Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mantan Ketua DPRD Bangli Terpilih Sebagai Bendesa Adat Bangbang

Ngakan Kutha Parwata
Bali Tribune / Ngakan Kutha Parwata. (ist)

balitribune.co.id I Bangli - Mantan Ketua DPRD Bangli, Ngakan Kutha Parwata periode (2014 - 2019) terpilih sebagai Bendesa Adat Bangbang, Tembuku, Bangli. Mantan Ketua DPC PDIP Bangli dua kali  periode ini, terpilih sebagai bendesa adat Bangbang, secara musyawarah mufakat, pada Minggu (5/7/2026). 

Sementara  proses pemilihan Bendesa Adat Bangbang telah dilaksanakan sejak tiga bulan lalu. Diawali dengan penjaringan calon bendesa yang saat itu, muncul 3 nama. Hanya saja, dalam perjalanan, satu orang mengundurkan diri sehingga menyisakan dua calon. Yakni Ngakan Kutha Parwata dan I Wayan Sutama. Singkat cerita, hasil pemilihan dari 258 pengarep (ayah karang) yang punya hak suara, Ngakan Kutha Parwata terpilih secara musyawarah mufakat

Disisi lain Ngakan Kutha Parwata saat dikonfirmasi  pada Senin (6/7/2026) membenarkan dirinya dipercaya oleh masyarakat sebagai Bendesa Adat Bangbang untuk masa bhakti 2026 - 2031. "Saya masih perlu belajar banyak soal adat. Konsepnya ngayah," kata mantan anggota DPRD Bali ini.

Menurutnya  pengalaman yang selama ini dilakoninya sebagai politikus dan di dunia birokrasi jauh berbeda dengan Adat. "Saat ini saya sudah tidak aktif lagi berpolitik aktif dan sudah tidak duduk lagi di kepengurusan partai politik. Itu juga bagian dari salah satu syarat yang ada di adat," ungkapnya. 

Lebih lanjut yang menjadi motivasi dirinya menjadi Bendesa Adat, lantaran sejauh ini pihaknya melihat fenomena di masyarakat setiap paruman krama justru enggan menyampaikan usulan. Sebaliknya setelah paruman, justru masyarakat  baru berani mengeluarkan pendapat. "Itu salah sebenarnya. Karena masukan dari perencanaan yang dibuat oleh lintas prajuru, mesti mendapat usul dan saran masyarakat. Kalau ini sudah bisa dilakukan maka tidak akan ada lagi cerita di luar pesangkepan karena sudah menjadi keputusan masyarakat. Nah, ini yang akan kita benahi," jelas Kuta Parwata.  

Selain itu, program kerja yang akan dilaksanakan kedepannya, kata Kuta Parwata akan meningkatkan untuk mencapai kesukertaan masyarakat secara  sekala niskala. Tindak lanjut dari itu, pihaknya segera akan menunjuk pendamping, diantaranya wakil bendesa, penyarikan (sekretaris) dan bendahara. "Sesuai agenda panitia pemilihan, mejaya-jaya (pelantikan) akan dilakukan pada Budha Kliwon Pahang (22 Juli) mendatang," pungkasnya.

wartawan
SAM
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.