Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menteri Bambang Sebut Kelautan dan Perikanan Berkelanjutan Kurangi Kemiskinan

Bambang PS. Brodjonegoro

BALI TRIBUNE - Pimpinan Bappenas, termasuk Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang PS. Brodjonegoro menyatakan, pembangunan kelautan dan perikanan secara berkelanjutan harus terus dilakukan. Pembangunan yang diinspirasi oleh SDG 14 ini, tidak hanya akan membantu pengurangan kemiskinan dan stunting atau gizi buruk juga bisa membantu meningkatkan ekspor.  Dikatakannya saat konferensi pers "workshop Nasional Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) No 14:  Menuju Pembangunan Kelautan Berkelanjutan di Kuta, Badung, Senin (3/12), terkait upaya penguatan SDGs, tentunya akan menumbuhkan aspek ekonomi serta sosial dan kesehatan. Apabila berbicara SDGs 14, saat produksi ikan atau rumput laut meningkat serta ada upaya menciptakan nilai tambah terhadap hasil perikanan kelautan, maka bisa menciptakan pekerjaan bagi banyak orang.  Menurut Bambang, dengan banyaknya kesempatan berusaha, tentunya akan bisa mengurangi kemiskinan. Selanjutnya bila produksi perikanan meningkat, ikan yang menjadi sumber dari gizi tersebut bisa membantu mengurangi stunting. "Mengurangi stunting jelas akan mengurangi kemiskinan," cetus Bambang. Dia berharap sektor perikanan dan kelautan bisa memberi nilai tambah lebih bagi ekonomi. "Untuk 2020-2024 diharapkan tidak hanya memberikan nilai tambah untuk perikanan, namun juga untuk pariwisata dan sektor ekonomi lain," ucapnya.  Lebih lanjut Bambang menjelaskan, hal-hal yang dibahas pada pertemuan ini nantinya akan menjadi masukan bagi Bappenas yang tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024. "Yang dibahas kali ini memang lebih kepada rencana lima tahun kedepan. Paling tidak kita ingin memastikan produksi perikanan kita adalah perikanan yang sudah berkelanjutan. Dalam arti lingkungan disekitarnya termasuk coralnya juga sudah terjaga dengan baik," jelasnya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.