Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Manfaatkan Media Sosial untuk Membangun Loyalitas Wisatawan ke Bali

Bali Tribune / Guru Besar Universite Bretagne Sud, Prancis Prof. Christine PETR

balitribune.co.id | Denpasar - Media sosial memiliki peran penting dalam pemasaran pariwisata sejak beberapa tahun belakangan. Media sosial juga menjadi sarana komunikasi efektif antara manajemen destinasi dan wisatawan, para pengelola dapat memprediksi ekpektasi wisatawan terhadap produk wisata yang seharusnya ditawarkan agar mereka merasa puas melakukan perjalanan wisata. Untuk meningkatkan loyalitas wisatawan terhadap Bali sebagai destinasi wisata unggulan diperlukan optimalisasi pemanfaatan media sosial dalam pemasaran pariwisata.

Hal itu diungkapkan Guru Besar Universite Bretagne Sud, Prancis Prof. Christine PETR saat hadir sebagai guest lecture (kuliah dosen tamu) Fakultas Pertanian Universitas Udayana, di Denpasar (10/11). Kegiatan tersebut dipandu Koordinator Pengampu Mata Kuliah Pengembangan Agrowisata Prodi Agribisnis Prof. Ir. I Gusti Ayu Oka Suryawardani, M.Mgt.,Ph.D. dan dihadiri kalangan dosen dan mahasiswa serta dibuka secara resmi oleh WD II FP Unud, Dr. Widhianthini, S.P., M.Si, Dalam sambutannya Dr. Widhianthini meminta mahasiswa dan dosen yang ikut kuliah tamu untuk menyimak materi yang disampaikan Prof. Christine karena sangat relevan dengan bidang kajian unggulan FP Unud yakni integrasi pertanian dan pariwisata. “Saya yakin kuliah tamu ini akan memberi manfaat besar demi kemajuan Fakultas Pertanian Unud,” tegasnya.

Prof. Christine menegaskan dalam memasarkan pariwisata perlu memperhatikan berbagai aspek meliputi:tipe produk wisata yang seperti apa disukai wisatawan, harga produk dan dimana mereka dapat membelinya dan bagaimana menyampaikan informasi untuk meyakinkan wisatawan. “Pengembangan produk wisata haru jelas produk inti dan pendukungnya, bagaimana mengemasnya dan nama atau brandnya harus mampu memberi gambaran jelas apa sejatinya produk wisata yang diunggulkan apakah wisata budaya atau agrowisata dan ekowisata,” tutur Prof. Christine. Untuk mengetahui preferensi wisatawan, pengelola destinasi wisata harus mempelajari postingan wisatawan di media sosial. Selanjutnya, harapan wisatawan tersebut direspon dengan baik sehingga wisatawan yang bersangkutan akan memiliki loyalitas tinggi berkunjung ke Bali.

Prof. Christine mengakui Bali merupakan destinasi pariwisata yang unik sehingga banyak wisatawan eropa termasuk Prancis bersedia jauh-jauh datang ke Bali. Agar kesetiaan wisatawan eropa semakin tinggi, maka komunikasi via media sosial perlu diintensifkan.

Mahasiswa FP Unud yang mengikuti kuliah umum mengaku sangat gembira dapat belajar langsung dari dosen yang tinggal di negara asal wisatawan.  Ni Wayan Mita Parameswari menanyakan apakah perbedaan kebiasaan orang Indonesia dan orang Eropa tidak berpengaruh tingkat kepuasan wisatawan? Prof. Christine mengakui perbedaan kebiasaan memungkinkan wisatawan merasa kurang puas. Misalnya, tingkat layanan yang tidak tepat waktu membuat wisatawan merasa bosan. “Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan penjelasan lebih detail, atau mereka dilayani dengan menggunakan pakaian yang berbeda dan unik, sehingga mereka penasaran atau merasa terhibur,” tuturnya. Pertanyaan lain terkait brand, pengelolaan agrowisata serta pandangan Prof. Christine terkait pemanfaatan subak sebagai destinasi agrowisata. Prof. Christine menegaskan sejumlah wisatawan berkunjung ke Bali untuk mempelajari subak. “Jadi bidiklah wisatawan dengan segmentasi khusus ini dengan promosi yang lebih gencar terkait aktivitas wisata yang dapat ditawarkan dalam subak,” pungkasnya. Ditambahkan, pengembangan agrowisata berbasis subak di Bali sebaiknya tidak hanya dikembangkan di Subak jatiluwih tetapi juga subak-subak yang lain. Jejaring antar subak sebagai deatinasi agrowisata harus dibangun sehingga keberagaman daya tarik wisata antar subak dapat ditawarkan untuk mengantisipasi kebosanan wisatawan. 

wartawan
ARW

DPRD Bangli Terima RAPBD 2027 Senilai Rp1,32 Triliun, Fraksi-Fraksi Tekankan Keadilan dan Efektivitas Anggaran

balitribune.co.id | Bangli - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Bangli, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.