KC, ke Polresta Denpasar terkait dugaan tindak pidana penggelapan asal-usul orang. Laporan ini dipicu oleh tindakan KC yang diduga menyembunyikan status pernikahan dan kehamilannya saat proses persalinan anak pertama mereka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Menyala! Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Titik Nol Singaraja

balitribune.co.id | Singaraja - Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna serta Ketua TP PKK Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra, melakukan penyalaan lampu perdana di kawasan Titik Nol Kota Singaraja sejumlah 75 lampu trotoar, Selasa (23/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mengurai Persimpangan Sejarah dan Administrasi Negara: Bagaimana Taman Narmada Beralih Menjadi Aset Pemerintah?

balitribune.co.id | ​Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyentuh lapisan sejarah, hukum agraria, cagar budaya, dan rasa keadilan kultural: bagaimana mungkin Taman Narmada, yang dikenal sebagai warisan Raja Mataram Lombok, kini tercatat sebagai milik negara atau pemerintah?

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.