Maskapai Rambah Rute Timur Indonesia di Hari Perhubungan Nasional | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 30 Oktober 2020
Diposting : 17 September 2020 19:07
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / Juliandra Nurtjahjo

balitribune.co.id | Denpasar – Bertepatan peringatan Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada 17 September 2020, maskapai penerbangan nasional berplat merah membuka empat rute baru di kawasan Timur Indonesia untuk penerbangan dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar menuju Baubau, Pomala, Luwu (Palopo) dan Selayar mulai hari ini (17/9). 

Direktur Utama Citilink Juliandra dalam siaran persnya yang diterima Bali Tribune menyampaikan, bertepatan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada hari ini, Citilink merambah ke Timur Indonesia dengan resmi membuka berbagai rute penerbangan baru dari Makassar menuju kota-kota lain di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara yang bertujuan untuk memperkuat konektivitas intra Sulawesi.

Pembukaan rute ini kata dia, merupakan bentuk komitmen dalam menghadirkan akses transportasi yang lebih mudah dan efisien khususnya bagi masyarakat yang hendak berkunjung menuju daerah-daerah yang penerbangannya masih terbatas. 

Penerbangan dari Makassar menuju Baubau, Pomala, Luwu (Palopo) dan Selayar akan dioperasikan menggunakan pesawat ATR 72-600. "Tidak hanya menghubungkan empat kota dengan kota Makassar, pembukaan rute baru ini juga memungkinkan masyarakat untuk dapat terhubung dengan kota-kota di Indonesia lainnya seperti Kendari, Jakarta, Surabaya dan Manado," jelas Juliandra.

Pembukaan berbagai rute baru ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di daerah, melancarkan kebutuhan distribusi logistik, serta memberikan kontribusi positif bagi berbagai sektor lainnya yang mendukung pariwisata Indonesia. 

Ia menegaskan maskapai ini senantiasa tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat diseluruh lini operasional penerbangannya baik dari pre, in, hingga post-flight dengan mengacu pada ketentuan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk dapat memastikan seluruh penerbangan berjalan secara optimal dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keamanan bagi seluruh pelanggan.