Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mahasiswa ITB STIKOM Bali Nyaris Borong Semua Medali LKTI Faperta Fair 2 di NTB

Bali Tribune/Mahasiswa ITB STIKOM Bali yang meraih medali LKTI Faperta Fair 2 di NTB foto bersama Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan

balitribune.co.id | Denpasar - Ada kado istimewa menjelang HUT XX ITB STIKOM Bali pada 10 Agustus 2022 mendatang. Kado istimewa itu dipersembakan mahasiswa Fakultas Informatika dan Komputer Prodi Sistem Informasi ITB STIKOM Bali, I Kadek Seneng - I Ketut Mahendra, dan I Kadek Yogi Yanto - Putu Suarma Widiada, dalam Lomba KaryaTulis Ilmiah (LKTI) Faperta Fair 2, yang diselenggarakan Fakultas Pertanian Universitas Nahdlatul Wathan Mataram dan Yayasan Rizki Prima Sentosa, Lombok, NTB, 24-26 Juni 2022. 
 
 
Duet I Kadek Seneng - I Ketut Mahendra berserta tim berhasil meraih 4 penghargaan dalam LKTI Faperta Fair 2. Kompetisi tersebut diikuti 54 tim dari 44 perguruan  tinggi di seluruh Indonesia. Adapun tema Lomba Karya Tulis Ilmiah ini adalah “Ide dan Inovasi untuk Mewujudkan Indonesia yang Lebih Baik”. Lomba ini terbagi menjadi 10 bidang yaitu bidang pertanian, kesehatan, lingkungan, pendidikan, ekonomi, pangan, teknologi, hukum, pariwisata, sosial budaya.
 
 
I Kadek Seneng dan I Ketut Mahendra  beserta tim lainnya mengirimkan 2 karya dan lolos untuk ke tahap final yang dilaksanakan di Universitas Nahdlatul Wathan Lombok. Dua karya tersebut masuk 2 kategori bidang. Karya pertama dengan judul “ Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal melalui Lukisan Lontar Baligrafi” masuk kategori bidang hukum dan ekonomi, serta karya kedua dengan judul “My Journey Sebagai Pembangkit Gairah Pariwisata Bali Berbasis Sustainable Tourism” masuk kategori bidang sosial budaya dan pariwisata. 
 
 
Pada final presentasi, dua karya tersebut  meraih empat penghargaaan yaitu gold medal bidang hukum dan ekonomi, silver medal bidang sosial budaya dan pariwisata, favorit poster bidang hukum dan ekonomi, dan juara harapan 2 LKTI (umum). Sementara itu dalam ajang yang sama, rekannya I Kadek Yogi Yanto, Putu Suarma Widiada, dan satu lagi mahasiswa dari kampus lain berhasil memperoleh dua Bronze Medal untuk kategori bidang pendidikan dan bidang ekonomi & hukum. Dengan membawakan karya yang berjudul “Eksotis (Alat Pendeteksi Jenis Sampah Otomatis Guna Meningkatkan Kesadaran Anak dalam Memilah Sampah Sejak Dini) dan “Simpel (Sistem Marketing Petani Meilenial)”.
 
 
Sungguh pencapaian yang luar biasa ditorehkan oleh mahasiswa ITB STIKOM Bali. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa dan ITB STIKOM Bali. Semoga melalui prestasi yang ditorehkan dapat membawa nama ITB STIKOM Bali semakin bersinar baik di kanca nasional maupun internasional.
 
 
Pada tanggal 02 Agustus, mereka berkesempatan bertemu Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan untuk melaporkan prestasi yang mereka raih sekaligus sesi foto bersama. Pada kesempatan itu pula, Dr. Dadang Hermawan sangat mengapresiasi pencapaian yang telah diperoleh anak didiknya. (rls).
wartawan
RLS
Category

Jaga Motor Tetap Prima dan Aman, Astra Motor Bali Bagikan Tips Penggunaan Gas dan Rem

balitribune.co.id | Denpasar – Memasuki momentum libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), intensitas penggunaan sepeda motor di jalan raya diprediksi meningkat. Kondisi ini menuntut para pengendara untuk semakin memperhatikan teknik berkendara yang aman, termasuk menghindari kebiasaan memutar gas sambil menahan rem, khususnya pada sepeda motor matik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Resmikan Pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Era Baru

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster menghadiri sekaligus meresmikan dimulainya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125, yang dilaksanakan di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar, pada Senin (22/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Merayakan Natal di Tengah Kemerosotan Ekologis

balitribune.co.id | Sebentar lagi gereja sejagat merayakan Natal. Liturgi meriah, paduan suara gegap gempita. Banyak kota-kota di dunia juga di Indonesia memberi warna dan ciri tersendiri. Ada pohon natal menjulang tinggi, dihiasi lampu warna-warni. Pernak pernik Natal ini dipasang di banyak sudut kota, di mall, pusat keramaian dan sebagainya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.