Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Melaspas" Akhir Pembangunan Patung GWK Sebelum Diresmikan

MELASPAS - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan foto bersama usai ritual melaspas Patung GWK

BALI TRIBUNE - Patung yang diklaim menjadi nomor tiga tertinggi dan pertama terlebar di dunia telah dilakukan pemlaspasan atau ritual pensucian menurut agama Hindu Dharma untuk membersihkan bangunan tersebut secara niskala. Rangkaian ritual upacara agama tersebut ditujukan agar tercipta keselarasan antara Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park dan Patung GWK dengan alam dan manusia di sekitarnya. Pemlaspasan Patung GWK yang terletak di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Rabu (8/8) dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, Presiden Komisaris PT Garuda Adhimatra Indonesia, Sang Nyoman Suwisma serta Presiden Komisaris Alam Sutera Group, Haryanto Tirtohadiguno. Pastika mengatakan bahwa dengan rampungnya patung GWK, diharapkan bisa menjadi ikon baru bagi pariwisata di Bali. Selain itu, adanya patung ini juga dapat memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat Bali serta masyarakat Indonesia dalam memajukan iklim pariwisata Bali khususnya. Dia berharap agar patung ini dapat dijaga dengan baik oleh semua pihak, sehingga tetap berdiri kokoh dan dapat dinikmati oleh setiap orang yang ada di Bali. Terkait kekhawatiran masyarakat ditengah gempa yang melanda NTB dan Bali saat ini, dimana menurutnya bahwa safety yang telah dirancang dan dibangun pada patung GWK tersebut sudah memenuhi standar keamanan internasional juga telah memenuhi standar bangunan tahan gempa. "Masyarakat tidak perlu khawatir karena keamanan patung ini sudah memenuhi standar tahan gempa. Jadi akan tetap berdiri kokoh. Untuk itu saya minta masyarakat untuk ikut menjaga dan melestarikan karya seni masyarakat kita ini," tegas Pastika. Seperti diketahui pada tahun 2012 Alam Sutera mengakuisisi kepemilikan kawasan GWK Cultural Park. Pihak Alam Sutera melakukan berbagai pembenahan  guna mengembangkan GWK Cultural Park sebagai kawasan wisata budaya terbaik di Bali bahkan Indonesia dan membangun patung Garuda Wisnu Kencana secara komprehensif. Keseluruhan Patung GWK menjulang tinggi hingga 121 meter di atas sebuah bangunan pedestal. Dengan bentang sayap mencapai lebar 64 meter, ikon landmark termegah di Bali ini berdiri gagah di puncak bukit Ungasan di dalam kawasan GWK Cultural Park. Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dengan pelaksanaan acara ritual pemlaspasan progres penyelesaian Patung GWK sudah mencapai 99 persen. "Ini tinggal penambahan taman yang bisa memperindah pemandangan di sekitar Patung GWK," ucapnya. Sebelumnya kata dia, Presiden World Bank sudah sempat mengunjungi Patung GWK. Saat itu, Menteri Luhut sudah menjanjikan pada pelaksaan konferensi IMF-World Bank, Oktober 2018 mendatang patung GWK akan selesai dengan sempurna. "Ini dibuktikan dengan acara pemlaspasan, Patung GWK sudah bisa diselesaikan," tegas Luhut. Saat pelaksanaan meeting IMF-World Bank, kawasan Patung GWK ini akan dijadikan tempat pelaksanaan welcome dinner dan sekitar 189 negara akan meramaikan konferensi bank dunia tersebut. 

wartawan
Ayu Eka Agustini

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.