Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menyesuaikan Pasar Wisatawan, Makanan Berbahan Lokal Disajikan dengan Teknik Gastronomi Perancis

Bali Tribune/ BAHAN LOKAL - Restoran di Ubud yang menghadirkan menu makanan berbahan lokal yang disajikan dengan teknik gastronomi Perancis diramaikan wisatawan asing
balitribune.co.id | Gianyar -  Jika mendengar Ubud tentunya wisatawan akan berpikir tentang budaya, pemandangan sawah dan lembah maupun spiritual (yoga). Namun, Ubud pun menjadi destinasi wisata kuliner yang akhir-akhir ini viral dengan hadirnya festival kuliner di desa budaya tersebut. 
 
Kehadiran beragam kuliner di Ubud ditengarai semakin tingginya minat turis asing maupun domestik berkunjung ke destinasi seni ini. Sehingga ragam jenis kuliner yang disajikan di Ubud menyesuaikan dengan kebutuhan pasar wisatawan. 
 
Sektor kuliner di Ubud tidak saja menyediakan menu makanan bagi yang merasa lapar, destinasi kuliner ini menghadirkan menu makanan yang memberikan banyak kejutan kepada para turis. Seperti yang ada disalah satu restoran di Ubud yang menyajikan perpaduan menggoda dari hidangan dan minuman khas Pulau Dewata dan Indonesia yang terinspirasi dari tradisi masyarakat Bali dengan bahan-bahan lokal.
 
Chef dari Perancis, Chris Salans menjelaskan makanan yang disajikan adalah jenis makanan khas Indonesia tetapi disuguhkan dengan teknik gastronomi Perancis. "Semua makanan yang kami sajikan adalah makanan yang terbuat dari bahan lokal, namun untuk penyajiannya kami terapkan teknik gastronomi Perancis," ucapnya beberapa waktu lalu.
 
Penerapan teknik penyajian ala Perancis tersebut selain membuat tampilan makanan terlihat lebih cantik, citarasa dari jenis makanan yang disajikan juga sangat unik dengan menu yang cukup beragam. "Mulai dari jenis menu makanan dan jenis minuman yang disajikan juga penuh dengan kejutan," ujar Chris.
 
Dia menggunakan bahan makanan lokal yang disesuaikan dengan musimnya. Seperti menu rijsttafel, dalam menu yang secara harfiah berarti meja nasi ini, adalah salah satu jenis menu yang disajikan untuk para pelanggan yang ingin mencicipi beragam jenis makanan khas Nusantara.
 
Dalam satu paket, pelanggan bisa mencicipi beragam jenis menu makanan yang terdiri dari nasi putih, babi panggang, ikan goreng, sambal tomat, sambal kecombrong, perkedel kentang dan kerupuk. 
 
Selanjutnya adalah steam barramundi, sesuai dengan namanya, menu ini terbuat dari ikan barramundi yang dimasak dengan menggunakan berbagai jenis rempah khas Bali, seperti daun kemangi, bawang putih dan tambahan kacang mente yang dihaluskan.
 
Kejutan rasa ini tidak saja bisa didapat di menu makanan saja, melainkan pada jenis minuman. "Beragam jenis rempah-rempah Bali segar, bumbu dan buah-buahan juga kami sajikan dalam beragam jenis cocktail yang kami sajikan," jelas Chris.
 
Salah satunya arak spice yang merupakan  perpaduan dari arak Bali yang sudah melalui proses fermentasi menggunakan beberapa jenis rempah, seperti bunga lawang, cengkeh, kapulaga, manisan jeruk dan sedikit gula merah. Arak rempah ini memiliki citarasa yang unik, yakni perpaduan antara rasa manis dan hangatnya rempah-rempah khas Bali. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.