Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masih Ada Warga Miskin Tercecer di Badung

Gung Nadi Putra

BALI TRIBUNE - Masalah kemiskinan masih menjadi sosotan di Kabupaten Badung. Apa sebab? Pasalnya, kabupaten terkaya di Bali ini masih memiliki sejumlah kantong-kantong penduduk miskin. Pemerintah melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat pun didesat terus mendata warga Badung yang masih tergolong kurang mampu. “Meski ada desa/kelurahan mengklaim sudah nol persen kemiskinan, namun tidak menutup kemungkinan ada warga miskin yang tececer dan belum tersentuh bantuan pemerintah,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra belum lama ini. Nah, terkait hal itu, politisi Partai Golkar ini mengimbau instansi terkait dibantu aparat desa dan lingkungan setempat gencar mendata warganya yang masih berada digaris kemiskinan. “Kami minta dilakukan pengecekan kembali,” pintanya. Pihaknya di Komisi IV yang membidangi kesejahteraan sosial juga mengaku siap mendampingi Dinsos untuk turun ke desa/kelurahan guna memastikan senua warga miskin mendapatkan haknya.  “Kami siap bersama-sama turun ke lapangan. Dan kami meyakini masih ada warga miskin yang belum tersentuh bantuan,” terang Nadi Putra. Dan politisi yang akrab disapa Rahtut ini juga memberikan apresiasi semangat aparat desa untuk berlomba-lomba memperkecil angka kemiskinan di wilayahnya. Hanya saja ia mengingatkan agar data tingkat kemiskinan ini benar-benar valid. "Kalau memang sudah benar tidak ada warga miskin, tentu sangat bagus. Tapi, jangan sampai masih ada warga miskin tapi laporan nol persen kemiskinan,” pungkas Nadi Putra.  

wartawan
I Made Darna
Category

Patung Anyaman Bambu Octopus Queen Raih Rekor Muri

balitribune.co.id | Semarapura - Kadis Pariwisata Ni Made Sulistiawati mewakili Bupati Satria bersama Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan P, S.H., dan Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Kesuma Jaya, menghadiri kegiatan Ceremony Penghargaan Rekor MURI atas karya Patung Anyaman Bambu terbesar di Indonesia Octopus Queen yang berlokasi di Obyek Wisata Penida Swing Park, Banjar Sompang, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Kamis (25/9) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Klungkung Tinjau Pengerjaan Sodetan Aliran Sungai Tudad Bubuh

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menanggapi ancaman abrasi yang semakin parah di wilayah Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan. Bupati Klungkung I Made Satria meninjau pengerjaan sodetan aliran sungai Tudad Bubuh di Pantai Tegal Besar, Minggu (28/9). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Aksi "Ulah Pati", Badung Kebut Pemasangan Railing di Jembatan Tukad Bangkung

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengkebut pemasangan pagar railing di areal Jembatan Tukad Bangkung, Desa Plaga, Kecamatan Petang. Ini menyusul aksi ulah pati atau bunuh diri yang kembali terjadi di jembatan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Bersiap Hadapi Musim Hujan, Bupati Tinjau Trash Rack Tukad Mati dan Jalan Simpang Teuku Umar Barat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau alat penyaring sampah (trash rack) di alur Tukad Mati, Kelurahan Legian, Kuta, pada Jumat (26/9). Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, serta Plt. Kadis PUPR Kabupaten Badung I Nyoman Karyasa beserta jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gabungan Komisi di DPRD Badung Turun ke GWK, Siapkan Surat Pemanggilan

balitribune.co.id | Mangupura - Gabungan 4 Komisi di DPRD Kabupaten Badung, masing-masing Komisi I, II, III, dan IV, turun langsung mengecek lokasi penutupan akses jalan warga oleh manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Jumat (26/9) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Rai Mantra Soroti Lemahnya Sinkronisasi Program Makan Bergizi, Minta Pengawasan Diperketat

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota DPD RI asal Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra, menilai maraknya kasus keracunan massal akibat makanan yang disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah akibat lemahnya sinkronisasi kewenangan antara pemerintah pusat dan hal ini dinilai menjadi titik lemah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) untuk anak sekolah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.