Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mendagri Dorong Dukcapil dalam Genggaman

Bali Tribune / RAKORNAS - Usai memberikan sambutan saat Rakornas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2022 di Nusa Dua, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan keterangan pers didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster dan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh
balitribune.co.id | Badung - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian mendorong digitalisasi data kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil) untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik. Ia meminta Dukcapil melakukan terobosan dalam genggaman yang bisa diakses hanya dengan menggunakan smartphone atau ponsel cerdas. Sehingga kedepan masyarakat Indonesia tidak perlu lagi membawa blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik karena datanya tersimpan di dalam ponsel atau digital. 
 
"Semuanya masuk ke smartphone, verifikasi cukup menggunakan smartphone, pembayaran menggunakan smartphone yang di smartphone itu berisi data-data di KTP-nya. Itulah yang berarti in your palm (di genggamanmu), bukan lagi in your wallet, sehingga blangko (KTP) tidak lagi di dalam dompet. Karena blangko hilang bingung. Ini yang akan sedang dikerjakan. Tapi kita cari waktu yang tepat untuk disosialisasikan ke masyarakat," ucapnya saat Rakornas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2022 di Nusa Dua, Badung, Selasa (8/2).
 
Menteri Tito Karnavian mengharapkan, jajaran Dukcapil terus mengikuti perkembangan teknologi informasi, karena kedepannya teknologi akan semakin berkembang. "Kita jangan mau ketinggalan, kita ambil keuntungan atau nilai plus dari perkembangan revolusi teknologi informasi yang terus bergerak untuk beradaptasi, demi kepentingan kebaikan terutama untuk layanan publik," tegasnya.
 
Ia menyebutkan, saat ini 99,2% data kependudukan di Indonesia yang sudah masuk big data. Digitalisasi big data dilengkapi fitur-fitur, sehingga sulit digandakan atau dipalsukan, karena menggunakan sidik jari dan pengenal wajah. "Ini lompatan bagus mempermudah pelayanan publik untuk mengurus dokumen-dokumen Kedukcapilan lebih mudah, karena banyak yang menggunakan online dan dapat dijadikan basis data untuk pemerintah, swasta dalam rangka mempermudah pekerjaan terkait rencana pembangunan," paparnya. 
 
Selain untuk mengetahui berapa angka kelahiran maupun data stunting, menurut Menteri Tito Karnavian di masa pandemi Covid-19 data Dukcapil dapat digunakan untuk testing, tracing dan PeduliLindungi bahkan pendataan penerima bantuan sosial yang digunakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.  
 
Kendati masih ada beberapa persen yang belum masuk di big data, pihaknya tetap mendorong untuk mencapai 100%. "Meskipun saya tahu ini tidak mudah, negara sebesar ini, area luas bukan main ada 3 time zone. Kita lebih berat karena penduduk ada di pulau, gunung, lembah, ada yang internetnya masih lemot. Ini tantangan bagi kita, tapi jangan pesimis, terus maju untuk membuat perubahan-perubahan," katanya. 
 
Pada kesempatan Rakornas dengan tema SIAK Terpusat: Layanan Adminduk Digital dalam Genggaman Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian meminta evaluasi terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki. "Hal yang paling penting adalah perbaikan kultur kerja, integritas personel. Lakukan tindakan tegas jika ada pungli," cetusnya. 
 
Sementara itu Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan secara nasional perekaman KTP elektronik sudah 99,21%, akta kelahiran 96,57% dan kartu identitas anak 41,98% diatas target RPJM nasional. "Pelayanan lebih cepat dan aman dengan adanya layanan digital yaitu Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat," imbuhnya.
wartawan
YUE
Category

Estuary Dam Suwung Surut, PDAM Tirta Mangutama Terancam Krisis Air Baku

balitribune.co.id | Mangupura - Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk produksi air bersih di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut terlihat dari menyusutnya muka air di Estuary Dam Suwung yang menjadi salah satu sumber bahan baku utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Rokok Ilegal Marak di Badung, Tim Gabungan Sita 23 Slop dan 15 Bungkus dari Warung

balitribune.co.id | Mangupura - Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Badung mulai mendapat perhatian serius. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung bersama Kantor Bea Cukai Denpasar menggelar inspeksi mendadak (sidak) dengan menyasar sejumlah warung dan tempat usaha yang diduga menjual rokok tanpa cukai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi I DPRD Badung Tinjau Pasar Ikan Higienis Kedonganan, Hibah Aset Rp 6,15 Miliar Masuk Tahap Pembahasan

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi I DPRD Kabupaten Badung bersama Ketua DPRD Badung melakukan peninjauan lapangan ke Pasar Ikan Higienis Kedonganan, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi terhadap permohonan hibah sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Badung kepada Desa Adat Kedonganan.

Baca Selengkapnya icon click

Capaian Pendataan Perlinsos Digital di Badung Masih Rendah, 79 Ribu KK Belum Terdata

balitribune.co.id | Mangupura - Pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital di Kabupaten Badung masih menghadapi tantangan, khususnya di kawasan Kuta. Kecamatan Kuta bersama Kuta Utara dan Kuta Selatan tercatat sebagai wilayah dengan capaian pendataan terendah hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Peringatan Dini dan Respons Bencana, BPBD Bali Eksplorasi AI

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika cuaca ekstrem melanda beberapa wilayah sekaligus, informasi kebencanaan dapat mengalir dari berbagai sumber dalam waktu yang bersamaan. Laporan masyarakat, pemerintah daerah, media sosial, hingga petugas lapangan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, bagaimana memastikan informasi yang berlimpah tersebut dapat diolah menjadi dasar pengambilan keputusan yang cepat, akurat, dan dapat diandalkan. 

Baca Selengkapnya icon click

Revitalisasi Pasar Kreneng Telan Dana Rp140 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah lebih dari empat dekade beroperasi sejak 1983, Pasar Kreneng akan direvitalisasi total oleh Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar. Meski struktur bangunan ikonik ini dinilai masih kokoh, pembaruan menyeluruh tetap mendesak dilakukan demi meremajakan fasilitas dan meningkatkan kenyamanan pedagang serta pengunjung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.