Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Manfaatkan Liburan, Wisatawan Ikuti Wisata Edukasi

KERANG
pemembuat kerajinan kerang merupakan salah satu kegiatan wisata edukasi di Pulau Serangan, Denpasar

BALI TRIBUNE - Selama libur sekolah, wisatawan yang berada di Pulau Dewata dapat memanfaatkan waktu liburan dengan membuat kerajinan berbahan dasar kulit kerang. Aktivitas ini bisa dilakukan di  Sea Sell Crafting King Saguna Jaya di Pulau Serangan, Denpasar.

Menyambut kedatangan wisatawan pada musim liburan ini, rumah kerajinan yang dinahkodai oleh Made Kanan Jaya memiliki program wisata edukasi. Kegiatan ini diperuntukan kepada wisatawan yang datang ke Bali dan berniat untuk belajar membuat produk kerajinan berbahan dasar kulit kerang.

Kanan mengatakan, jika program ini sudah dijalankan sejak beberapa tahun lalu. Sebelum momen liburan, aktivitas membuat kerajinan kerang ini hanya dilakukan sesuai dengan kedatangan dan permintaan wisatawan. Sedangkan saat momen liburan, aktivitas tersebut diselenggarakan dengan jadwal yang terperinci dan waktu pelaksanaannya pun bisa setiap hari selama hari libur sekolah. "Waktunya tidak ketika momen liburan saja, tetapi kapan saja jika ada wisatawan yang datang dan ingin melakukan kegiatan ini," jelas Kanan beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh  wisatawan yang berlibur bersama keluarganya. "Untuk kegiatannya sendiri, bisa dilakukan oleh semua kalangan, baik itu orang tua ataupun anak-anaknya. Karena aktivitas ini bisa dikerjakan oleh semua kalangan," ujarnya.

Kanan menuturkan, selama mengikuti kegiatan membuat kerajinan kerang, wisatawan akan diajak untuk merangkai  hiasan meja, gantungan kunci hingga jepit rambut berbahan baku kulit kerang.

Kulit kerang yang digunakan untuk membuat kerajinan ini adalah sampah kulit kerang yang banyak ditemukan di sekitar Pulau Serangan.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Babak Baru Birokrasi Tabanan, Dinas PUPRPKP Dipecah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Melebur

balitribune.co.id | Tabanan - Momentum rotasi, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan pada Rabu (18/2/2026) menandai babak baru penataan birokrasi di awal tahun 2026. Selain penyegaran pejabat, kebijakan ini juga diiringi dengan pemekaran dan penggabungan sejumlah Perangkat Daerah sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Perangkat Daerah Raih WBBM dari KemenPAN-RB

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melalui Deputi Bidang Reformasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan yang telah menetapkan tiga Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Badung sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-238 Kota Denpasar, Memperkuat Partisipasi Disabilitas dalam Pelestarian Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial kembali menyelenggarakan Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (19/2).  Kegiatan yang mengusung tema “Widya Guna Sudha Paripurna” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Izin BPR Kamadana Dicabut, OJK: Nasabah Tenang, Simpanan Dijamin LPS

balitribune.co.id | Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-14/D.03/2026 tanggal 18 Februari 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kamadana, mencabut izin usaha PT BPR Kamadana yang beralamat di Jalan Raya Batur Kintamani, Batur Utara, Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Tak Kunjung Cair, Paguyuban Nasabah LPD Bedulu Terjebak Janji Manis Pengurus dan Bendesa

balitribune.co.id | Gianyar - Setahun sudah perjanjian kesepakatan antara nasabah, Ketua LPD, dan Bendesa Adat Bedulu ditandatangani, namun hingga kini realisasinya masih nihil. Nasib dana nasabah pun semakin tidak pasti lantaran pihak Bendesa Adat maupun Ketua LPD terkesan saling lempar alasan. Kondisi ini membuat para nasabah bimbang, terutama terkait biaya tambahan jika harus menempuh upaya hukum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.