Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mati Mesin saat Berlayar Seorang Pesiunan Meninggal di Deck Kapal

KMP Trisakti Elfina
KMP Trisakti Elfina saat mengalami kerusakan mesin di tengah perairan Selat Bali, Selasa sore.

BALI TRIBUNE - Musibah laut kembali terjadi di perairan Selat Bali pada Selasa (11/7) sore. Kali ini salah satu kapal motor penumpang (KMP) yang melayani penyeberangan Jawa-Bali, KMP Trisakti Elfina mengalami kerusakan mesin saat berlayar. Akibatnya, kapal milik PT Trisakti Lautan Emas ini sempat mengapung beberapa jam dan membuat seluruh penumpang mengalami kepanikan, yang kemudian dilakukan evakuasi.

Syahbandar Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, I Made Astika dikonfirmasi melalui ponselnya Selasa (11/7) membenarkan adanya kejadian salah satu KMP yang melayani jasa penyeberangan Ketapang-Gilimanuk mengalami kerusakan mesin di tengah laut. Saat itu sekira pukul 14.27 Wita KMP Trisakti Elfina baru saja bertolak dari Dermaga LCM Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk dan akan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Kapal yang dinahkodai Winda Refandi tersebut saat kejadian mengangkut 1 unit truk tronton, 1 unit truk doble, 1 unit truk engkel, 4 unit kendaraan pribadi (roda empat) dan 11 orang penumpang. Sempat berlayar selama sepuluh menit hingga sampai di dekat lampu merah suar di sebelah barat Pura Segara, Gilimanuk atau sekitar 300 meter dari dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 14.30 Wita tiba-tiba mesin kapal mati karena mengalami kerusakan.

Kapal akhirnya mengapung beberapa jam dengan posisi kapal tetap seperti semula. Untuk mengurangi risiko, kemudian penmpang kapal dievakuasi oleh Polair, Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) atau syahbandar dan instansi terkait lainya kembali ke Pelabuhan Gilimanuk. Evakuasi terhadap penumpang KMP Trisakti Elfina dilakukan dengan menggunakan kapal lainnya yang merupakan KMP milik perusahaan pelayaran tersebut. Penumpang dievakuasi menuju Pelabuhan Penyeberangan Ketapang sedangkan terhadap kapal tersebut menurutnya akan dievakuasi dengan ditarik oleh kapal lain. Setelah kapal berhasil ditarik akan dilakukan pemeriksaan dan perbaikan mesin yang rusak.

Sementara Selasa pagi sekira pukul 04.00 Wita, salah seorang penumpang kapal KMP Mutis yang sedang berlayar dari Pelabuhan Penyeberangan Ketapang tiba-tiba terjatuh dari deck kapal. Dari informasi yang diperoleh di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang diketahui penumpang tersebut bernama I Dewa Gede Sumantra (70) dari Jalan Raya Ubud, Lingkungan Ubud Klod, Kabupaten Gianyar.

Purnawirawan TNI yang saat itu sedang melakukan perjalanan Tirta Yatra meninggal dunia sekitar pukul 04.00 Wita dalam perjalanan saat dilarikan menuju Puskesmas II Melaya di Gilimanuk. Saat itu ia bersama peserta Tirta Yatra dari Peguyuban Ubud, Kabupaten Ginyar melakukan perjalanan menggunakan bus Merpati Transport DK 9179 FB yang dikemudikan I Gede Putrawan (39) dari Mengwi, Kabupaten Badung.

Korban diketahui telah empat hari melakukan perjalan darat yakni berangkat pada Sabtu (9/7) dengan tujuan Pura Bale Kambang, Banyuwangi, Gunung Giri Arjuna, Malang dan Pura Lumajang di Kabupaten Lumajang.

Ketua Rombongan Tirta Yatra saat dihubungi lewat polselnya mengatakan sebelumnya sempat duduk di kursi dek kapal. Saat bangun dari tempat duduknya untuk membeli minuman di kantin kapal, tiba-tiba almarhum terjatuh saat kapal berada dipertengahan laut.

Awak kapal KMP Mutis yang akan sandar di Pelabuhan Gilimanuk yang melihat kondisi tersebut sempat memberikan pertolongan dengan bantuan oksigen. Namun ia mengaku tidak tahu pasti kronologis kejadiannya karena duduknya terpisah namun dari keterangan keluarganya, almarhum memang memiliki keluhan sesak. Namun dalam perjalanan almarhum dalam kondisi sehat. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol AA Gede Arka.

Dokter Jaga di Puskesmas II Melaya di Gilimanuk, dr. Lely menerangkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia sebelum tiba di Puskesmas Gilimanuk. Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis dikatakannya tidak ditemukan tanda-tanda luka bekas kekerasan pada bagian tubuh korban. Jenasah kini sudah disemayamkan dirumah duka.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Antrean Panjang di Ketapang, Sopir Truk Gelar Protes di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara - Padatanya arus balik menuju Bali di Ketapang, Banyuwangi hingga Senin (20/3/2026), menyebabkan diberlakukan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) oleh ASDP. Para sopir truk/angkutan barang yang tidak terangkut di Pelabuhan Gilimanuk pun sempat menggelar protes dengan memblokade aktivitas bongkar muatan kapal.

Baca Selengkapnya icon click

Dirjen Pajak Hapus Sanksi Keterlambatan SPT Orang Pribadi 2025 hingga 30 April 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan kebijakan relaksasi bagi wajib pajak orang pribadi terkait pelaporan dan pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025. Melalui siaran pers yang diterbitkan pada Senin (30/3), DJP mengumumkan penghapusan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran dan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan Orang Pribadi hingga 30 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penerima Bantuan Pangan di Tabanan Meningkat Jadi 38 Ribu KPM

balitribune.co.id I Tabanan - Jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Tabanan di 2026 ini mengalami peningkatan dari 20.000 menjadi 38.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kenaikan jumlah penerima ini juga diikuti dengan penyaluran bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk setiap keluarga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta Pimpin Prosesi Nedunang Ida Bhatara Batumadeg di Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, memimpin langsung prosesi Nedunang Ida Bhatara Batumadeg di Pura Besakih, Karangasem, Senin (30/3/2026). Prosesi ini merupakan bagian dari rangkaian karya agung Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) yang rutin dilaksanakan di pura terbesar di Bali tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Klungkung Siap Rehab 36 Unit Rumah Tak Layak Huni

balitribune.co.id I Semarapura - Hingga saat ini masih ada ratusan warga Kabupaten Klungkung yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ini dibuktikan dengan adanya ratusan usulan bedah dan rehab rumah yang masuk ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung. Namun, karena keterbatasan anggaran, Pemkab Klungkung baru baru dapat menganggarkan sebanyak 36 unit rehab rumah dan 28 unit bedah rumah di tahun 2026 ini. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.