Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menggelandang, Gerombolan Anak Funk Dipulangkan

Bali Tribune/ ANAK FUNK - Gerombolan anak funk asal wilayah zona merah yang diamankan di Gilimanuk.
Balitribune.co.id | Negara - Kendati penyebaran covid-19 kini memawabah namun masih ada anak funk yang nekat datang ke Bali. Bahkan sejak diberlakukan social distancing, sudah beberapa kali gerombolan anak funk dari wilayah zona merah dipulangkan. 
 
Rabu (22/4) siang aparat keamanan di Gilimanuk kembali mengamankan gerombolan anak funk yang kedapatan menggelandang disaat diberlakukan pengetatan warga masuk Bali. Di tengah upaya pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19 yang dilakukan seluruh komponen termasuk di pintu masuk Bali di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, mereka tetap berusaha mengelabuhi petugas yang menjaga pintu masuk Bali. 
 
Seperti modus yang dilakukan gerombolan anak muda berpenampilan funk lainnya, mereka nekat menyelundup lewat truk. Agar bisa meloloskan dari pemeriksaan petugas di Gilimanuk, mereka juga mengendap-ngendap keluar pelabuhan. Namun pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan jajaran Polsek Gilimanuk semakin ditingkatkan sehingga mereka berhasil diamankan. 
 
Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, dikonfirmasi mengakui pihaknya kembali mengamankan empat orang anak funk. Setelah diciduk, mereka sempat diamankan di Pos 2 Pemeriksaan Pintu Masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk. Menurutnya, sama seperti anak funk yang diamankan sebelum-sebelumnya, keempat anak funk yang mengaku dari sejumlah wilayah zona merah di Jawa Timur ini juga tidak dilengkapi dengan identitas diri dan perbekalan yang cukup. Keempat anak punk yang diamankan tersebut  yakni Reni (15), Iskandar Putra (17) dan Widi (17) ketiganya asal Sidoarjo. Sementara Diah (15) asal Surabaya. Mereka selanjutnya diarahkan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Gilimanuk untuk di lakukan cek suhu tubuh dan dirapid tes oleh tim medis.
 
Ia menyatakan hasil rapid test keempatnya negatif. Pihaknya juga memberikan keempat  orang anak funk tersebut masker. Keempat anak funk yang juga tidak membawa bekal ini dikembalikan ke daerah asalanya melalui Pelabuhan Gilimanuk. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Wujud Transparansi, Kelurahan Penarukan Mulai Lakukan Penempelan Stiker di Rumah Penerima Bantuan Pemerintah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kelurahan Penarukan bersama Dinas Sosial Kabupaten Buleleng secara simbolis memulai penempelan stiker di rumah penerima bantuan pemerintah di Lingkungan Jarat, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Jumat (22/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Modus Catut Nama Kapolres Buleleng, Sasar Anggota DPRD

balitribune.co.id | Singaraja - Kasus dugaan penipuan dengan mencatut nama dan foto Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyasar sejumlah anggota DPRD Buleleng. Pelaku menggunakan nomor WhatsApp palsu dan menghubungi para anggota dewan untuk meminta sejumlah uang.

Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, membenarkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh nomor yang mengatasnamakan Kapolres tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelajar di Daerah Bisa Naik Kelas Lewat TEFA Astra Honda

balitribune.co.id | Pekanbaru – Ratusan pelajar area rural provinsi Riau siap terjun ke dunia kerja berkat pengasahan keterampilan di Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 3 Mandau yang diresmikan PT Astra Honda Motor (AHM) dan Main Dealer Capella Dinamik Nusantara Riau, Kamis (21/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ride to Telomoyo Bikers dan Srikandi R25 Bali Jelajah Negeri di Atas Awan

balitribune.co.id | Denpasar - Rindu akan petualangan panjang dan kebersamaan di atas aspal, Komunitas Motor Yamaha R25 Club Bali mengadakan touring jauh menuju Gunung Telomoyo. Tempat wisata alam terkenal dengan pemandangan bak negeri di atas awan berlokasi wilayah perbatasan antara Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pesta Miras Perantau NTT Berujung Maut : Satu Tewas, Satu Kritis

balitribune.co.id I Denpasar - Pesta minuman keras (miras) kelompok perantau asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di dua lokasi berbeda di Bali berujung maut, Rabu (20/5/2026) malam. Akibat insiden tersebut, seorang pemuda tewas ditikam di Badung, sementara satu korban lainnya kritis di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.