Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menyusuri Kebun Cengkih Bali Utara

CENGKIH - Suasana di area perkebunan cengkih di di Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng

BALI TRIBUNE - Kawasan perkebunan di Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini berpotensi menjadi tempat wisata agro untuk wisatawan asing yang sedang berlibur di Bali umumnya dan Kabupaten Buleleng khususnya. Pasalnya, di desa ini masyarakatnya sebagian menekuni bidang perkebunan seperti cengkih dan coklat. Seperti diketahui, tidak sedikit wisatawan yang berkunjung ke pulau ini kerap mendatangi destinasi wisata agro.Melalui wisata agro, wisatawan akan mengetahui bermacam tanaman yang ada di Bali maupun tanaman tropis dan tentunya jarang ditemukan di negaranya. Kepala Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Made Artawan mengungkapkan hasil perkebunan cengkih di desa ini cukup tinggi baik itu dari sisi harga dan kualitas produksinya. Sehingga sebagian masyarakat memilih menjadi petani cengkih dan coklat. "Kalau wisatawan ada beberapa yang berkunjung ke kebun cengkih ini. Kalau keinginan pasti ada agar perkebunan cengkih di desa ini menjadi tujuan wisata," ucapnya saat ditemui rombongan media beberapa waktu lalu di desa setempat. Artawan menuturkan jika di desa ini akan menggodok sebuah destinasi wisata yakni wisata hutan raya yang saat ini sedang berkembang bahkan telah dipromosikan melalui media sosial. "Juga sudah ada tim dari pariwisata yang datang untuk memberikan pencerahan kepada kami di dalam mengembangkan pariwisata. Sementara kalau untuk agro wisata terutama cengkih, kami juga akan mempunyai terobosan-terobosan seperti itu mungkin dengan dibantu pemerintah," terang Artawan. Sejumlah wisatawan asing yang kerap melakukan aktivitas wisata menyusuri kebun cengkih milik warga Desa Selat kata dia biasanya didasari pada rasa penasaran terkait kualitas komoditas rempah ini. "Orang-orang yang datang ke sini kadang melihat situasi cengkihnya. Kadang-kadang mungkin dapat pengalaman dari desa lain atau provinsi lain terkait tata cara pemeliharaan dan pemupukan dan lainnya," ujarnya. Di desa ini pun dikatakan Artawan telah tersedia fasilitas pariwisata mulai dari akomodasi seperti villa. Meski hanya segelintir wisatawan yang berminat melakukan aktivitas wisata di kebun cengkih, namun tempat ini layak untuk dikunjungi. Selain karena tempatnya yang tertata rapih, kondisi alamnya pun sejuk karena letaknya di ketinggian yakni hingga 200-300 meter di atas permukaan laut. Pihaknya pun berharap kebun cengkih tersebut nantinya bisa menjadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Buleleng. "Di desa kami itu ada yang berprofesi sebagai guide. Kunjungan dari wisatawan asing khusus ke kebun cengkih ini tidak tentu rata-rata 10 orang per tahun. Tapi kalau yang berkunjung ke semua tempat di desa ini jumlahnya cukup banyak," katanya. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Nyoman Sutrisna menyatakan bahwa daerah yang terletak di Bali bagian utara tersebut saat ini telah memiliki destinasi wisata kebun cengkih. Destinasi tersebut berada di kawasan Bali aga atau desa tua yaitu Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa (SCTP). 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Pemkab Badung Mulai Lelang Proyek Perbaikan Pura Pucak Sari Sangeh

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai merealisasikan perbaikan Pura Pucak Sari di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, setelah pura tersebut mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang pada akhir 2025 lalu. Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp10,5 miliar dan kini telah memasuki tahap pelelangan proyek.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.