Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mempertahankan Sawah dan Hindari Alih Fungsi Lahan

TMMD
TMMD-Didampingi Pasiter, Kapten Inf I Made Mustika, Dandim 1611 Badung, Letkol Czi M Leo Pola Ardiansa Saragi, SH (tengah) mendapat arahan dari Danrem 163/Wira Saty,a Kolonel Inf I Nyoman Cantiasa, SE, saat bersama Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, meninjau sasaran lokasi TMMD di Subak Kerdung, Pedungan, Densel, Selasa (20/9).

Denpasar, Bali Tribune

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran aparat TNI, khususnya pihak Kodim 1611/Badung yang menggagas ide untuk mempertahankan lahan sawah di tengah Kota Denpasar. Sekaligus menghindari alih fungsi lahan akibat pesatnya gempuran pembangunan sejumlah infrastruktur, terutama di bidang kepariwisataan.

“Kami memberikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD di Subak Kerdung, Pedungan, Densel. Karena bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka perlu mendapat dukungan dari semua pihak serta pastisipasi masyarakat secara aktif, terutama untuk memperahankan lahan sawah dan jalur hijau serta menghindari alih fungsi lahan di Kota Denpasar,” ujar Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, usai membuka pelaksanaan TNI Manunggal Mermbangun Desa (TMMD) ke-97 TA 2016 di Lapangan Argasoka, Sesetan, Denpasar, Selasa (20/9).

Seusai mendengar paparan dari Dandim 1611 Badung Letkol Czi M Leo Pola Ardiansa Saragi, SH., selaku Dansatgas TMMD ke-97 TA 2016 di Kantor Camat Denpasar Selatan (Densel), didampingi Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf I Nyoman Cantiasa, SE, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Heri Susanto dan sejumlah tamu undangan, Jaya Negara yang mewakili Wali Kota Denpasar Rai Dharma Wijaya Mantra menuju Lapangan Argasoka, Sesetan, dan meninjau sasaran lokasi TMMD di Subak Kerdung, Pedungan, Densel.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini sebagai gayung sambut program Wali Kota Denpasar tentang Pencanangan Subak Lestari di Tahun 2017, dimana segala permasalahan dari hulu sampai hilir bisa tertangani dengan baik. Pelaksanaan TMMD ini bersamaan dengan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-13 TA 2016 di Kota Denpasar, sekaligus pengukuhan DPD LPM Kota Denpasar.

TMMD katanya, merupakan suatu keterlibatan TNI dalam pembangunan desa yang pada hakekatnya merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di desa. Sebagimana tertuang dalam butir ke-3 Nawacita, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran atau dari desa.

“Sementara kegiatan bulan bhakti gotong royong adalah implementasi budaya gotong royong yang telah mengakar di negara kita (Indonesai) melalui semangat kebersamaan, persaudaraan, persatuan, dan kesatuan untuk bersama-sama serta bersatu padu membangun daerah masing-masing. Karena program tersebut sebagai salah satu wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat,” kata Jaya Negara.

Kegiatan ini juga sangat mendukung pelaksanaan pelestarian dan nilai-nilai gotong royong untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Kesemuanya ini untuk mengatasi berbagai masalah di bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial, budaya, lingkungan seperti masalah kebersihan, khususnya pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu saya mengajak seluruh komponen masyarakat Bali bersama komponen TNI untuk bersama-sama mensuksesan pembangunan daerah dalam mewujudkan masyarakat Bali yang maju, aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.

Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf I Nyoman Cantiasa, menjelaskan, pelaksanaan TMMD di wilayah Korem 163 Wira Satya di jajaran Kodam IX/Udayana kali ini digelar di dua lokasi, yaitu di Kodim 1611/Badung dan Kodim 1617/Jembrana. TMMD ini adalah kegiatan terpadu dan kegiatan lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, kementerian, lembaga non kementerian, Pemda, dan semua komponen masyarakat yang kesemuanya terintegrasi untuk akselerasi pembangunan.

“Ini semua merupakan aspirasi dari masyarakat, terutama untuk pembuatan jalan usaha tani dalam menghadapi gempuran pembanguan pariwisata. Sehingga Pemda, khususnya Pemkot Denpasar merancang keberadaan sawah-sawah pertanian di tengah Kota Denpasar, agar jangan sampai hilang,” sarannya.

Pembanguan jalan usaha tani (JUT) memiliki fungsi ganda, selain untuk membantu para petani dalam hal akses transportasi untuk menjual hasil pertanian dan bagi masyarakat, keberadaan JUT ini bisa dimanfaatkan sebagai lokasi jogging track dan olahraga bersama sambil menikmati keindahan sawah di tengah kota. “TNI siap melakukan pendampingan agar para petani tidak sampai mengalami gagal panen. Dan di wilayah ini sebagai percontohan untuk mempertahankan, menyelamatkan, sekaligus melestarikan lahan sawah dari gempuran pembangunan pariwisata di tengah Kota Denpasar,” tegas Danrem.

Acara pembukaan TMMD dimeriahkan dengan lomba yel-yel antarsiswa pelajar SMP dan SMA se-Denpasar, yang diwakili para siswa pelajar yang tergabung dalam Pramuka Saka Wira Kartika, SMPN 6, SMPN 9 dan SMAN 2. Juga lomba pembuatan penjor, pelayanan KB kesehatan, pengobatan umum dan pemberian kacamata baca secara gratis, serta penyelenggaraan pameran potensi wilayah masyarakat di Kecamatan Densel.

Didampingi Kasdim 1611/Badung, Mayor Czi Dedi Hariyadi dan Pasiter Kapten Inf I Made Mustika, Dandim menambahkan, sasaran fisik dalam TMMD kali ini, yaitu pembuatan jalan usaha tani (JUT) dan jogging track sepanjang 4,3 kilometer dengan lebar 1,5 meter, pembangunan jembatan, serta bedah rumah milik I Made Weji di Banjar Pitik, Pedungan, Densel.

Komandan SSK TMMD ke-97 TA 2016 Mayor Kav Edy Surnoto, saat ditemui di Poskotis TMMD di Br Pitik, Pedungan, Densel, menuturkan, selama pelaksanaan TMMD (20 September-19 Oktober 2016) diselingi dengan kegiatan sosialisasi kesadaran berbangsa dan bernegara, Rabu (21/9). Termasuk kegiatan lomba menyanyikan lagu-lagu perjuangan antarsiswa SMP dan SMA se-Kota Denpasar, bahkan untuk menyemarakkan kegiatan tersebut akan digelar panggung hiburan rakyat dan pemutaran film perjuangan di Wantilan Pura Dalem Banjar Pitik, Pedungan, Densel, Kamis (22/9).

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click

Safety First! Tips Jaga Kondisi Rem Tetap Optimal dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan berkendara menjadi hal utama yang tidak bisa ditawar, terutama saat menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Melalui edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Bali mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sistem pengereman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.