Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mahasiswa Politeknik Pariwisata Bali Ciptakan Sistem Informasi POST Berbasis Web

Bali Tribune / APLIKASI - Seminar Hasil Aplikasi Manajemen Akuntansi Hospitaliti Kelas B di Kampus Politeknik Pariwisata Bali, Jumat (1/4).
 
balitribune.co.id | Denpasar - Inovasi positif dilakukan mahasiswa Manajemen Akuntansi Hospitaliti B 2018 Politeknik Pariwisata Bali. Mahasiswa berjumlah 28 orang itu membuat terobosan kreatif penyusunan sistem informasi akuntansi Point Of Sales for Transactions (POST) berbasis web di Desa Wisata Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.
 
Kordinator Program Studi Management Akuntansi Hospitaliti, I Dewa Ayu Rai Sumariati, SE, MSi menjelaskan, dipilihnya Desa Taro dari sekian Desa wisata yang ada di Bali karena pihak Politeknik Pariwisata Bali sudah ada MoU dengan pihak pengelola Desa wisata Tora. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan mahasiswanya, ditemukan beberapa kendala yang masih dialami Desa wisata Taro, terkhusus pada bidang akuntansi seperti pencatatan yang dilakukan masih manual dan belum sesuai standar akuntansi yang berlaku.
 
"Selain kita sudah ada MoU, dipilihnya Desa Taro karena sesuai dengan kebutuhan. Sistem pengelolaan masih menggunakan yang sederhana. Harapan kami, dengan menggunakan sistem informasi ini lebih akuntabel dan transparan," ungkapnya dalam Seminar Hasil Aplikasi Manajemen Akuntansi Hospitaliti Kelas B di Kampus Politeknik Pariwisata Bali, Jumat (1/4).
 
Ketua Aplikasi Management MAH B sekaligus sebagai perwakilan mahasiswa MAH B 2018 I Putu Ari Darma Putra mengatakan, Desa wisata Taro merupakan salah satu Desa wisata di Bali yang terletak di Kabupaten Gianyar. Desa Taro telah dinobatkan sebagai Desa wisata sesuai SK Bupati Gianyar Nomor; 429 tahun 2017 tentang “Penetapan Desa Wisata di Kabupaten Gianyar".
Namun berdasarkan hasil dari survey yang dilakukan, pihaknya menemukan beberapa kendala yang masih dialami oleh Desa wisata Taro terkhusus pada bidang akuntansi seperti pencatatan yang dilakukan masih manual, kurang efisien, masih adanya rentan kecurangan antara pihak Desa wisata dengan masing-masing rekanan usaha, dan kurangnya transparan antar rekanan usaha terhadap pihak Desa wisata.
 
"Berdasarkan hasil observasi yang kami dapatkan adapun beberapa hal yang telah kami rancang sebagai solusinya, seperti merancang sistem informasi akuntansi berbasis web dimana pada sistem tersebut nantinya dapat memudahkan Desa wisata Taro dalam melakukan pengecekan transaksi pendapatan. Selain sistem akuntansi berbasis web, kami juga telah membuat beberapa jenis bukti transaksi pendukung yang nantinya akan menunjang proses pencatatan pendapatan yang terjadi," ungkapnya.
 
Pengelola Desa Wisata Taro, I Wayan Gede Ardika, SE menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kampus Politeknik Pariwisata Bali dan mengapresiasi mahasiswa program studi manajemen akuntasi hospitaliti yang telah membuat terobosan yang sangat positif bagi Desa Wisata Taro dalam manajemen pengelolaan keuangan. "Kami sangat mengapresiasi sekali karena memang ini sesuai dengan kebutuhan kami. Nilai plusnya supaya lebih transparan dalam pendapatan Desa dan antara pihak pengelolah dengan para pelaku usaha yang ada di dalam Desa wisata Taro," katanya.
 
Direktur Politeknik Pariwisata Bali Drs Ida Bagus Putu Puja, M Kes yang diwakili Wakil Direktur 2, I Wayan Tuwi, SE, MSi mengatakan, ini merupakan proses belajar berkelanjutan. Para mahasiswanya menciptakan sistem informasi akuntansi POST berbasis web di Desa wisata Taro, Kabupaten Gianyar diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengelola. "Sangat membanggakan untuk penataan destinasi. Harapan kedepannya untuk kontribusi jangka panjang. Sistem ini baru langkah awal dan kurang akan dilakukan sosialisasi dan nanti akan dilanjutkan atau disempurnakan oleh adik semester mereka. Karena program ini akan berkelanjutan. Dan ini tidak akan berhenti disini saja, tetapi akan diberikan pemahaman baru pelatihan," ujarnya. 
wartawan
RAY
Category

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.