Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menikmati Kopi Sebelum Terbang, Salah Satu Aktivitas Urai Kejenuhan

Bali Tribune

balitribune.co.id | DenpasarPara pelancong atau travelers yang melakukan perjalanan domestik maupun internasional melalui transportasi udara kerap merasa jenuh saat berada di ruang tunggu bandara karena harus menunggu arahan untuk naik ke pesawat. Terdapat aktivitas yang disarankan untuk para pelancong ketika menunggu jadwal masuk pesawat sebelum mengikuti perjalanan sesuai destinasi yang akan dituju. Aktivitas tersebut yakni nongkrong di kedai kopi yang ada di dalam terminal keberangkatan bandara berdekatan dengan ruang tunggu. 

Pasalnya, berbagai brand kopi tersedia di dalam ruang tunggu bandara baik di terminal domestik dan internasional yang siap melayani para pelancong. Seperti salah satu merek kopi spesial ternama di Indonesia yang telah membuka gerainya di terminal keberangkatan bandara. 

Gerai kopi yang menyajikan kopi lokal dari berbagai daerah di Indonesia ini keberadaannya di dalam ruang tunggu bandara dirancang untuk melayani para pelancong dengan menawarkan kopi premium mulai pukul 5 pagi setiap hari. 

CEO salah satu merek kopi spesial ternama di Indonesia, Shae Macnamara mengatakan dibukanya gerai kopi di dalam terminal keberangkatan bandara untuk memberikan pengalaman minum kopi berkualitas kepada para travelers. "Melalui kopi dapat memastikan mereka memulai perjalanan mereka dengan positif," ujarnya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut ia mengatakan, keberadaan gerai atau kedai kopi di dalam bandara adalah langkah signifikan dalam tujuan menjadikan kopi dapat diakses oleh lebih banyak orang. Para pelancong sebelum melanjutkan penerbangan ke destinasi tujuan bisa menikmati racikan kopi dari biji kopi arabika dan lebih dari 95% biji kopinya bersumber dari Indonesia.

"Gerai di bandara juga menawarkan minuman dingin kaleng yang cocok untuk pelancong yang sedang bepergian ditemani croissant, roti panggang dan beragam makanan ringan yang cocok untuk dinikmati para travelers sebelum memulai perjalanan," katanya.

Ia menambahkan, desain gerai kopi di bandara dibuat lebih menarik supaya para pelancong dapat nongkrong dengan nyaman sembari menunggu jadwal penerbangan. "Desain gerai di bandara mencerminkan perpaduan harmonis antara fungsionalitas dan daya tarik estetika, memberikan lingkungan yang ramah bagi para travelers. Sehingga pelancong tidak jenuh menunggu di dalam bandara," imbuhnya.

wartawan
YUE

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.