Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Kecamatan Buleleng Siapkan Isolasi Terintegrasi

Bali Tribune / Lurah Seririt IGB Sarpa Wijaya bersama Kelian Adat Desa Adat Seririt,Ketut Sukarna Pura
balitribune.co.id | Singaraja - Pasca Bupati Buleleng keluarkan surat edaran isolasi khusus untuk warganya yang baru pulang bekerja diluar negeri maupun datang dari daerah transmisi lokal, sejumlah desa telah bertindak sigap dengan membangun tempat karantina khusus. Dari pantauan nampaknya Kecamatan Buleleng telah menyiapkan lokasi isolasi khusus untuk warganya yang baru tiba dari luar negeri. Begitu juga beberpa desa di kecamatan Banjar. Hanya saja, Kelurahan Seririt masih belum memutuskan lokasi isolasi khusus mengingat Camat Seririt I Nyoman Riang Pustaka belum melakukan koordinasi dengan kelurahan.
 
"Setelah terima SE Bupati, bersama dengan Kelian Adat Seririt kami melakukan koordinasi dan sudah melakukan survei lokasi karantina. Namun kami masih menunggu tindak lanjut dari Camat Seririt sebagai pelaksana kegiatan itu di Kelurahan Seririt," jelas Lurah Seririt, IGB. Sarpa Wijaya, Senin (13/4).
Namun demikian, Sarpa Waijaya memastikan lokasi isolasi khusus telah disiapkan dengan dua alternatif, yakni di TK Seririt atau beberapa lokasi SD. "Jika diperlukan kami telah siap dengan lokasi hanya saja untuk sumber anggaran kami belum tahu karena itu ada di kecamatan," kata Sarpa Wijaya didampingi Kelian Adat Desa Adat Seririt, Ketut Sukarna Pura.
 
Sementara itu, Camat Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, mengatakan, Kecamatan Buleleng membuat  karantina mandiri terpusat di SD 1 Banjar Jawa jalan Ngurah Rai Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja.
Beberapa ruang telah disiapkan sebanyak 4 ruang masing-masing satu ruang untuk 4 orang.
Hingga saat ini, kata Dody, pekerja migran yang sudah masuk sebanyak 5 orang terdiri dari 4 orang pria dan 1 orang perempuan. "17 kelurahan kami fasilitasi karena nanti diperkirakan satu SD itu tak cukup menampung pekerja migran yang bakal datang," katanya.
 
Selain itu, untuk menerapkan mekanisme social distancing, Dody mengaku tak cukup satu tempat karena itu pihaknya menyiapkan tempat isolasi lainnya agar tidak terlalu sesak. "Kami berhitung soal rasio kecukupan antara MCK dengan jumlah orang sehingga kami siapkan tak kurang 100 bad untuk antisipasi kedatangan pekerja migran," imbuh Dody.
 
Dody menyebut, estimasi pekerja migran yang akan pulang kampung sebanyak 300 orang. Dan itu, katanya berdasarkan data dari masing-masing kelurahan.
"Datangnya bergelombang, namun ada juga yang tidak kami ketahui kapan datangnya. Karena itu kami tidak under estimate dengan menyiapkan 100 tempat tidur dengan masa karantina 14 hari," ujarnya.
 
Isolasi khusus, kata Dody bukan untuk menstigma namun bertujuan memutus rantai persebaran Covid-19.
"Dibeberpa kasus saat dilakukan rapid tes dibandara hasilnya negatif namun direntang masa inkubasi 14 hari tiba-tiba positif. Nah itulah pentingnya dilakukan isolasi khusus ini untuk memutus mata rantai Covid-19," tandasnya.
 
Sedang di Kecamatan Banjar, ruang isolasi khusus menempati beberap kamar di sebuah home stay. Camat Banjar, Gede Arya Suardana, mengatakan, bersama seluruh kepala desa/perbekel dan Satgas Desa tengah melakukan persiapan menyiapkan ruang isolasi." Kami akan menggunakan sekolah dan  home stay, untuk ruang isolasi khusus," jelas Arya Suardana. 
 
Menurutnya, sudah semua desa di wilayah Kecamatan Banjar menyiapkan tempat isolasi khusus bagi pekerja migran yang datang pasca terbitnya SE Bupati 10 April. 
"Untuk mendukung pemantauan kesehatan pekerja migran, para petugas medis dari puskesmas sudah siap melakukan tugasnya dalam upaya memotong rantai penyebaran Covid-19," tandasnya.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click

Klasterku Hidupku BRI, Usaha Keripik Ayam Biru di Denpasar Terus Berkembang dan Berdaya

balitribune.co.id | Denpasar - Di sela rutinitas mengurus rumah dan keluarga, banyak ibu rumahtangga diam-diam menyimpan mimpi untuk membantu perekonomian keluarga. Mimpi itu kadang dimulai dari hal sederhana, seperti camilan rumahan yang dibuat dari dapur sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.