Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mayat Tanpa Busana Tergeletak di Pura Desa Pakraman Banyuning

Bali Tribune/Petugas medis bersama kepolisian tengah mengevakusi mayat yg ditemukan di Jaba Tengah Pura Dalem Purwa Desa Pakraman Banyuning

Bali Tribune, Singaraja - Sesosok mayat dalam keadaan tanpa busana  ditemukan di jaba tengah Pura Dalem Purwa Desa Pakraman Banyuning  Kecamatan Buleleng, Kamis (21/2).Adanya temuan itu sontak membuat geger warga sekitar.Orang pertama yang mengetahui keberadaan mayat itu yakni Made Sukerta (49) sekitar pukul 16.00 wita,saat hendak memperbaiki listrik di jaba tengah Pura Dalem Purwa Desa Pakraman Banyuning. Sukerta  terkejut saat melihat seseorang dalam keadaan telentang tanpa busana disebelah utara Balai Lantang Jaba Tengah."Saya berniat memperbaiki instalasi listrik di Jaba Tengah dan melihat ada orang yang tertidur disebelah utara Balai Lantang Jaba Tengah.Setelah didekati ternyata sudah tidak bernyawa sehingga saya menghubungi teman saya untuk kemudian melaporkan ini,” terang Sukerta kepada polisi.Karena takut temuan itu pun kemudian disampaikan kepada Ketut Wirsana (50), warga Dusun Bukit, Desa Jinengdalem Kecamatan Buleleng yag lantasa  menghubungi aparat kelurahan dan desa pakraman.Penemuan mayat tanpa busana itu selanjutnya ditangani Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja.Dari hasil  identifikasi diketahui korban bernama Gede Puja (50) yang diketahui mengalami gangguang kejiwaan.Hasil olah TKP oleh polisi ditemukan  barang bukti berupa sebuah naji, satu celana dalam dan jaket warna hitam termasuk uang tunai sebesar Rp. 47.500,-. Untuk memastikan penyebab kematian korban, Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja setelah melakukan olah TKP membawa jenazah ke RSUD  Buleleng dengan mengunakan mobil ambulan PMI Kabupaten Buleleng.   

Sementara itu hasil pemeriksaan tim medis RSUD Buleleng  ditangani dr.Stepanie Natalia,ditemukan sejumlah luka pada tubuhnya.Pada visum luar terhadap kondisi korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 2 jam.Terdapat luka lecet lebih kurang 5 cm pada punggung, luka lecet pada kaki kanan, kepala bagian belakang terdapat benjolan, dada dan perut terdapat luka memar, keluar darah di bagian hidung.(war)

  

wartawan
Khairil Anwar
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.