Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Manfaat Teknologi AI pada Industri Kecantikan di Masa Kini

Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | DenpasarTeknologi kecerdasan buatan atau AI telah membawa pertumbuhan yang signifikan di industri kecantikan, terutama ketika pandemi berlangsung di seluruh negara. Penerapan teknologi AI dan AR (augmented reality) ini menjadi kunci yang memperkaya pengalaman belanja konsumen secara online, sekaligus meningkatkan interaksi antara konsumen dengan brand kecantikan.  

Data dari The Bussiness Research Company, pasar AI global dalam bidang kecantikan dan kosmetik sendiri diproyeksikan mencapai US$3,97 miliar pada tahun ini, dengan tingkat pertumbuhan yang relatif tinggi yaitu sebesar 19,5 persen sampai tahun 2028. Hal ini menunjukkan, di masa depan minat untuk menerapkan teknologi AI di industri kecantikan masih sangat besar. Selain itu, potensi pengembangan teknologi AI juga masih terbuka sangat luas untuk memenuhi kebutuhan industri ini. Tentunya hal ini berkaitan dengan manfaat yang bisa diberikan oleh teknologi AI pada industri kecantikan itu sendiri.

Penyedia solusi teknologi kecantikan dan fesyen dengan AI dan AR, Alice Chang menjelaskan manfaat teknologi AI di industri kecantikan yakni memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi. "Konsumen masa kini memiliki ekspektasi personalisasi yang lebih baik dengan adanya kemajuan teknologi sebesar 73 persen berdasarkan data dari State of the Connected Customer," jelasnya dalam siaran persnya, Senin (22/7).

Manfaat lainnya adalah memberikan perjalanan belanja yang lebih memuaskan kepada konsumen. Dengan terkumpulnya data yang menunjukkan kebiasaan konsumen, teknologi AI dapat membantu memilihkan produk atau layanan lainnya sesuai untuk konsumen secara akurat, yang berujung pada penjualan. 

Disamping itu juga mengembangkan strategi bisnis lebih efektif dan efisien. "Bagi brand dan penyedia layanan kecantikan, penerapan teknologi AI dapat memberi solusi-solusi inovatif dan membuka kesempatan untuk melakukan berbagai pengembangan. Ini berlaku secara menyeluruh, mulai dari produk, penjualan, promosi, sampai operasional," imbuhnya. 

Lebih lanjut ia menyatakan, sebagai pengembang Beautiful AI terus menganalisa kebutuhan pasar dengan menyediakan inovasi untuk mempermudah brand untuk memberikan layanan dan rekomendasi produk kepada konsumennya. Karena saat ini, Teknologi AI memiliki peran penting dalam mengubah pengalaman berbelanja.

"Teknologi AI memiliki peran penting, terutama dalam menawarkan solusi yang dipersonalisasi untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus berkembang, dan mendorong kesuksesan bisnis. Menerapkan teknologi AI sangat penting bagi brand untuk tetap kompetitif dalam lanskap yang semakin digital, dimana pendekatan yang dipersonalisasi dan berbasis data menentukan masa depan ritel," tutupnya.

wartawan
YUE
Category

Badung Siapkan Asuransi Pertanian untuk 7.000 Hektare Sawah

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk 7.000 hektare lahan sawah pada 2026. Program ini ditujukan untuk melindungi petani dari risiko gagal panen sekaligus menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempertahankan lahan pertanian dan menekan alih fungsi lahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

balitribune.co.id | Jakarta - Transparansi mengenai sumber susu dan proses produksi menjadi bagian penting dalam membantu orang tua memahami produk nutrisi yang dipilih untuk anak. Tidak hanya mencermati informasi pada kemasan, orang tua juga perlu mengetahui dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga hingga menjadi produk akhir.

Baca Selengkapnya icon click

Inflasi Bali Naik 0,61 Persen pada Agustus 2026, Dipicu Peak Season Pariwisata

balitribune.co.id I Denpasar - Laju inflasi Provinsi Bali kembali meningkat pada Agustus 2026 setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi. Meningkatnya aktivitas pariwisata pada periode puncak kunjungan wisatawan, disertai tingginya permintaan sejumlah bahan pangan dan jasa, menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Perlu ke Jepang, Harper Kuta Bali Hadirkan Sensasi Tokyo Lewat “60 Seconds to Tokyo”

balitribune.co.id | Mangupura — Masyarakat Bali dan wisatawan yang tengah berlibur kini dapat merasakan atmosfer kuliner Tokyo tanpa harus meninggalkan Pulau Dewata. Harper Kuta Bali resmi menghadirkan “60 Seconds to Tokyo”, sebuah pengalaman kuliner yang membawa cita rasa dan semangat Japanese street food langsung ke Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.