LVRI Badung Gelar Muscab di Petang | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 05 Desember 2021
Diposting : 14 September 2021 00:20
ANA - Bali Tribune
Bali Tribune/ LVRI - Sekda Wayan Adi Arnawa membuka Muscab ke-11, LVRI Kabupaten Badung tahun 2021 di Kantor Desa Petang, Senin (13/9).
balitribune.co.id | Mangupura  - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-11, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Badung tahun 2021 di Kantor Desa Petang, Senin (13/9/2021). 
 
Hadir Ketua DPD LVRI Provinsi Bali I Gusti Bagus Saputera, Danramil Petang Kapten Inf I Nyoman Mudiasa mewakili Dandim 1611/Badung, Kadis Sosial Badung I Ketut Sudarsana, Camat Petang, Perbekel Petang, Perhimpunan Indonesia Tiongkok (INTI) dan perwakilan ranting kecamatan LVRI Badung. 
 
Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan beras dari Perhimpunan INTI kepada veteran dan masker dari Kodim Badung. Secara khusus Sekda juga menerima buku dari Ketua DPD LVRI Bali.
 
Sekda Adi Arnawa menyatakan, peranan legiun veteran sangat diperlukan dalam hal pendidikan nasionalisme terutama di lingkup keluarga. Berbagai perkembangan di masyarakat sangat membutuhkan perhatian, pemikiran dan masukan orang-orang yang memiliki pengalaman. Keteladanan dari para veteran di masyarakat amat berpengaruh besar dalam membangun bangsa yang berkualitas.
 
"Dulu veteran berjuang menggunakan fisik dengan mengorbankan jiwa dan raganya. Namun sekarang dalam mengisi kemerdekaan, kita harus mampu menghadapi semua tantangan yang menghambat laju pembangunan. Salah satunya adalah tantangan mental dengan maraknya peredaran narkoba, termasuk tantangan menghadapi wabah Covid-19," ujarnya.
 
Ketua Antar Waktu LVRI Badung I Gst Ngr Sandiartha melaporkan, keberadaan veteran yang dibentuk berdasarkan Kepres No 103 tahun 1957 dan ditetapkan dengan UU No 15 tahun 2012 sampai saat ini belum memiliki personel yang tetap dan pasti. Pengurus DPC LVRI Badung saat ini merupakan kepengurusan antar waktu karena pengurus definitif, baik ketua dan beberapa pengurus lain meninggal dunia. Kepengurusan dilanjutkan dengan pengurus antar waktu hingga tahun 2021. Jumlah anggota veteran di Badung terdiri dari veteran pejuang 696 orang, veteran pembela 62 orang dan veteran perdamaian 8 orang. 
 
Sementara Ketua DPD LVRI Provinsi Bali I Gusti Bagus Saputera menjelaskan, veteran adalah warga negara Indonesia yang tergabung dalam kesatuan bersenjata resmi yang telah berjuang membela kedaulatan NKRI atau yang telah gugur membela negara atau ikut dalam perdamaian dunia. 
 
"Veteran adalah penghargaan pemerintah kepada warga negara yang telah berjasa untuk mempertahankan, membela kedaulatan NKRI," terangnya. 
 
Ada empat jenis veteran yaitu veteran pejuang kemerdekaan, veteran pembela (veteran trikora, dwikora, seroja), veteran perdamaian, dan veteran anumerta yang telah gugur. Veteran di Bali akhir 2020 berjumlah 1.963, namun telah banyak yang meninggal sehingga tahun ini berjumlah 1.700 lebih. Diungkapkan, Badung menjadi sentral revolusi fisik 45 dalam menghadapi Belanda, dimana pertempuran sengit mulainya terjadi di Badung baik melawan Jepang maupun Belanda serta tokoh pejuang umumnya lahir di Badung. Jadi Badung ini sangat strategis dan vital dalam revolusi fisik.