Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mabuk, Ancam Warga dengan Pedang

Bali Tribune/ MEDIASI- Pelaku dan korban pengancaman sepakat damai di Mapolsek Klungkung.
Balitribune.co.id | Semarapura - Terjadi peristiwa pengancaman dengan senjata tajam di kawasan Banjar Tangkas, Gelgel, Klungkung. Peristiwa yang sempat menggegerkan warga setempat ini terjadi, Senin (13/4) pukul 18.45 dengan TKP di depan rumah Wayan Palias Nynyuk.
 
Kapolsek Klungkung Kompol Nyoman Suparta, SH membenarkan kejadiaan aksi pengancaman dengan dua bilah pisau panjang dengan Pelaku Kadek Wiantara (16), alamat Br Tangkas Desa Gelgel Klungkung. Adapun yang menjadi korban pengancaman Gde Darma Cahyadinata (24) alamat Br Tangkas Desa Gelgel Klungkung dan Wayan Sugiarta (34) alamat sama. Motif kejadian diduga kesalahpahaman dengan pengaruh minuman keras, sedangkan modus pelaku mengancam korban menggunakan sebilah pisau panjang. Saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut Wayan Puspa dan Wayan Yusmantara.
 
Kejadian berawal dari kedua korban minum minum bersama dua orang  temannya di pinggir jalan di depan rumah Wayan Puspa. Tiba-tiba datang pelaku lewat dengan menaiki sepeda gayung dari salah satu teman korban melihat pelaku seraya merekam menggunakan HP.  Namun pelaku berkilah tidak merekam sehingga terjadi cekcok diantara mereka dan pelaku menantang  korban. Karena dilerai kemudian  pelaku meninggalkan lokasi dan kembali lagi dengan membawa senjata tajam berupa  pisau panjang dan mengejar kedua korban sehingga korban berlari menjauhi pelaku.
 
"Korban dan Pelaku  merupakan teman sesama satu banjar dan dalam pergaulan sehari tidak pernah ada masalah. Saat kejadian pelaku maupun korban dalam pengaruh minuman beralkohol. Pelaku sudah menandatangani pernyataan damai dan minta maaf kepada kedua saksi korban di atas meterai Rp 6 ribu," terang Kapolsek Kompol Nyoman Suparta. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Atasi Ancaman Limbah Rumah Tangga Berbahaya, Badung Luncurkan TPSSS-B3 di TPST Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Di tengah meningkatnya ancaman limbah berbahaya dari rumah tangga, Pemerintah Kabupaten Badung mengambil langkah konkret dengan meluncurkan Tempat Penampungan Sementara Sampah Spesifik B3 dan Limbah B3 (TPSSS-B3) di TPST Mengwitani, Rabu (3/6/2026). Fasilitas ini menjadi role model yang disiapkan secara khusus untuk menampung limbah rumah tangga berbahaya sebelum dikelola lebih lanjut oleh pihak berizin.

Baca Selengkapnya icon click

Bansos Rp2 Juta untuk Galungan Segera Cair, 82 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

balitribune.co.id I Mangupura - Kabar gembira bagi warga Badung yang beragama Hindu. Pasalnya, bantuan sosial (Bansos) hari raya Galungan akan segera dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.

Saat ini Pemkab melalui Dinas Sosial tengah mempersiapkan penyaluran Bansos tersebut dengan jumlah penerima mencapai lebih dari 82 ribu orang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sungai di Denpasar Dipenuhi Sampah, Pemkot Segera Panggil Kades Lurah

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah cepat menyikapi maraknya fenomena warga membuang sampah ke alur sungai dan drainase. 

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengundang seluruh camat, perbekel (kepala desa), serta lurah dalam rapat koordinasi darurat pekan depan guna memetakan titik rawan pembuangan sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

balitribune.co.id | Mangupura - Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaringan Pipa Transmisi Hancur Diterjang Longsor, Perbaikan Menunggu Pipa dari Pabrik

balitribune.co.id I Bangli - Perbaikan jaringan pipa transmisi sumber mata air Gamongan I di Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat tergerus longsor beberapa hari yang lalu butuh waktu yang panjang. Pasalnya untuk pergantian pipa yang hancur masih menunggu datangnya pipa pengganti  dari pabrik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.