Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mainkan Drama Gong Calonarang, Seniman Muda Tampil Memukau

festival
ADEGAN PENUSUKAN - Salah satu adengan penusukan rangda dalam Calonarang Sawe Rangsasa.

SERANGKAIAN Jembrana Festival 2016, Sabtu malam (23/7), disuguhkan Drama Gong Calonarang, di di Panggung Terbuka Pura Jagatnata Jembrana. Yang menarik, pertunjukan kesenian tradisonal yang heroic dan juga sakral ini dimainkan oleh para seniman muda yang rata-rata masih mengeyam pendidikan. Mereka berasal dari Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana.

Meskipun masih muda para pemainnya mampu tampil menarik menghibur penonton.  Para “Pregina” yang merupakan anak-anak masih bersekolah, mampu tampil memukau membangkitkan gairah penonton yang sejak pukul 20.00 wita mendatangi acara pertunjukan kesenian tradisional yang nyaris punah ini. Gelak tawa penonton semakin terdengar saat Ayu Gondang yang merupakan putri sinting berhasil menguna-gunai pangeran Dharma Udayana mampu membuat penonton terhibur meski harus berjubel di Stage Ardha Candra Pura Jagatnata. Begitu juga adegan demi adegan diperankan mampu menggemparkan penonton, bahkan pada adegan calonarang dengan Dewa Ayu Mas Rangda metebek yang membuat seluruh para penonton tercengang dan tegang.

Di antara para penonton tersebut tampak Sekda Jembrana, Gede Gunadnya bersama Asisten II Ketataprajaan, Ketut Windra berbaur dengan ribuan masyarakat yang memadati Stage Ardha Candra Pura Jagatnata, Jembrana. Mungkin karena begitu menghayati pertunjukan tersebut, Seka Gunadnya tampak tegang saat menyaksikan adegan rangda metebek.

Ketua Drama Gong Darma Sanggraha Budaya, Desa Yehkuning, I Nengah Nidia mengatakan, dirinya merasa bangga terhadap remaja Desa Yehkuning ini, begitu juga para sekaa Drama ini meskipun anggotanya rata-rata anak sekolah mulai dari SMP dan SMA, mahasiswa, tetap mau diajak untuk berkarya guna mempertahankan budaya Bali terutama seni Drama Gong yang sudah mulai ditinggalkan ini. Menurutnya, pementasan berjudul “Sawe Rangsasa”, ceritanya ini sempat dipentaskan di Art Center untuk mewakili Jembrana dalam PKB beberapa bulan lalu.

Nidia mengatakan, cerita “Sawe Rangsasa” mengisahkan tentang awal mulanya Bumi Makepung Jembrana ini ada yang diawali dengan kedatangan para telik sandi dari tanah Jawa yang membuat tempat pertemuan di daerah Gilimanuk (Pulau Siap). Keberadaan pulau siap tersebut dikisahkan ada kerajaan yang bernama Bakungan. Selanjutnya, mengisahkan keberadaan wilayah Perancak, Samblong dan Sawe Rangsasa. Wilayah Perancak dikisahkan berasal dari Raja Bagus Ngurah Rangsasa yang singasananya berupa padmasana  encak (pecah) lantaran disembah oleh Raja Bakungan yakni Agung Kertha Wangsa lantaran dipaksa oleh Ngurah Bagus Rangsasa. lantaran tidak terima deengan singasananya pecah sehingga Bagus Ngurah Rangsasa berlari sambil menantang untuk berperang di areal Gelar.

Saat pelarian Bangus Ngurah Rangsasa tiba di wilayah Samblong yang kini berada di Kelurahan Sangkaragung dekat Perancak berasal dari pedagang China bernama Samhyong yang meninggal akibat terinjak oleh Bagus Ngurah Rangsasa yang saat lari terbirit-birit. Sementara, untuk Sawe Rangsasa ini dikisahkan merupakan tempat Bagus Ngurah Rangsasa tewas menabrak pohon besar saat berlari untuk mencari tempat berperang dengan raja Udayana yang rencananya ke areal Gelar.

wartawan
Putu Agus Mahendra

TASTI Bali Perkenalkan T-OPT, Solusi Suku Cadang Alternatif Berkualitas untuk Mobil Toyota

balitribune.co.id | Denpasar - PT TASTI Anugerah Mandiri selaku diler resmi suku cadang Toyota wilayah Bali menggelar acara silaturahmi dan sosialisasi bersama para pemilik toko suku cadang (partshop) di Hotel Aston Denpasar, Kamis (28/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click

Rumah Lansia Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

balitribune.co.id | Negara - Rumah permanen milik pasangan lanjut usia di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berambang, Kecamatan Negara, Jembrana, terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Dalam musibah tersebut, uang tunai yang diduga senilai Rp50 juta ikut terbakar bersama sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.