Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Marak Diburu dan Diselundupkan, Penyu Jadi Maskot Pilkada Jembrana

Bali Tribune / Penyu Jadi Maskot Pilkada Jembrana

balitribune.co.id | NegaraPenyu yang kini keberadaannya di alam liar terancam oleh perburuan dan penyeludupan mengundang keprihatinan berbagai pihak. Berbagai Upaya dilakukan untuk mendukung konservasi reptile laut ini. Bahkan satwa langka dilindungi ini kini resmi dijadikan maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jembrana 2024.

Selain faktor kerusakan alam yang mengganggu habitat dan populasinya, penyu juga terancam oleh maraknya perburuan dan penyelundupan. Kendati sudah sering dilakukan pengungkapan hingga penindakan dan penegakan hukum terhadap pelaku penyelundupan penyu, namun pelaku terus kucing-kucingan dengan petugas agar memuluskan aksinya. Terbukti hingga kini masih ada saja penangkapan dan perdagangan illegal penyu. Dari kasus penyeludupan yang terungkap, panyu diselundupkan ke Denpasar melalui Jembrana.

Kondisi ancaman keberadaan penyu oleh ulah manusia ini kini menjadi perhatian serius serta mengundang keperihatinan dari berbagai pihak. Berbagai upaya kini terus digalakan untuk mendukung pelestarian satwa langka ini. Bahkan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana 2024 yang tahapannya saat ini telah berjalan menjadikan konservasi penyu sebagai ikon.

Penyu atau kura-kura kini dijadikan sebagai maskot perhelatan pesta demokrasi di bumi makepung. Maskot penyu ini digunakan setelah memenangkan sayembara KPU Jembrana.

Ikon penyu yang diberi nama Si Kura ini telah diluncurkan secara resmi Sabtu (8/6) malam bersamaan Jingel Pilkada Jembrana 2024.

Ketua KPU Kabupaten Jembrana I Ketut Adi Sanjaya Minggu (9/6/2024) mengakui maskot penyu ini diperoleh setelah sebelumnya dilakukan Lomba Desain Maskot Pilkada Jembrana. Ia menyebut maskot penyu ini telah melalui penjurian dengan berbagai kreteria penilaian hingga mengalahkan sembilan desain lainnya.

“Ada tujuh peserta dengan sembilan desain. Penyu ini yang menang dan terpilih,” ujarnya.

“Pesertanya juga ada dari luar Bali. Tetapi yang menang adalah desain karya warga Jembrana. Hadiahnya Rp 5 juta,” imbuhnya.

Ia mengakui pemakaian maskot penyu dalam penyelenggaraan Pilkada Jembrana 2024 ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian/konservasi penyu yang kini terus digalakkan dan apresiasi terhadap kinerja aparat penegak hukum yang selama ini telah mengungkap dan menindak pelaku penangkapan dan penyeludupan penyu. “Penyu ini hewan yang perlu dilestarikan bersama,” ungkapnya.

Ada nilai filosofi yang menurutnya juga menginspirasi penyelenggaraan Pilkada Jembrana 2024 dari ikon penyu ini. Dikatakannya setelah telur penyu menetas, tukik (anakan penyu) akan ke laut dan berjuang bertahan hidup.

“Ini nilai kemandirian, kebebasan, kesetiaan dan ketangguhan yang harus kita teladani,” ujarnya.

Ia juga menyebut penyu memiliki gerakan yang relatif pelan. “Bukan lambat tetapi alon-alon asal kelakon. Hikmahnya kita tidak mau cepat yang tergesa-gesa akhirnya salah. Tetapi kita mau pelan tetapi benar,” tegasnya.

Penamaan Si Kura merupakan singkatan dari Demokrasi Kedaulatan Rakyat Jembrana. Pihaknya berharap dengan penggunaan maskot penyu ini masyarakat bisa semakin peduli terhadap pelestarian alam khususnya satwa dilindung seperti penyu, serta meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

“Ini memotivasi kita menjadi lebih ramah terhadap alam dan dengan maskot satwa penyu yang sudah dikenal oleh masyarakat luas nantinya semoga partisipasi masyarakat bisa meningkat saat pencoblosan,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.